Twins Dark Race

Twins Dark Race
Episode 7


__ADS_3

Setelah beberapa minit kemudian,kedengan Amylia ingin keluar dan Ririn pula bersembunyi di belakang dinding."Paman ketika hari itu tiba temeni aku ya. Aku takut kalu hal itu akan terjadi terulang . " Amylia sedikit murung. Dia sudah berada di luar pintu ruangan.


"Baik ...Apa Amylia mau ikut saranan baginda" tanya Onxy dari dlm.Memanggil nama depan ketika Amylia sudah diluar ruangan.. "Liat dahulu....aku tidak membenci manusia seperti dia .Tapi sekiranya terpaksa gunakan saranannya...(muka Amylia sedikit kecewa)...Ya udah ah .Paman aku pamit ya." Amylia kembali menjadi dirinya yg ceria seperti tidak ada apa2 masalah.Amylia kemudiannya menutup pintu ruangan.


Ririn hanya menuruni tangga ke lantai 2 dan mengambil jalan jauh agak tidak berpapasan sama Amylia.Dia hanya menguping sedikit obrolan Amylia dengan Kepala Sekolah.Sebenarnya, Ririn dan Shiro mencurigai Amylia karna adakalanya Amylia bersifat aneh.Contohnya semasa di gudang pelabuhan,semasa youkai menyerang mereka Shiro sempat meliat reaksi muka Amylia kelihatan biasa dan senyum sedikit. Ketika org lain tidak nampak Amylia,Shiro meliat Amylia mengambil sesuatu di dlm mayat youkai seperti batu delima dan terus Amylia menyimpannya.


Dan semasa di rumah Shiro,Ririn sekamar sama Amylia. Dia pura pura tidur karna dia mendengar Amylia membuka pintu kamar untuk keluar . Dia mendengar Amylia mengomong sesuatu. 'Cinta...heh aku benci sama perasaan itu ' itu yg dikatakan oleh Amylia.


Bel istirahat udah tamat,Ririn pun tersedar dari lamunannya.Dia memasuki kelas dan meliat Amylia santai aja mengobrol dengan teman2 yg lain. Ketawa dan tersenyum seperti biasa .


'Yunn kau siapa sebenarnya ' Ririn tertanya tanya sendiri di dlm hati.


"Ohh Rin-chan ayo gabung sama kami " Amylia mengajaki Ririn untuk bergabung mengobrol bersama .


Saat pulsek,


Mereka sedang berada di lantai bawah sambil mengambil barang di loker.


"Mari pulang bareng " kata Ririn pada teman2nya. "Oke " jwb Amylia dengan bersemangat. Hidung Ruyya terus mimisan dengan keimutan Amylia.


"Org mesum sudah mimisan " kata Hikaru ketawa besar. Diikuti dengan yg lain."Maaf ya semua aku perlu ke cafe " Sakura sudah tidak gugup dengan mereka karna mulai terbiasa sama mereka."Buat apa kau kesana " tanya Amylia.


"Sebagai pekerja paruh waktu disana.Maaf ya aku bisa telat" Sakura terlebih dahulu pulang karna ada kerjaan selepas ini.


"Udah ayo...aku mau mager di rumah " setelah berabab abab eh berjam jam nggak bersuara. Akhirnya Shiro membuka mulut.


Mereka berjalan bareng untuk pulang. "Dimana rumah mu Yunn-chan " tanya Ruyya.


"Bentar lagipula kita hampir sampai. " kata Amylia. Mereka terpaksa memasuki jalan yg sempit yg dikelilingi hutan kemudian ada gerbang mewah seperti rumah anak sultan. Kemudian ada cctv .."Kak Evy " Amylia hanya melambaikan lambaikan kamera cctv. Amylia membuat isyarat mata menyuruh sesuatu.

__ADS_1


Gerbang itu pun terbuka dan meraka mendapati halaman yg luas bisa memuatkan 7 buah mobil mewah ,kolam renang,taman dan mansion yg mewah tersegam indah.


"Waahh kayak anak sultan deh " hampir semua teman2nya shock melihat rumah Amylia ."Bukan rumah ku kok...rumah paman ku " jwb Amylia.


Kemudian seorang cewek keluar dengan memakai pakaian santai dan berseluar pendek.Dia berambut kuning dan bermata biru.Dan juga dia ke arah Amylia.


" Siapa cewek cantik itu " tanya Ruyya pada Ririn. Ririn hanya mengangkat bahu manakala Shiro menjeling sekaligus meliat sekitar rumah ini. Dia merasakan hawa negatif agak besar disekitar sini sebenarnya.


Cewek itu menatap org asing dibelakang Amylia. " Mereka teman mu " suara cewek itu agak dingin dan sedikit mengerikan bagi Ririn.Amylia kemudian mendekati cewek itu lalu membisikkan sesuatu.


"Jaga sikap mu ya kak " itu pesan Amylia pada Evy.Evy pula melirik tajam pada Amylia.'Apa yg kau rencanakan Cass' Evy tertanya tanya dlm hati.Hampir ahli kerabat dan keluarga Amylia tidak pernah tahu jalan pikirannya.


