Untuk Kamu Kekasih Hatiku

Untuk Kamu Kekasih Hatiku
Jenguk Mia


__ADS_3

Rio berinisiatif untuk chat sandra


"besok ada waktu?"tanyanya


"ada,kenapa?"


"pulang sekolah jangan pulang dulu,ada sesuatu yang mau gue omongin"


"gak bisa sekarang aja?"


"gak bisa kita harus ketemuan"tegas rio


"oh yaudah sampai jumpa besok"


"sampai jumpa sayang"


"ihhh kamu.."


"kenapa? kita kan udah resmi pacaran jadi kamu gak ada buat nolak"


"hem,iya deh terserah mau panggil aku apa"


"nah gitu dong,kamu mau panggil aku apa?"


"emang harus ya? kalau nama kamu aja gimana?"


"janganlah biar beda dari temen aku gitu masa statusnya udah beda masih kayak temenan sih"


"uhhh,jadi aku harus panggil kamu apa?"


"kamu gak peka"


"kan aku nanya"rio menepuk jidatnya karna saking geramnya dengan pacarnya yang tak peka


"ya panggilan sayang kek apa yank atau baby"


"baby? kamu mau disamain sama bayi🤣"


"ya gak gitu sayang ihh kamu mah"


"ih jangan ngambek dong"


"tau ah kamu mah"


"iya sayangku, jangan ngambek ya"


"gitu dong"puas


"selamat malam sayang"


"malam juga"


"sayangnya mana?"


"malam"


"sayang,sayangnya mana"


"apasih kan tadi udah"


"kamu ihhhhh mana sayangnya"


"dih tadi kan udah"


"ya lagi sayang"


"malam juga sayang"


"nah gini baru bener"


ya ampun baru pacaran aja posesifnya begini apa lagi bertahun-tahun


Tak berselang beberapa menit kemudian ponsel sandra berbunyi


*aduh,nih orang chat terus dah*dan sandra langsung melihat layar ponselnya


ternyata bukan dari sandra melainkan dari dafa temannya rio


"sand,elo punya nomernya mia?"


"kenapa lo,suka ya sama sahabat gue"


"aduh,apaan sih gue cuma ngerasa bersalah aja udah bikin dia jatuh"


"oh jadi cuma rasa bersalah aja nih ati-ati nanti jadi suka lu🤣"


"elu bisa gak sih gak bercanda gue lagi serius tau gak"


"hehe,ampun kutub utara"


"maksud elo apa kok gue disamain kutub utara"


"iya,karna elo dingin banyak yang bilang susah buat nakluk-in elo"


"yah gue cuma berpegang pada prinsip gue aja"


"emang elo sebegitu gak tertarik gitu sama lawan jenis?"


"ya gak juga ada sih,gue juga juga pernah suka sama orang cuma gak terbalas aja"


"aduh kasihan,elo gak ada niatan buat deketin seseorang gitu"


"ada,cuma bukan sekarang"


"ye gue serius bg"


"gue juga serius sandra mana buruan kasih nomer mia"


"cih,ya udahlah gue kasih nih


+6292...........


"puas lo"


"makasih sand"


"hem,gue juga nyaranin kalau elo trauma sama yang namanya cinta elo harus bisa ngilangin trauma itu biar bisa buka hati buat cewek yang lain"


"iya,itu mah bisa dipikirkan nanti"


"ye udah bener-bener gue kasih nasehat"


"dengan mengandalkan wajah gue aja pasti gue udah dapet langsung"


"narsis" tetapi memang wajah dafa terbilang tampan banyak juga cewek-cewek yang sepantaran dia dibuat tergila-gila akan ketampanannya ya gak kalah juga dengan rio makanya sandra harus berpikir ulang dulu buat mutusin jadi pacar rio atau engga tapi sekarang udah jelaskan para pembaca?

__ADS_1


"udahlah ya gue mau chat mia dulu"


"ciee,mau pdkt ya?"


"kagak"


"dingin banget sih"


"biarin"


percapakan antara mereka berakhir begitu saja dan sandra memutuskan pergi tidur ia mematikan lampu dan tak lama ia masuk ke alam mimpi(tidur).


"hai"


ponsel mia berbunyi dia terkejut akan nomor yang tak dikenal,ia pun berusaha melihat fotonya dan ia tahu kalau itu dafa


*loh ngapain dia chat gue*pikirnya


"hai"


"udah tidur?"


"belum"


"udah malem loh"


"lo udah tau kalau ini malem tapi masih chat gue"


"hehe,bener juga gue cuma mau minta maaf gue udah bikin elo jatuh"


"kan udah gue maafin kenapa masih minta maaf lagi?"


"iya gue masih ngerasa bersalah,kalau lo mau gue mau rawat elo sampe sembuh"


"apa?"mia kaget dengan balasan chat dafa dan ia tak paham akan jalan pikiran dafa


"kenapa? gak mau ya"


"bukan gitu,boleh-boleh aja sih"


"oke sudah diputuskan besok gue bakal buat surat izin"


"surat izin? buat apa?"


"iya elo gak bisa masuk karna sakit"


"dih cuma keseleo aja sih,besok juga sembuh"


"tetep aja elo harus istirahat paling engga sehari"


"yaudah deh iya gue turuti kemauan elo tapj jangan ampe salah kelas loh ya"


"iya gak bakal kan ada sahabat elo"


"maksud lo? sandra?"


"iya,ada masalah?"


"aduh nanti pasti tuh orang heboh deh karna gue gak masuk"


"terus?"


