Untuk Kamu Kekasih Hatiku

Untuk Kamu Kekasih Hatiku
Bimbang


__ADS_3

Meskipun rio sudah berusaha melupakannya tapi susah karena menurut nya sandra itu baik banget bahkan terlalu baik buat dia.


Hari ini rio punya rencana untuk melupakan sandra secara perlahan.Ia melampiaskannya dengan mendaki gunung.


Ia mempersiapkan barang yang akan digunakan untuk kemah seperti tenda,sleeping bag,senter,jas hujan,perlengkapan masak,baju nganti,trash bag,botol minum dan obat-obatan pribadi.


Setelah semua siap semua ia pun turun ke bawah


"loh...kamu mau kemana?",ucap mama rio


"mau mendaki mah"jawab rio


"sama siapa?"tanya mama rio


"sendiri mah rio mau nenangin diri"kata rio


"yaudah sayang hati-hati ya"kata mama rio


"iya mah,rio berangkat dulu"jawab rio sambil salim ke mamanya


"kalau ada apa-apa langsung telpon mama ya",kata mama rio


"iya mah" jawab rio


Rio menyalakan motornya dan bergegas menuju tempat yang di tuju


Akan tetapi yang ia tuju bukan gunung melainkan bukit yang menyerupai gunung yang ada dekat daerah jika dari rumah rio hanya perlu waktu 1 jam untuk sampai ditempatnya.


Setelah sampai ia langsung berjalan menyusuri bukit itu yang jalannya berlengak-lengok ia tak sendiri ia ditemani juga dengan pendaki lain.Setelah sampai di tengah bukit mereka memutuskan untuk beristirahat


Ia duduk di dekat pohon rindang disana sejuk sekali,rio membuka tempat bekal nya dan makan bersama tak lupa ia mencuci tangannya.


Selesai makan mereka melanjutkan perjalanannya ditengah jalan ia merasa haus dan memutuskan minum dulu setelah ia melanjutkan perjalanan lagi dan sampai di puncak bukit.


Disana ia duduk dan merenung sampai menikmati sunset.Setelah beberapa lama ia tak lupa menyiapkan tenda untuk nanti malam setelah selesai ia ke sekitaran kemah itu untuk mencari kayu bakar.Setelah dirasa cukup ia pun kembali ke tendanya.


Disana para pendaki sudah menyiapkan banyak makanan dan rio pun diajak gabung oleh mereka.


"anak muda,sini makan sama-sama"ucap para pendaki


"iya pak"ucap rio


rio pun ikut gabung dengan mereka


"dulu kita sering mendaki dari satu gunung ke gunung yang lain cuma karna kita sudah tua jadi kita daki yang deket-deket aja contohnya bukit ini"ucap salah satu pendaki itu


"jadi kalian ini sejak dulu gemar mendaki"kata rio

__ADS_1


"iya,bukan hanya mendaki kita juga berenang di muara sungai seru banget"ucap salah satu pendaki


''Wah masa muda bapak banyak cerita ya"jawab rio


"iya kami selain belajar juga berpetualang kami suka menjelajah alam",ucap salah satu pendaki


"Tapi saya ke sini hanya untuk menghibur diri sendiri",kata rio


"kamu ada masalah anak muda?"ucap salah satu pendaki


"iya pak,disini saya kan suka sama seseorang cuma terhalang restu orang tua,jadi saya harus bagaimana nih menurut bapak"kata rio


"kamu harus nyakinin orang tuanya dulu buat mereka percaya sama kamu kalau kamu bisa menjaga anak mereka lahir dan batin",ucap bijak salah satu pendaki


Salah satu pendaki yang lain pun ikut menjawab:"iya nak,kita juga dulu begitu tapi kita pantang menyerah dulu saya dan istri saya itu beda kasta dia orang kaya saya hanya orang sederhana orang tuanya tak merestui saya karna kasta saya tapi saya tak patah semangat justru saya malah rajin bekerja dan sampai akhirnya saya punya rumah dan mobil sendiri dan menikah dengan istri saya yang sekarang"


"iya cinta itu butuh perjuangan bukan hanya bermodal tampang langsung diterima sama mereka belum tentu iya kalau calon mertuanya nerima kita apa adanya tapi kalau engga ya kita harus lebih berusaha".ucap salah satu pendaki


"tapi kalau dia engga boleh pacaran ngitu ngimana pak"kata rio


"kalau itu sih tergantung anaknya aja kalau dia nurut kata orang tuanya dia gak bakal nerima kamu sebelum di izinin sama orang tuanya.Tapi banyak juga para muda mudi jaman sekarang yang nekat tapi berujung tak bahagia karna restu orang tua itu paling utama",ucap salah satu pendaki.


