
Seret seret
Aku menyeret maju perisai kedepan secara perlahan sehingga bisa langsung menyerang tanpa gegabah.
Syungg syungg syungg
Anak panah yang tiada henti datang terus menerus kepada kami.
Kira kira serangan ini ditembak oleh banyak orang sekaligus atau menggunakan sihir pengganda?
Sihir pengganda merupakan sihir yang bisa menggandakan apa saja. Dari benda mati bahkan benda hidup sekalipun.
Pengguna sihir ini tergolong terbatas dan tidak sembarang orang bisa menguasai nya. Biasanya yang bisa menggunakan sihir ini adalah orang penting kerajaan yang melakukan tugas tidak sembarang.
Keberadaan mereka pun tidak diketahui siapapun kecuali beberapa orang yang memiliki peran aktif akan pengaruh kerajaan.
Jika sihir pengganda ini dikuasai oleh orang yang salah maka dunia akan mengalami kekacauan.
Setidaknya itulah yang aku tulis dalam cerita novel ku.
Jika serangan hujan anak panah ini adalah hasil dari sihir pengganda maka ini akan menjadi berkah untuk ku.
Aku bisa memanfaatkan orang yang memiliki kemampuan sihir pengganda itu untuk menggandakan uang ku tanpa henti. Sehingga membuat ku kaya raya dan tidak perlu bersusah payah untuk berkerja mencari uang.
Dan juga aku mempunyai beberapa orang yang telah aku jadikan batu kemudian untuk di jual.
Hahahaha luar biasa! Sepertinya aku harus memberikan tahu kepada Dae untuk menebakkan kaki nya saja.
Agar dia tidak kabur jika aku mau memanfaatkan nya. Jika Dae membunuh orang itu maka aku lah yang akan menjual nya sebagai ganti rugi karena kehilangan hal yang paling berharga.
Dimata ku, sihir pengganda merupakan mesin cetak uang yang tidak memiliki batasan untuk mencetak.
Benar-benar ini adalah berkah. Disaat hal genting selalu aja terjadi ada hal bagus yang muncul untuk mengantikan harapan lama dengan yang baru.
"Dae bersiaplah!"
Ucapku manggil Dae dengan bersemangatnya untuk bersiap-siap untuk menangkap orang itu.
"Ah, iya iya paman."
Jawab Dae yang terkejut.
Aku memegang erat perisai dengan kuat kemudian maju mendadak dengan cepatnya secara tiba-tiba.
"....!"
"Lari semua lari semua, kyaaarghhh."
Teriak seseorang dari depan yang sepertinya ia merupakan seorang musuh.
Duarr
Aku berhasil menerobos dan menabrak orang yang menghalangi jalan ku.
Tap tap tap
Hosh hosh hosh
Dae berhasil mengejar ku ketika aku berlari sangat kencang tadi. Dia berhenti tepat didepan ku dan napas ngos-ngosan.
"Paman ke-kenapa langsung tiba tiba begini."
Tanya Dae yang terkejut ketika aku tiba tiba saja berlari dengan cepat kedepan.
"Karena ada sesuatu hal yang bagus jika kita berhasil mendapatkan yang pertama."
Ujarku kepada Dae
__ADS_1
"Yang pertama?"
Dae tampaknya kebingungan ketika mendengar perkataan ku barusan.
Kiri kanan kiri kanan
Aku melihat sebelah kiri dan kanan. Tampak banyak sekali orang yang terbaring ketanah dengan posisi tidak sadarkan diri.
Sepertinya mereka pingsan ketika bertabrakan dengan perisai ku, saat aku tiba tiba berlari kencang kedepan.
"...."
Aku tidak melihat siapapun seorang penyihir disini, apakah mereka sudah kabur atau jangan jangan tidak ada ya?
Gumam ku dengan wajah menghadap kebawah.
Ambil, ambil, ambil
Dae memungut beberapa peralatan musuh yang tergeletak di tanah.
"Sudah."
Ucap Dae dengan wajah berseri seri. Tampaknya ia senang sekali ketika mendapatkan banyak sekali barang punggutan yang bagus.
Tentu saja, siapa saja akan senang jika mendapatkan barang bagus apalagi itu gratis dan merupakan barang punggutan.
Aku menoleh kearah Dae dan menanyakan sesuatu kepadanya.
"Dae apakah kamu melihat penyihir sekitar sini?"
Tanyaku kepada Dae yang berharap ada melihat nya.
"Tidak ada paman."
Jawab Dae dengan tangan penuh akan barang barang yang ia pungut.