Amylia kemudian mundur beberapa cm. "Teman2 ini kakak sepupuku Kak Evy. " kata Amylia dengan tenang. "Ha-halo kak.. " semua teman Amylia gugup ingin bicara. Evy hanya menggangguk dan terus ingin ke taman. "Ayo silakan masuk " Amylia mempelawa mereka masuk ke dlm mansion itu.


Dlm mansion itu pelbagai barangan mewah dan susunan yg teratur membuatkan mereka agak kagum ."Keren banget ini rumah " Hikaru pertama kalinya melihat mansion semewah ini."Kau udah pulang " seorang cowok baru lepas mandi turun ke lantai bawah.Amylia membeliak mata karna shock lalu dia hempaskan tasnya di sofa . Dia terus menaiki tangga dan menarik tangan cowok itu . "Kalian duduk lah dulu " Amylia mengatakannya dengan lantang.


Sementara Amylia ,


"Kak kenapa ada disini " tanya Amylia mendorong kakak kembarnya ke dinding.


"Apa nggak bisa lagipula ini rumah paman"


Arvan menjawab tanpa rasa bersalah.


"Asalkan kau nggak ganggu teman2 ku udah " Amylia terpaksa mengalah dari kakaknya.Nggak guna juga berdebat."Ya udah lah...tapi jgn ganggu mereka ya " Amylia terus menuruni tangga ke lantai bawah. Arvan hanya mengelap rambutnya dengan handuk kepunyaannya.


Selang beberapa minit kemudian Arvan mengikuti langkah Amylia. "Yunn-chan siapa dia " tanya Ririn menunjuk ke arah belakang Amylia. " Tiada siapa " tanpa rasa bersalah Amylia menjawab ,Dia meluru ke arah sofa lalu mengambil tasnya dan terus ke lantai atas.Arvan hanya meliat tingkah laku Amylia.'Pasti kesal banget ' Arvan terus mentap tajam semua teman manusia Amylia.


"Anu.....anda siapa ya? " tanya Hikaru menggaruk kepala. Arvan terus meliat Hikaru.Dia tidak suka pada manusia tapi menyukai pada ras siluman (youkai) dan Amylia kebalikan.

__ADS_1


"Arvan ...." itu sahaja yg dijwb oleh Arvan Seketika situasi menjadi canggung.Masing2 terasa seram apabila Arvan seakan mahu makan mereka.Tapi Shiro merasakan Arvan ini membahayakan dan juga tidak sepatutnya mereka ketemuan."Kenapa suram banget sih" terliat Amylia menuruni tangga.Penampilan Amylia benar2 berubah dratis. Rambut dilepaskan separa bahu. Memakai pakaian berlengan panjang dan berseluar pendek.


'Penyelamat kami' hampir serentak berkata begitu didlm hati masing2...Shiro mulai sedar raut muka Amylia seakan berpura pura tersenyum .Arvan juga menyadari salah satu teman adiknya memerhati Amylia.


Niat Arvan seakan ingin membunuh manusia yg mencurigai adiknya.


Amylia menepuk pundak Arvan dan menggosokkan gosokan seakan mengatakan.'Tahan nafsu mu aku menyadarinya kok' Arvan kembali tenang."Kalian mau nginap disini kah " tanya Amylia dengan ceria ."Nggak kok...kami perlu pulang udah sore " jwb Ririn sedikit tegas. "Heh perlu pulang kan bisa minta keuntungan sih "celah Hikaru .Ririn menendang perut Hikaru. "Duh Rin-chan kasar banget sih" kata Ruyya.


Ririn menatap tajam ke arah Ruyya. "Kalian nih nggak sopan banget " marah Ririn.


"Ampun mbak kunti " Ruyya malah memprovoksi Ririn. Dan mereka bertiga berkelahi. "Ini maksudmu menyenangkan.Berisik tahu " kata Arvan separuh berbisik.Amylia tersenyum licik sedikit.


Setealah itu, Amylia menghantar mereka berempat ke luar hutan. "Bye bye " ketiga tiga org sudah pulang .Shiro terhenti langkahnya. "Oy Yunn kau apa sebenarnya " tanya Shiro dengan tiba2. "Apa maksudmu Shiro-kun " tanya pula Amylia.


"Apa kau membahayakan pada teman2 ku yg lain " tanya Shiro. "Nggak kok...aku suka teman sama kalian " jwb setengah jujur oleh Amylia."Apa maksudmu bulan purnama merah " tanya lagi Shiro.Amylia mula 2 sedikit shock lalu kembali senyum seperti biasa.


"Menyebalkan tahu.Bahkan kakak ku nggak bisa merasakan hawa selemah itu.Aku tahu kok ia menguping.Maut bisa mendatang loh kalu coba membongkarkan misteri " jwb Amylia sedikit senyum yg penuh makna. Shiro melirik ke arah Amylia lalu pergi tanpa pamitan.


.


.


.


.


.


Tbc

__ADS_1


__ADS_2