Twins Dark Race

Twins Dark Race
Episode 13


__ADS_3

Seorang cowok memasuki kelas. Amylia membeliakkan mata tanda tidak percaya .Begitu juga Ririn.


"Perkenalkan diri kamu " kata wali kelas."Arvan Yenn....selamat berkenalan " Arvan membetulkan kaca matanya.


"Ganteng amat "


"Pangeran dari istanakah "


"Tampan buset"


"Apa dia sama seperti kita"


"Sensei kok dia mirip sama Yunn-chan " seorang laki2 mengangkat tangannya.Dia ingin menanyakan pada siswa baharu.


"Kami kembaran tidak seiras " jwb Arvan dengan santuy.Satu kelas shock jawapan Arvan tidak terkecuali teman2 Amylia. "Kakak lucknut " gumam Amylia. 'Habis lah populiritisku tergugat sama kakak ' Amylia menangis kecil dlm hati.(Btw kapan Amylia popular ,Author berpikir >_>?) Tapi raut wajah Amylia terus menenangkan diri.


"Silahkan duduk di belakang Ruyya-san " kata wali kelas menunjukkan ke arah Ruyya yg sedang membaca buku manga. Wali kelas pada mulanya ingat buku biasa. Akibat penasaran dia ke arah Ruyya. Ruyya yg enak membaca manga terus diambil oleh wali kelas.


"Ruyya-san kusita manga ini " wali kelas menyita semua buku manga yg berada dia atas meja Ruyya. Menangisss membayangkan betapa kejammnya .....


'Manga ku yg aku beli dengan uang jajan bulananku ' Ruyya seakan pasrah manganya disita. "Hayokk siapa nyuruh bawa manga " ejek Hikaru yg berada disebelahnya.'Aneh2 manusia ' kata Arvan lalu duduk ditempatnya.Amylia melirik Arvan dengan tajam.Arvan pula mengalih pandangan nya ke arah lain.


'Mengapa firasatku mengatkan mereka berantem ' Ririn merasakan ada hawa membara di sekeliling Amylia...


Saat istirahat,


Amylia terus ke arah Arvan yg sedang fokus membaca buku . Amylia membisikkan sesuatu pada Arvan. "Jgn buat hal yg aneh di depan teman2 ku .Nanti akan kuberikan informasi menarik sebagai ganjarannya " Arvan tidak melayan Amylia. Amylia merasa kakaknya tidak melayan. Karna kesal ia terus ke luar bersama Sakura dan Ririn."Ketemu di rooftoop ya " jerit Rin kepada Ruyya ,Hikaru dan Shiro. "Baiklah " jwb serentak Ruyya dan Hikaru.


Hikaru dan Ruyya pun keluar kelas.Yg tinggal hanya Shiro dan Arvan. Shiro kemudian bangun dari tidurnya.Suasana agak hening."Sekarang hanya kita berdua. Jadi apa yg buat disini " tanya Shiro yg memandang luar jendela.Arvan tahu yg Shiro sudah mengetahui sedikit walaupun ngga sepenuhnya.Buku yg dibacanya ditutup agak lantang.Arvan mengukir senyuman tipis.


"Jgn terus tatap adikku dengan curiga,dia bisa membezakan tatapan org lain dan membaca emosi kalian.Lalu mengapa aku disini.??Tugasku hanya mengawasi dia aja..." Arvan berdiri lalu ke arah Shiro ."Dan juga mengawasi kalian " Arvan seakan mengeluarkan aura yg mengerikan di belakang Shiro.Shiro bersikap tenang.


" Itu adalah Peringatan dariku terserah kau aja mau ikut..." Arvan kembali ketempat duduknya dan membaca buku seolah tiada apa yg berlaku.Shiro berdiri dan terus keluar dari kelas. 'Cass mungkin teman2 mu akan mengkhianati mu seperti kenalan lama mu itu tapi mungkin kau tidak membuat kesalahan kali kedua' Arvan terus memfokuskan buku itu.

__ADS_1


.


.


" Udah jajan ...yok ke rooftoop " kata Hikaru apabila berpapasan sama teman2 nya yg lain.


"Kalian ke rooftoop dahulu aku mau bicara sama kakakku " kata Amylia sambil berlari ke arah kelasnya.


Larian Amylia menjadi perlahan apabila udah hampir ke kelasnya. Dia meliat Shiro keluar kelas .Shiro pula berpura pura masih mau tidur apabila berpapasan sama Amylia. " Shiro-kun ...yg lain sedang di rooftoop..nanti aku menyusul ya " Amylia kemudian menghilang dari pandangan Shiro.Shiro melirik sedikit tajam .Karna benar2 malas dia pun ketempat yg dimaksudkan oleh Amylia.


Amylia meliat di dlm kelasnya hanya Arvan yg sedang membaca buku ,dia menutup pintu .