"Sekitar sini yang ada malahan prajurit yang memakai peralatan busur. Sepertinya mereka lah yang menembakkan hujan anak panah kepada kita secara brutal."
Ujar Dae.
"...."
Aku terdiam sejenak ketika mendengarkan ucapan Dae barusan.
***
Tepat sebelum para prajurit berkhianat mulai beraksi.
Orang itu… dia adalah seorang villain.
Dan juga ia merupakan seseorang yang sangatlah berbahaya. Aku sudah berumur 43 tahun dan mengetahui banyak sekali pengetahuan.
Salah satu nya adalah lencana tingkat kepangkatan yang di pakai oleh ZG.
Lambang lencana tingkat kepangkatan yang dikenakan oleh ZG merupakan Administrator komandan.
Tingkatan pangkat paling tinggi untuk seorang villain. Tentu saja bahkan lencana tingkat kepangkatan merupakan hal faktor yang harus utama.
Karena setiap lencana tingkat kepangkatan pasti memiliki perbedaan bentuk dan serta kekuatan.
Jadi misalnya kamu bertemu dengan seseorang yang memiliki lencana tingkat tingkatan, dan melihat tanda kepangkatan pada lencan tersebut.
Kamu bisa memilih untuk melawan nya atau memilih jalan damai yaitu tidak bertarung dan menglarikan diri untuk keselamatan nyawa.
Pengetahuan akan lencana tingkat kepangkatan merupakan hal yang tabu bagi kebanyakan orang.
Hanya beberapa orang yang memiliki pengetahuan akan hal itu.
__ADS_1
"Komandan. Apa tidak apa apa kalau kita biarkan pangeran berdua saja dengan orang? Apalagi aku tidak percaya dengan orang itu, orang itu pasti ada mau nya dibalik hal ini."
Ucap salah satu prajurit yang membawa bandit yang telah berubah menjadi batu.
Tersenyum.
"Komandan kenapa kamu tersenyum, apakah ada sesuatu yang lucu dari perkataan barusan?"
Tanya prajurit dengan kebingungan ketika melihat diriku tersenyum sendiri.
"Umurku saat ini sudah 43 tahun. Dan aku telah melalui banyak hal yang terjadi. Aku tahu mana yang bagus dan juga yang buruk."
"Ah ma-maaf komandan, aku tidak bermaksud untuk menyinggung pengalaman mu yang sangat hebat ini."
Jawab prajurit itu dengan terbata bata.
"Hehehe tidak apa apa kok."
Ujarku dengan tertawa kecil.
Prajurit itu langsung berlari mengangkat bandit yang telah menjadi batu kepada kuda nya untuk dibawa.
Anak jaman sekarang walaupun mereka keras kepala tetapi mereka masih bisa menghargai orang yang lebih tua dari mereka.
Aku salut kepada anak anak jaman sekarang. Aku berharap bahwa anak anak generasi kedepannya akan menghargai leluhur pendahulu mereka sama seperti sekarang.
Syungg
"....!"
Tiba tiba saja ada anak panah datang kearah saya dengan cepat nya.
Gasp
Aku tidak menghindari anak panah melainkan menangkap nya.
Ada gulungan kertas yang diikat dengan tali pada batang anak panah itu.
Apa ini?
Tanya diriku sendiri yang penasaran akan isi dalam gulungan tersebut.
Sreeeet
Aku membuka ikatan tali yang mengikat gulungan kemudian mengambil gulungan tersebut dan melihat isi nya.
"....?!"
Apa maksudnya ini, aku benar-benar tidak mengerti.
Halo selamat siang komandan kerajaan Hyperleza bernama Ashton Kutcher. Kamu pasti menerima surat ini ya, seperti yang aku harapkan. Aku tidak suka menulis terlalu panjang karena itu akan membuang waktu. Ashton Kutcher kamu telah di buang dari kerajaan Hyperleza dan sekarang kamu adalah buronan. Kini kamu tidak boleh menginjakkan kaki di kerajaan Hyperleza.
Sekian dari saya.
Benar benar surat yang aneh. Kira kira siapa orang yang telah menulis surat ini kepada saya? Sepertinya ia memiliki dendam dengan diriku.
"Ko-komandan lari larii!!"
Teriak prajurit yang sebelumnya mengobrol dengan ku. Wajah nya tampak pucat dan baju jirah nya tampak memiliki bercak darah.
Dia berlari kearah ku dengan tergoyang goyang.
"....!"
Duaarr
Sebuah ledakan besar tiba tiba saja terjadi.
__ADS_1