"udah gak usah aja lagi pula gue masih sanggup jalan kok"


"jangan dipaksa mia"


"besok gue jenguk elo ya boleh kan?"


kalau gue jawab engga pasti dia punya seribu cara buat gue mau aelah gini amat dah


"iya"


"sip,malam bobo yang nyenyak"


"malam juga"


tak berapa lama kantuk menyerang dan mia pun menutup matanya tanda ia sudah tertidur pulas


Keesokan harinya


Di kampus


Sandra dan rio tampak berangkat bersama dan dafa pun menghampiri mereka


Dafa:"sand,nih surat mia dia gak masuk"


Sandra:"loh kok gak masuk dia sakit apa karna kemarin dia keseleo itu?"sambil menerima surat


Dafa :"iya,sebenernya dia kekeh mau masuk tapi gue gak izinin"


Sandra:"dih,dia mau juga ya nurutin apa kata elo"


Dafa:"emang biasanya dia engga?"


Sandra:"ye boro-boro gue nasehatin dikit aja dia cuek abis dan gak ngedengerin tapi beruntung nasehat elo bisa diterima ama dia"


Rio:"eh elo mau jenguk mia?"


Dafaa:"rencana nanti pas pulang gue mau jenguk kenapa?"


Rio:"kita bertiga bareng-bareng jenguk dia gimana?"


sambil mengedarkan matanya melirik ke arah sandra dan dafa


Sandra:"boleh gak masalah"


Dafa:"gue sih setuju-setuju aja"


Rio:"oke,pas pulang kita ketemu diparkiran dan berangkat bareng"


Dafa:"iya"


Sandra:"udah ayuk nanti takut telat masuk kelas"


Dafa & Rio:"ayuk"


Bel berbunyi tanda pulang


Di parkiran


Sandra:"rio katanya ada yang mau kamu omongin"


Rio:"udah itu ditunda aja"


Sandra:"kok gitu"

__ADS_1


Rio:"iya nanti gue jelasin abis dari rumah mia gimana gak masalah kan?"


Sandra:"iya deh"


Sandra:"terus kita nunggu siapa?"


Rio:"nunggu dafa,dia masih belum selesai deh soalnya tadi masih dipanggil dosen"


Sandra:"kok dipanggil dosen? dia ada masalah"


Rio:"bukan gitu dia kan pinter jadi dia terpilih buat jadi anggota pekan olahraga nanti"


Sandra:"loh,udaj mendekati pekan olahraga aja"


Rio:"ye kita juga mendekati ujian tau"


Sandra:"huh, gak kerasa udah mau satu tahun aja"


Rio:"kenapa takut ya?"


Sandra:"engga,kan masih 3 tahun lagi kita wisudanya masih lama"


Rio:"gue kira takut pisah ama gue"


Sandra:"ye kita kan sekelas pisah dari mana coba"


Rio:"haha bener juga"


tanpa sadar dafa sudah ada dibelakang mereka


Dafa:"oiii,udah ngobrolnya kita langsung ke rumah mia"


Sandra:"loh gue kan belum beli buah tangan masa kita ke rumah mia gak bawa apa-apa sih"


Dafa:"tenang nih gue udah beli buah"


Sandra:"syukurlah"


Dafa:"tapi elo yang bawa ya masa gue"


Sandra:"tenang aja gue bawain"


Mereka pun bergegas menuju rumah mia,setelah sampai di rumah mia


Sandra dan kawan sekaligus pacarnya:"Assalamualikum"


Mama mia:"waalaikumsalam eh sandra"


Sandra:"iya tante sandra kesini mau jenguk mia"


Mama mia:""oh boleh silahkan masuk,ayo nak masuk juga"


Dafa & Rio:"iya tan"


Sandra:"ini tan dari kita semua"


Mama mia:"aduh,gak usah repot-repot lagian kan mia cuma keseleo biasa"


Sandra:"engga repot kok tante malah kita yang ngerepotin tante"


Mama mia:"sama sekali gak repot kok,bentar ya tante panggil mia dulu"


Sandra:"oh engga usah tan,biar kita aja ke kamar mia"


Mama mia:"oh yaudah kalian langsung ke kamar mia aja ada di situ ya kamar kedua"


Sandra:"oh iya tan"


Sandra:"rio,dafa ayo"


Rio dan dafa pun mengikuti langkah sandra


Tak lupa sandra mengetuk pintu


Mia:"siapa?"


Sandra:"ini gue sama temen-temen yang lain"


Mia:"masuk aja"


Dan mereka pun langsung masuk


Dafa:"udah mendingan mia"


Mia:"udah"


Sandra:"besok elo masuk kan?"


Mia:"tenang aja masuk kok"


Dafa:"emm...gue boleh lihat kaki elo gak?"


Mia hanya mengangguk


dan dafa pun mendekati mia,tatapannya terfokus akan kaki mia yang terlihat sudah baik-baik saja hanya ada bekas luka yang sudah mengering


Mia:"gue baik-baik aja kan? elo sih berlebihan larang gue gak masuk"


Dafa:"itu kan demi kebaikan elo"


Rio:"ekhm"


Tak sadar jika mama mia sudah mendengar percakapan mereka


Mama mia:"kamu dilarang masuk bener mia?"


Mia:"eh..engga mah itu kemauan mia kok"


Mama mia:"kamu gak usah nutup-nutupi mama udah tau mama denger"


Mia:"iya mah karna gak boleh"


Mama mia :"tumben kamu mau dinasehati biasanya sama mama engga"sambil menaruh minuman dia tas meja


Mia:"engga,mia dengerin kok nasehat mama"


Mamanya tak menjawab malah mengalihkan pembicaraan


Mama mia:"ini diminum ya"


Sandra:"iya tan,terimakasih",


Mama mia:"gak usah sungkan sama tante"


Dibalas dengan senyuman rio dan sandra

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2