
"nah kita udah sampe nih di ruang guru,btw lu ngapain di sekolah gue"kata sandra
"ada urusan"jawab seseorang yang ada disebelahnya
Tanpa sandra sadari rio mengikuti mereka berdua seakan-akan menganggap sandra selingkuh tetapi tidak sebenarnya ya para pembaca sekalian
"oh yaudah kalau elo gak mau ngasih tau,gue balik dulu"kata sandra
belum sempat berbalik tangan sandra sudah di pegang laki-laki itu
Rio yang melihatnya pun seketika menahan amarah dan mengayunkan tangannya di dinding
*apa-apaan cowok itu berani-beraninya dia*ucapnya didalam hati
"apa?"kata sandra
"uhm,nanti istirahat bareng ya"kata laki-laki itu sebut saja namanya dion
"emm,kayaknya nanti gua gak bisa deh"kata sandra
"kenapa?"kata dion
"gua masih ada urusan"kata sandra
"sepenting itu ya urusannya"kata dion
"ya penting banget malah kalau gak ngerjain gak dapet nilai gua"kata sandra frustasi
"mau gua bantu"kata dion
"gak usah elo pasti sibuk kan"kata sandra
"yaudah lain kali elo harus mau kalau gua ajak oke?",kata dion
"iya boleh-boleh aja tapi gua gak bisa janji"kata sandra
"ya gak papa penting tetep harus jadi"kata dion lagi
"iyah itu mah pasti"kata sandra
Dan sandra pun langsung menuju ke kelas nya di tengah perjalanan ia bertemu rio ia hanya terdiam dan seperti sedang galau
dan sandra pun langsung menghampirinya
"sayang,kok ditekuk gitu mukanya jelek tau",canda sandra
"iya aku emang jelek gak senganteng temen kamu itu kan",kata rio sebal dan memalingkan wajahnya
"kamu ngambek ya",kata sandra seraya meledek rio
"ish,kamu mah gitu bukannya dibujuk malah diledekin"kata rio
"tuh kan bener ngambek",kata sandra lagi
__ADS_1
"tadi cowok itu ngajak kamu istirahat bareng, kamu terima?"kata rio
*oh ternyata rio gak sampe dengerin kata aku selanjutnya bagus deh sekalian aku prank aja xixixi*
"emmm,iya dong lagi pula aku free kok"kata sandra
"isshhhh,kamu mah gak ngertiin perasaan aku gak peka ih"kata rio semakin dibuat sebal
melihat tingkah boysfriendnya itu sandra semakin dibuat gemas dan ingin menjahilinya lagi
"iya emang aku gak peka,tadi juga aku iyain ajakan pulang bareng dia"kata sandra
"gak,gak boleh kamu pulangnya ama aku kamu itu milik aku titik sandra...",kata rio uring-uringan gelisah
"iiih kamu jangan gitu dong terserah aku lah mau main sama siapa aja"kata sandra lagi
"kamu!"kata rio semakin geram
"ahahaha,muka kamu lucu banget sih sayang"kata sandra
"aah kamu mah gak lucu ngerjain aku kan"kata rio dengan wajah cemberut
"ahahahaha, abisnya kamu gemesin banget tau kalau marah"kata sandra
"jadi kamu seneng gitu kalo aku marah sama kamu"kata rio
"hehehe engga juga lah aku gak mau dicuekin"kata sandra
"yaudah iya nanti pulang bareng kan"kata sandra
"iyalah aku gak sudi kamu pulang bareng sama si curut itu penganggu"kata rio
"kok si curut sih sayang diakan juga punya nama"kata sandra
"biarin kamu juga jangan bela dia kamu harusnya ada di pihak aku dong sayang!"kata rio penuh emosi
"iya iya sayang,aku gak bakal berpaling kali dari kamu ish jangan marah-marah mulu napa"kata sandra dengan sura lembut dan sukses membuat rio tersenyum lebar
"yaudah ayo masuk kelas bareng"kata rio
"ayuk"jawab sandra
Dikelas
"ekhmm,ciiee berduaan mulu nih sampe lupa ama sahabatnya nih"kata mia
"ya engga lah mia,elo tetep sahabat nomer 1 gue gak bakal terganti"kata sandra
"iya deh iya"jawab mia
tak lama guru datang ke kelas mereka
"anak-anak hari ini kita belajar bahasa inggris keluarkan buku kalian"kata guru
__ADS_1
"baik bu"kata para murid
"baiklah sekian pelajaran ibu hari ini sampai jumpa lagi anak-anak"kata guru
"sampai jumpa bu"kata para murid
Ting..bunyi dering ponsel sandra
rio mengirim pesan pada sandra
isi pesannya
"aku tunggu di parkiran"
"iya"balas sandra
Dan sandra pun segera mengemasi buku dan peralatan tulisnya
"loh mau kemana?"kata mia
"gua ke parkiran udah ditunggu ama rio"kata sandra
"cih,dasar bucin",decak mia
"hehehe makanya punya pasangan biar bisa bucin kayak gua"kata sandra
"ye...emang cari pasangan itu semudah itu apa",kata mia
"hehe iya sih cari yang kayak tipe lo itu 1 dari 100 tau gak susah dicarinya"kata sandra
"udahlah gak usah dibahas nanti kalau udah waktunya juga bakal ketemu"kata mia
"iya deh iya"kata sandra
"kenapa elo gak jadian aja ama dafa"kata sandra
"engga ah,terakhir kali gua malah jatuh kan malu"kata mia
"ahahaha,temen gue ini masih punya malu ternyata"kata sandra
"lah emang biasanya gua kayak gimana"kata mia
"malu-maluin"kata sandra sambil berlari menuju parkiran
"sandra! dasar sabahat lucnut untung sayang"kata mia
"lo manggil siapa?"kata seseorang yang dibelakang mia entah sedari kapan ia berdiri dibelakangnya
siapakah orang tersebut akankah itu dafa atau dion tetap stay di novel ini ya
oh ya jangan lupa banyakin like biar author tambah semangat update><
See you....
__ADS_1