Untuk Kamu Kekasih Hatiku

Untuk Kamu Kekasih Hatiku
Berusaha ikhlas


__ADS_3

Rio pun berjalan menuju kelas diki,setelah sampai di pintu kelas ia sedikit ragu entah apa diki memaafkan sikapnya yang keterlaluan itu.Ia pun masa bodo karena tujuannya ingin minta maaf terlepas diki memaafkan atau tidak itu urusan nanti.


Tok tok


"Masuk"ucap salah seorang yang ada di dalam kelas dan benar saja yang menjawab adalah diki.


Mereka bertatap tatapan cukup lama


Diki:"mau apa lagi kamu?!,belum puas membuat keributan hah!"melihat rio diki langsung tersulut emosi.


Rio:"gue disini bukan mau ribut sama lu"


Diki:"terus mau lo apa? gak usah bertele-tele deh"


Rio:"gue kesini mau minta maaf atas perlakuan kasar gue tadi,jujur tadi gue emosi"


mendengarnya emosi diki mulai padam,alih-alih mencari keributan rio malah minta maaf


Diki:"yang harusnya dapet permintaan maaf itu sandra bukan gue,karena elo udah nyakitin perasaannya"


Rio seketika kaget tak percaya


Rio:"bukannya sandra..."


Diki pun langsung menggandeng tangan rio untuk pergi dari kelasnya karna ia merasa tak pantas jika membicarakan masalah pribadi di depan anak lainnya yang ada malah nanti masalahnya semakin besar.


Setelah beberapa saat berjalan tepat di halaman belakang sekolah diki pun mulai berbicara


Diki:"gue mau ngejelasin ini semua elo pasti salah paham sama gue"


Rio pun mendengarkannya dengan wajah serius


Diki:"jadi gue itu bukan pacar ataupun apa gue sama sandra itu cuma sebatas junior dan senior karena gue cuma disuruh bantuin dia sama dosen"


Rio:"tapi pasti elo ada rasa kan sama sandra?"


Diki:"itu sih gue akui emang gue suka,tapi jelas-jelas yang sandra suka itu bukan gue tapi elo"


Rio tergiang-giang akan kata"tapi elo" pikirannya seketika campur aduk,bagaimana ia harus berbuat sekarang sepertinya ia sudah terlalu jauh untuk mendapatkan cinta sandra karena saat ini rio menyandang status pacar sindy


Rio:"gue harus gimana nih dik,kayanya gue udah keterlaluan banget sama sandra"


Diki:"Makanya kalau lihat sesuatu itu jangan langsung berasumsi belum tentu itu nyata jangan terkecoh dengan desas-desus elo harus nyakin dengan pendirian elo"


Rio:"menurut elo gue terlambat ngga kalo gue nyamper sandra sekarang"


Diki pun melihat jam tangannya


Diki:"masih cukup lah,waktu elo tinggal 30 menit lagi"


Rio:"gue mau nyamperin sandra dik"


Diki:"terus hubungan elo dengan sindy?"


Rio:"gue bakal mutusin dia dik,meskipun mungkin ini berat buat sindy tapi yang jelas yang gue suka sebenarnya bukan dia"

__ADS_1


Diki:"Tapi elo gak mikirin perasaannya?"


Rio:"terus gue harus bagaimana di satu sisi gue gak mau nyakitin hati sandra lagi di sisi lain gue bakal nyakitin hati pacar gue yang sekarang"


Diki:"lebih baik elo samperin sandra sekarang terus elo jelasin,habis itu terserah elo mau buat keputusan apa"


Rio:"oke,gue berangkat dulu"


Diki:"iya",gue harap ini jalan terbaik buat elo rio mudah-mudahan elo udah gak nyakitin hati sandra lagi.


Sebelum benar-benar balik ternyata dibelakang diki sudah ada sindy yang sedang menangis


Diki:"loh elo bukannya..."seketika wajah diki menegang bagaimana ia menjelaskannya pada sindy ini.


Diki:"elo udah denger semuanya?"


Sindy pun hanya membalasnya dengan mengangguk dan menangis dalam diam agar tak ada anak kelas lain yang tau kalau dia sedang menangis awalnya sindy hanya ingin bertemu dengan rio dan ada salah satu teman sekelasnya bilang kalau rio ada di kelas sebelah yang tak jauh jaraknya dengan kelas rio tetapi rio tak kunjung ditemukan pada akhirnya ia hanya berjalan-jalan dan tak sengaja ia mendengar percakapan antara rio dan diki.


