Untuk Kamu Kekasih Hatiku

Untuk Kamu Kekasih Hatiku
Malam yang sunyi


__ADS_3

Malam harinya.....di rumah Rio


Rio sedang berkutat dengan laptopnya karna sedang mengejar target tugas yang harus dikumpulkan besok


Setelah satu jam kemudian....


"akhirnya selesai juga tugasnya"ucap rio lega.


Tak lama rio merasa ia lapar dan turun ke bawah barang kali ada makanan pikirnya.Setelah di dapur ia baru ingat kalau bik ani sedang izin cuti jadi dia melihat kulkas dan mengambil beberapa camilan dan susu dan memakannya sambil nonton bola di laptop.Yah malam itu malam yang sunyi karna mama papanya sedang di luar kota dan bik ani pun cuti jadi rio sendirian di rumah.


Sementara di rumah Sandra


"Aaargghh,ngapain sih gue mau² aja jadi partner pestanya rio....aaaaa"ucap sandra sambil berteriak.


mendengar teriakan di dalam kamar anaknya mama sandra pun menghampiri sandra


"kenapa sih,kalau ada apa² cerita dong sama mama" ucapnya


"sandra kesel mah,kenapa sih sandra mau² aja nerima jadi....."tak lama sandra sadar bahwa ia hampir saja keceplosan.


"kenapa sayang? jadi apa?"


"eeee....engga papa kok ma,cuma jadi penari cadangan di sekolah hehe"ucap sandra agak gugup


"ooohhhh,penari ya bagus dong kamu bisa mewakili sekolah kamu"ucap mamanya senang


"iya dong mah,cuma nanti masih diseleksi lagi kok mah"ucap sandra


"iya gak papa,kamu udah berani ngajuin diri aja mama udah bangga loh sayang"


"aaaaa... mama...jadi sayang"ucap sandra dan memeluk mamanya


dan dibalas pelukan oleh mamanya


"yaudah kamu sekarang tidur ya,jangan malem² takut kesiangan kan besok harus berangkat pagi"


"iya mah,ini juga mau tidur kok"ucap sandra sambil tersenyum


mamanya menepuk kelapa sandra pelan dan pergi meninggalkan sandra.


*untung aja mama gak tau aduh hampir aja*ucap sandra di dalam hati


Keesokan paginya


Sandra sudah siap-siap mau berangkat kuliah tak lama mamanya datang


"sandra sayang,kamu bawa bekel ya ini mama udah buatin"


"tapi ma..."


"udah gak ada tapi-tapi"mama sandra langsung menaruh kotak bekal di tas sandra


"yaudah mah,sandra berangkat dulu ya"


"iya sayang hati-hati"ucap mamanya


Di kelas


"Sand,lu udah ngerjain tugas dari bu dewi belum?"ucap mia


"emang ada tugas ya setau gua gak ada deh"ucap sandra dengan santainya


"ye...lu lupa ya ama tugas minggu lalu sand"ucap mia

__ADS_1


"masa sih,biasanya gue kan inget,coba gue lihat dulu deh oh iya...."


"udah ngerjain lu?" ucap mia penasaran


"yaa.......belum gue lupa anjirrr"ucap sandra tampak kesal bisa² nya dia lupa ngerjain tugas.


"aduh sand..,sand lu mikirin apa sih sampe lupa begitu,yaudah deh kita nyontek si dea aja"ucap mia memberi ide


"yaudah nyontek dea aja biasanya dia udah selesai"balas sandra lega


mereka pun mengerjakan tugas sampai bel berbunyi menunjukkan pelajaran pertama


"wehhh udah pelajaran pertama aja,lu udah belum?"


"bentar dikit lagi nih"ucap mia dan sandra serempak


"cepetan keburu gurunya dateng"ucap dea karna dari tadi ia meminta bukunya tapi gak dikasih²


setelah selesai mia memberikan bukunya kepada dea tepat saat dosen masuk kelas


"oke anak-anak keluarkan buku kalian,kita bahas tugas yang ibu berikan minggu lalu"


"huh.....untung aja masih sempet"ucap sandra didalam hati.


setelah jam kelas selesai,hari ini cuma materi bu dewi aja karna besok hari libur


Sandra sebenarnya sengaja buat jadwal agar hari jumat ia lengang bisa mengerjakan apa yang ia inginkan seperti membaca buku di taman kampus.