"baik pak,terimakasih masukannya mungkin saya terlalu terburu-buru ingin memilikinya jadi saya gampang putus asa saat saya tak mendapatkannya"jawab rio


"iya anak muda,kamu harus persiapan secara matang biar engga menyesal nantinya"ucap salah satu pendaki


"terimakasih pak saya akan menunggu dia sampai ia di izinkan orang tuanya"jawab rio


Mendengar hal itu rio yang tadinya mendapatkan semangat untuk berjuang lagi tapi dipatahkan lagi dengan ucapannya yang membuat sedih bagaimana jika sandra tetap dengan pendiriannya untuk terus mengejar mimpinya.


"sudah lah anak muda,kamu jangan berpikir cinta-cintaan dulu lah sebaiknya kamu fokus belajar saja nanti kalau sudah waktunya baru kamu berpikir kedepannya bagaimana"kata salah satu pendaki itu


''iya pak saya tidur dulu,sudah larut"kata rio


"ya sudah anak muda semoga mimpi mu indah"jawab salah seorang pendaki


rio hanya mengangguk menandakan setuju dengan pernyataan pendaki tadi


Keesokan harinya


Rio bangun pagi-pagi untuk beres-beres ia akan segera pulang nanti siang.


Setelah itu rio berjalan-jalan di bukit itu mencari udara segar.


Rio termenung *bagaimana ya hubunganku dengan sandra apakah aku tetap lanjut atau pupus sampai disini tapi aku gak sanggup lagi dengannya yang terus berpura-pura padahal dia sudah tau kalau hubungan ini tak mendapat restu ibunya.*ucapnya dalam hati


*mungkin ini jalan terbaik untuk kita sand,gue bakal ngejauh dari elo,gue gak mau kalau perasaan gue ini semakin dalam gue takut kalau gue gak sanggup melupakan elo*ucapnya di dalam hati lagi.

__ADS_1


"hei anak muda kamu tak mau pulang?",ucap para pendaki serempak


"ah,iya tunggu saya juga mau pulang"jawab rio


rio pun ikut dengan mereka menuruni bukit,ternyata menuruni bukit tidak perlu banyak usaha sudah sampai tak seperti saat mendaki kemarin.


Setelah itu mereka perpamitan dan pulang ke rumah masing-masing


Setelah sampai ke rumah


"assalamualaikum mah"kata rio


"wa'alaikumsalam kamu udah pulang nak,kamu udah makan belum?"kata mama


"belum mah"kata rio


"tadi mama sudah buatkan chiken katsu asam manis kesukaan kamu"kata mama


"iya mah,rio mau mandi dulu"kata rio


"iya sayang"kata mama


Rio pun ke atas dan membereskan barang-barang yang ia bawa setelah selesai ia pun mandi setelah mandi rio merasa badannya segar kembali dan langsung turun ke bawah


DI RUANG MAKAN


"ini,silakan dimakan"kata mama sambil menyerahkan piring yang berisi makanan


"makasih mah"kata rio


"mama udah makan?"tanya rio


"udah tadi,sekarang mama mau cuci baju dulu ya"kata mama


"iya mah"jawab rio


Malam harinya


"Mah,kalau misalkan rio mau berusaha untuk mendapatkan sandra ngimana menurut mama?"kata rio


"itu sih terserah kamu rio,apapun keputusan kamu mama dukung"kata mama


Mendapat dukungan dari sang mama rio pun membulatkan tekad untuk mengetahui bagaimana perasaan sandra terhadapnya apakah ia juga suka atau tidak dengannya karena selama ini dia dalam keadaan tidak ada kepastian sama sekali yang dia perhatikan dari sandra itu membuatnya frustasi.


Apakah sandra mempunyai perasaan pada rio?


Atau sandra cuma mempermainkan hati rio?

__ADS_1


Ikuti kisahnya lebih lanjut...


see you next time😘


__ADS_2