"Kak aku bawakan ini " Amylia menghulurkan burger kepada Arvan.Arvan menyambutnya .


"Jadi apa yg kalian bualkan " tanya Amylia duduk di atas meja Arvan.Arvan terasa kesal ,dia membalikkan badannya arah bertentangan.Sambil itu dia makan burger yg diberi oleh Amylia. "Tiada apa2 yg menarik...Apa informasi yg ingin kau katakan " Arvan menukar topik perbualan mereka.


"Aku ingat kau tidak mau tahu " Amylia seakan mengejek kakaknya. Arvan memandang Amylia dengan kesal."Canda aja.Keberadaan seruling kematianmu ...ianya berada di tempat ras dewa ..bukit kediaman Shiro." kata Amylia menghirup air kopi hitamnya.


Arvan seakan berpikir sesuatu. "Apa kau sedang memikirkan cara untuk menyelinap ke situ. " tebak Amylia. Arvan menggangguk perlahan.Suasana menjadi hening..."Udah lah nanti mereka curiga sama aku. Mau ikutan aku ngga " Amylia menukar topik. "Kau pergi sono sama mereka aku males berbaur " jwb Arvan menyambung membaca bukunya.


"Kau emang gitu dari dulu " gumam Amylia terus keluar kelas.Setelah Amylia keluar kelas," Aku tahu kalian disini " Mata Arvan melirik ke arah jendela. Seekor youkai besar bermata 3 seperti kuda.Dan juga youkai berbentuk pria berwibawa. Mereka hanya mendiamkan diri.


"Oh Pelayan Youkai. " Arvan sudah tidak fokus membaca buku. Pola dan warna mata Arvan berubah merah. Dia meletakkan kaca mata di atas meja.Dia mengalih pandangannya ke arah kedua youkai yg hanya mendiamkan diri.Arvan tersenyum psycho juga .(Amylia dan Arvan ini mempunyai sisi yg sama iaitu psychopath)


Kedua youkai itu seperti memasang sikap waspada. "Adikku pasti menyadari kehadiran kalian. Apa mau kalian " tanya Arvan sedikit menekan ayat akhirnya. 'Jika tiada aku pasti dua youkai ini dihabisin sama Cass.Maniak jiwa youkai itu anak. ' Arvan sempat mengutuk kembarannya.


Dua youkai itu masih mendiamkan diri. Arvan sudah bosan mengobrol sama mereka. Warna matanya berubah biru kembali."Bawah jembatan .Jam 4 petang. Tuan kami menunggu disana " kata salah satu mereka lalu mereka pun hilang dari situ.


Arvan menatap jendela dengan rasa malas.


"Merepotkan " Arvan kembali ketempatnya. Dia menyambung membaca buku.'Ya ampun...paman beri kan buku ini terus aku ngga bisa melepaskan ilmu ini ' Arvan membayangkan kejadian pagi tadi.


.

__ADS_1


.


.


.


.


Amylia mengobrol senang bersama teman2nya. Dia lebih suka membaur dengan manusia terutamanya.Banyak hal yg menarik mereka obrolkan."Benar tuh ...Kigiyama-san itu idol loh banyak para ciwi2 minatinya.Dan juga ia kelas 3 A " muka Ririn sudah merona merah apabila teringatkan idol yg sebaya dengan mereka."Benarkah ..." Amylia tertarik sedikit dengan budaya manusia. "Yunn-chan jgn dengarkan ckp gorila ini " Ruyya seakan merayu.


"Ruchan ...kau manggil ku apaan " Ririn sudah mengeluarkan hawa kemarahan. 'Udah mahu mulain ini anak ' Shiro dari tadi yg hanya mendiamkan diri terus makan bekalannya.Sakura coba menenangkan teman2." Jgn campur urusan kami " kata serentak Ruyya dan Ririn." Etto...." Sakura mulai takut.Amylia mendesah perlahan. "Kalian nih ngga mengajakku berantem sekali " celah Hikaru ikut ikutan . Ini menjadikan suasana lebih gawat.


Amylia menggeleng kepala .Sebelum situasi lebih gawat lebih baik dia ambil tindakan.Lima minit kemudian,


"Ha begini kan lebih baik " Amylia bangga dengan pencapaiannya.Kepala ketiga tiga temannya benjol dikepala."Yunnchan bar bar sekali " kata Ruyya sambil memegang benjol itu.


"Apa mau lagi " tanya Amylia tersenyum polos sambil menunjukkan tangannya.


Ketiga tiga temannya menggeleng kepala.


"Baiklah ...aku traktir kalian makan sore ni " kata Amylia mengenyit mata.Semua bersorak gembira...


.


.


.


.


.


ahhh akhirnya bisa up juga...maaf ya buat kalian menunggu..😅😅

__ADS_1


__ADS_2