Dia selalu melakukannya entahlah karna ia menyukainya.Karna keasikan membaca sandra sampai tak sadar kalau sedari tadi ada orang yang memperhatikannya disampingnya dan sandra pun menoleh


"eh elo,lo ngapain disini biasanya kan elo kumpul sama temen-temen elo" ucap sandra memulai pembicaraan


"iya gue cuma mastiin elo mau kan nanti malem jadi partner gue?"


*hampir sandra lupa kalau malam ini dia bakal jadi partner rio untung diingetin*ucap sandra didalam hati


"iya gue gak lupa kok masalah bajunya,jadi lu sibuk gak sekarang?"ucap rio bertanya


"gak sibuk sih"


"yaudah gue ajak lo ke butik tante gue lo mau ya?"


"iya,iya gue mau gue kan udah janji..yaudah ayo berangkat sekarang"


rio yang mendengarnya pun tersenyum


"apaan lo senyum²"ucap sandra sewot


"engga kok lu salah lihat kali"ucap rio mengalihkan pembicaraan


"jangan ngeles deh jelas² tadi lo senyum²"ucap sandra sedikit interogasi


"udahlah ayo nanti keburu sore"


mereka pun langsung menuju ke parkiran sepeda motor dan naik motor rio ke butik tantenya


langsung skip sampai di butik...


melihat butik tersebut sandra langsung terpana karna interior butiknya minimalis banget dan luas.


Rio yang melihat sandra yang terpana pun terkekeh


"yaudah yuk masuk ngapain cuma di luar aja"ajak rio

__ADS_1


Sandra pun berjalan dibelakang rio mengikuti rio.


di butik itu sudah disambut oleh pegawai butik disana yang sudah ditugaskan tantenya itu


"silahkan nona,dan tuan muda"ucap salah satu pegawai disana


"iya tak perlu terlalu formal"ucap sandra karna tak enak hati


pegawainya hanya tersenyum manis pada sandra


Rio pun mengajak sandra untuk memilih salah satu gaun yang akan ia gunakan saat pesta.Rio hanya duduk di sofa yang ada di butik itu


sedangkan sandra memilih gaun yang cocok untuk pesta yang tampak elegan dan tak terlalu mencolok dia memakainya dan tampak cocok dan pas ditubuh sandra.


Ia pun menghampiri rio yang sedari tadi menunggunya di sofa


"Rio,gue udah ketemu nih gaunnya"


"oh udah ya,mana biar gue beli dulu gaunnya"ucap rio(sebenernya gak perlu beli sih soalnya ini juga properti keluarganya yang dia percayakan pada tantenya)


"ini"balas sandra.


setelah itu tak terasa hari sudah malam


"elo udah makan belum?"ucap rio


"belum,kita kan tadi cuma niat mau cari gaun doang"ucap sandra spontan mengingat cacing² yang ada diperutnya berteriak minta makan


"hehe yaudah kita ke restoran terdekat ngimana?"ajak rio


"gak usah restoran gue maunya mie ayam yang ada di pinggir jalan itu lo milik mang ujang,enak lo"ucap sandra sambil berhayal mamakannya


"yaudah kita ke sana elo tau kan jalannya"ucap rio memastikan


"taulah itukan mie ayam langganan gue"ucap sandra


Setelah sampai


"tempatnya emang berada di pinggir jalan tapi higienis kok tenang aja"ucap sandra menjelaskan


"yaudah elo pesen gih"ucap rio


"okey elo mau pedes atau ngga?"ucap sandra


"gue gak terlalu pedes aja deh"ucap rio mengingat terakhir kali ia makan pedes sampai bolak-balik ke wc


"yaudah gue pesenin dulu yak"ucap sandra


Sambil menunggu makanannya dihidangkan rio iseng bertanya pada sandra


"sand"ucao rio


"apa?"balas sandra


"elo kan sering beli disini,emang gak jauh apa sama rumah elo?"ucap rio penasaran


"yah lumayan sih,yah ngimana ya namanya udah langganan mau sejauh apapun ya tujuannya tetep disini"ucap sandra


"bener2 seenak itu ya sampe² elo gak mau ditempat lain"


"ah engga juga gue juga ke tempat lain kok cuma gue lebih suka disini aja soalnya citarasanya beda sama ditempat lain"ucap sandra santai


Dan pesanan mereka pun sampai mereka makan dengan lahap karena sedari tadi mereka hanya fokus memilih gaun pesta.

__ADS_1


Bersambung....


Lanjut bab selanjutnya ya....


__ADS_2