
Setelah pulang sekolah kali ini sandra pulang sendiri karena mia sudah dijemput papanya. Kadang sandra iri dengan mia yang selalu di jemput papanya ia juga pengen ngerasain ngimana dijemput papa cuma papanya sandra jarang dirumah karena masih menjalankan tugas.Tetapi sandra bersyukur masih mempunyai kedua orang tua karna banyak anak yang diluar sana yatim piatu tak punya ayah dan ibu mereka sedang berjuang sendiri meraih mimpi mereka.
Sandra termenung.Melihat hal itu Rio mendatangi sandra.
"Loh sand,elo engga pulang?"
"eh..ini gue mau pulang kok"
"mau bareng?"
"emmmm...ngimana ya..."ucapnya bimbang
"udah naik motor gue aja"
"yaudah iya deh"
Sandra sedikit kesusahan menaiki motor Rio karna motornya sudah kayak pembalap, setelah berusaha akhirnya bisa juga.Rio hanya terdiam sambil tersenyum dia sengaja tak membantu sandra agar minta bantuan akan tetapi diluar ekspetasi ternyata sandra tipe orang yang pantang menyerah.
"nanti kalo elo takut boleh pegang jaket gue ya"
"iya mana ada gue takut"ucap sandra seperti menantang
"yeee gue serius ege"
__ADS_1
"siap-siap ya"
Tanpa aba-aba Rio menjalankan motornya dengan kecepatan tinggi membuat sandra kaget dan reflek dia memeluk rio semakin rio tambah kecepatannya semakin erat sandra memeluknya.
Setelah beberapa lama kemudian...
Mereka sampai di rumah Sandra
"Sand,udah sampe nih"
Karna sandra ketakutan ia bahkan tak tau kalau sudah sampai rumahnya rio pun mencoba memanggilnya lagi
"sandra ini udah sampe"
"oh udah sampe ya,elo sih bikin gue takut ege"
"idih najis,...kepedean lo"
"dih dari tadi kan elo yang meluk-meluk gue"
"itu tuh kan gara-gara elo juga lagian naik motor kenceng banget kayak ngajak mati aja"
"gue malah ikhlas kalau mati sama lo"
__ADS_1
"idih gue masih mau hidup ya gue masih harus ngejar impian gue dulu"
"iya iya gue ngerti,gak mau masuk ke rumah nih ceritanya atau mau nungguin gue sampe gue pergi?"
"ehmmm....btw makasih ya elo udah nganterin gue,tapi lain kali jangan ngebut-ngebut ya"
"oke sand"
"yaudah elo hati-hati ya dijalan"
"iya"balas rio
Sandra menghiraukan ucapan rio dia termenung takut rio kenapa-kenapa nanti.
"sand? elo gak masuk?"
"eh iya yaudah gue masuk dulu ya"balas sandra dan langsung masuk ke rumah
*duh ngapain sih gue khawatir sama keadaan dia harusnya kan gue biasa aja ngitu dia mau jungkir balik kek atau salto kek kan bukan urusan gue cuma aarrghhh kenapa jadi kepikiran ngini sih....ada apa sih biasanya gue gak kayak ngini deh apa jangan-jangan gue udah mulai buka hati buat rio, ah masa sih perasaan gue aja kali ya*pikiran sandra berkecamuk
Sementara rio termenung didepan rumah sandra
*Sand,andai lo tahu kalau elo orang yang selama ini gue cari gue pengen cerita banyak hal sand termasuk pertama kali gue ketemu sama elo,dan ngimana usaha gue bisa ketemu sama elo dan masih banyak lagi sand tapi kita masih sebatas teman/sahabat gue gak berani bilang elo aaaahh payah banget sih gue *pikiran rio tak kalah berkecamuknya sama seperti sandra
__ADS_1
Mereka tenggelam dengan pemikiran mereka masing-masing.Hingga rio mempunyai ide untuk memberitahukan perasaan dia yang sebenarnya.
Kalian penasaran ya ikuti kisahnya sampai akhir ya....