Rio:"gue mau nyamperin sandra dik"


Diki:"terus hubungan elo dengan sindy?"


Rio:"gue bakal mutusin dia dik,meskipun mungkin ini berat buat sindy tapi yang jelas yang gue suka sebenarnya bukan dia"


Seketika sindy menangis sambil menutup tangannya agar mereka(rio dan diki) tak mendengarnya.


Setelah selesai mereka berbicara sindy pun langsung mendekati rio yang hendak berbalik dan ia bertatapan dengan rio.


Oke segitu aja flashbacknya kita kembali ke ceritanya ya


Dan diki langsung pergi buat beli air minum terus ia menghampiri sindy lagi.


Diki:"nih minum dulu"


sindy pun menerima minumannya dan meneguknya sesekali.


Diki:''jadi perasaan elo ke rio itu...."


Sindy:"gue.....iii...tu...se-ri--us sa-ma ri-o"sambil sesuggukan


Diki:"Terus elo mau ngelepasin rio begitu saja?"


Sindy:"ju-jur gue gak ikh-las ka-lo rio mu-tu-sin gu-e"


Sindy:"ta-pi ka-lau i-tu ke-putusan rio mung-kin gu-e bakal men-co-ba ikhlas"Ucapnya sambil menangis,seakan sadar diri sindy pun memilih mengikhlaskan rio karena dari awal ia juga tau kalau yang rio suka bukan dirinya ia seperti memaksa rio agar mau bersama dengannya.


Diki melihat sindy seakan merasa iba karena mungkin saja jika sindy itu tulus dengan rio tapi ia tak tega jika yang harus berkorban sandra karena selama ini begitu menjaga dirinya tak dekat dengan laki-laki manapun kalau bukan karena disuruh dosen mungkin saja ia tak akan seakrab itu dengan sandra.


Setelah sindy tenang


Sindy:"gue bakal mutusin rio,gue gak mau kalau dia terpaksa jalani hubungan ini,selama ini kayaknya rio tertekan kalau dia sama gue"


Diki pun paham betul akan perasaan sindy yang hanya dijadikan pelampiasan oleh rio tapi tidak sepenuhnya salah rio karna sindy juga terburu-buru ingin mendapatkan cinta rio sebelum rio move on dengan sandra.


Diki:"gue tau elo pasti sakit hati,tapi apa elo udah siap kehilangan rio?"

__ADS_1


Sindy:"jujur gue gak siap,tapi gue gak apa-apa dari pada menjalin hubungan tapi cuma gue yang mencintai rio kan jadi cinta sepihak"


Diki:"ya kalau itu bener-bener keputusan elo gue dukung,asal elo gak buat keputusan gila aja"


Sindy:"bisa aja sih"


Diki:"gue gak bermaksud..."


Sindy:"hahaha gue cuma bercanda,ya mana mungkin lah gue masih harus ngejar cita-cita gue"


Diki:"syukurlah"


Sindy:"btw makasih ya elo udah mau dengerin curhatan gue"


Diki:"iya gue gak masalah kok,lagian sekarang elo merasa lega kan"


Sindy:"benar juga"


Sindy pun langsung mengetikan pesan pada rio


*maaf ya selama ini gue terlalu maksa elo buat jadi pacar gue,gue tau yang elo suka itu bukan gue jadi gue minta putus dan semoga elo bahagia ya dengan sandra*


*ting


Rio yang baru sampai pun melihat pesan itu seketika senyumnya merekah dibibirnya


*elo serius mau putus ama gue?*rio membalas pesan sindy


*ting


Sindy kaget karna secepat itu rio membalasnya


*iya gue serius,elo udah sampe?*


*ting


*oke kita putus,iya gua baru aja sampe,gue mau langsung ketemu sandra bye~ dan terimakasih elo udah mau mengikhlaskan gue karna yang gue,elo pasti dapat pengganti yang lebih baik dari gue*


*ting


Meski berat melangkah hatiku hanya tak siap terluka....


*iya rio,sekarang elo harus bahagia sama sandra*


*ting


*pasti dong*


percakapan mereka berakhir dan rio pun langsung menghampiri sandra.


Bersambung....


Jangan lupa kasih like,bir authornya tambah semangat update☺️🙏


Terimakasih yang udah mampir

__ADS_1


__ADS_2