
*Satu bulan kemudian*
"Huek...Huek..."
"Aduh kenapa perutku terasa mual, apa aku salah makan" Batin Miranda
"Apa jangan jangan" Batin Miranda
Miranda segera memeriksa kalender dan melihat kapan terakhir dia menstruasi.
"Astaga, aku sudah telat satu bulan" Ucap Miranda
"Lebih baik aku memastikannya" Ucap Miranda lagi
Miranda pun pergi ke apotik untuk membeli testpack .
...............................
Sesampainya Miranda di apotik dia lansung membeli testpack.
"Mbak... beli testpack tiga ya" Ucap Miranda
"Ooo... iya ini testpacknya" Ucap petugas apotik
....................
Sesampainya di rumah ia lansung pergi ke kamar mandi untuk mencoba testpack itu.
"Semoga saja hasil negatif" Ucap Miranda yang sedang menunggu hasil testpacknya.
Setelah berapa lama menunggu ia pun memeriksanya.
"Apa.... ini gak mungkin" Teriak Miranda sambil menangis ketika melihat hasil test pack itu yang terlihat bergaris dua yang berarti positif.
__ADS_1
Mama Anita yang mendengar teriakan Miranda terkejut, dengan cepat pergi ke kamar Miranda.
"Mira sayang apa yang terjadi dengan mu" Tanya mama Anita ketika sampai di kamar Miranda
"Hiks..... mama" Lirih Miranda
Miranda pun menunjukan testpacknya ke mamanya, Anita yang penasaran pun bergegas melihat apa yang di pegang Miranda, seketika Anita pun langsung terkejut.
"Tunggu sebentar mama akan menelfon papa dan kakak mu'' Ucap Mamanya
Anita bergegas menelfon suami dan anaknya untuk memberi tau keadaan Miranda.
"Hallo mas, cepat lah pulang ajak lah juga Will, ada yang ingin aku bicarakan ini tentang Mira mas" Ucap Anita.
"Ada apa dengan Mira?, baiklah aku dan Will akan segera pulang" Ucap Mahendra
Anita pun mematikan telponnya, dia pun bergegas kembali ke kamar Miranda untuk menenangkan nya karna sepertinya Miranda sangat tertekan.
"Sayang, sudahlah jangan menangis mama akan selalu ada disini menemani kamu" Ucap Anita.
"Ma.. ada apa dengan Mira? kenapa mama menyuruh papa dan Will pulang?" Tanya Mahendra.
"Iya ma, ada apa sih sebenarnya?" Tanya Wil dengan penasaran
Anita menangis, lalu iya memberikan testpack punya Miranda kepada mereka.
"Mama hamil ya?" Tanya Wil
"Itu bukan punya mama, itu punya Miranda" Lirih Anita
Mendengar itu Will dan Mahendra sangat terkejut,
Mereka pun menghampiri Miranda yang ada di kamarnya.
__ADS_1
"Miranda apa benar kamu hamil" Tanya sang papa dengan tegas
"Hiks.... iya pa"Jawab Miranda
"Kita harus bagaimana pa, mama takut Miranda akan di cemooh oleh warga di sini" Ucap Anita dengan khawatir.
"Sebaiknya Miranda kita pindahkan keluar Negri" Ucap Mahendra.
"Benar kata papa ma" Ucap Wilson.
Mereka pun setuju untuk memindahkan Miranda keluar Negri.
●●●●●●●●●●□□□□□□□□□●●●●●●●●●●
Tak terasa tujuh tahun kini telah berlalu, Miranda pun telah melahirkan sepasang anak kembar yang sangat imut dan sangat cerdas yang membuatnya merasa bangga, tetapi ada satu hal yang sangat membuatnya sedih karna anaknya tumbuh tampa sosok ayah.
.....
" Ma... kenapa mama melamun" Terdengar suara anak kecil yang ternyata adalah putra yang bernama Dika Andela.
Dika adalah anak pertama Miranda, Dika adalah anak yang sangat genius karna di umurnya yang sekarang ia sudah bisa membobol data sebuah perusahaan, itulah membuat Miranda pusing dengan kelakuan anaknya yang tidak sesuai dengan anak seusianya, Dika memiliki wajah yang tampan serta sifat yang dingin dan acuh tak acuh terhadap hal yang ada di sekitarnya.
Anak kedua Miranda bernama Desi Andela, Desi adalah anak ceria, ia memiliki wajah yang cantik dan imut yang terkadang membuat orang orang gemas melihat nya. Desi memiliki kemampuan dalam hal yang berupa seni seperti melukis, ia sudah banyak memenangkan lomba melukis, hingga di kamarnya penuh dengan piala hasil ia lomba melukis.
"Ha.. Mama tidak apa apa sayang, mama cuma memikirkan apa kah ada barang barang yang belum mama siapkan untuk kepulangan kita ke Indonesia" Ucap Miranda yang tersadar dari lamunannya, ternyata tadi ia sedang melamunkan masa lalunya.
"Sebaiknya kalian tidur, besok kita harus bangun lebih awal untuk mengejar waktu penerbangan pesawat" Ucap Miranda lagi.
"Siap, bu bos"Ucap Desi dan Dika.
Maaf ya masih banyak kata kata yang salah🙏....
Karna Masih pemula....
__ADS_1
Jangan lupa like, vote, and komen...