Wajahku Tidak Secantik Hatiku

Wajahku Tidak Secantik Hatiku
EPS 13


__ADS_3

Pov senja


Aku tidak dapat melanjutkan lagi membaca ini, aku


harus cari dimana bu…. ? aku tidak menyalahkanmu untuk semuanya. Jika takdir


memang berbuat kejam terhadapku tidak apa, jika boleh aku memohon… aku akan


memohon tidak dilahirkaan olehmu jika akan berakhir seperti ini.  Apa yang ahrus aku katakan kepada ayahku bu


jika bertemu kembali, apa aku akan benci bu,,,, apa aku akan marah…. Atau


akupun sama melakukan hal sama denganmu meninggalkannya…? Beri aku semua


jawabanya bu…..


Off Pov senja


Pagi pun di sapa dengan gerimis yang lembut dan


bernyanyi dengan tenang dan membasahi relung di hati. Tanpa senyuman mentari,


tapi hari ini aku mencoba untuk berkompromi untuk masa laluku. Aku ttidak akan


menyalahkan ayah ataupun ibuku, aku akan berterima kasih kepadanya bahwa aku


sudah di ijinkan untuk lahir di dunia ini.


Aku melakukan runtinitasku seperti awal aku


mengawali semuanya. Aku kerja pagi ini dengan hati yang tanpa beban dan sedikit


terobati dihatiku. Ketika aku akan masuk didalam lift dan berbalik untuk


melihat pintu yang tertutup, aku melihat ada banyangan arkana di selah pintu


lift yang akan tertutup itu.


Mungkin aku halusinasi saja, gak mungkin arkana ada


disini kan… gak mungkin banget untuk arkana disini. Akhirnya aku sampai pada


lantai yang aku tuju, aku kembali lagi di kamar operasi. Setiap pagi aku akan


membersihkan semua unit yang ada di dalamnya. Setelah selesai aku biasanya


membuatkan minuman hangat yang di request oleh dokter dokter yang ada jadwal


operasi.


Salah satu perawat berbicara di daerah pantry sambil


minum hangat dan membahas tentang direktur baru yang baru ditunjuk oleh pemegam


saham terbesar. Dan akan mengenalkan jajaran pemegang saham yang memang rumah


sakit ini berdiri oleh satu orang yang memang merambah ke perseorang dan


dinaungi oleh BUMN untuk menjadi rumah sakit internasional.


“nanti sore kita disuruh berkumpul di aula untuk


menyambut semua ireksi dan direktur beserta pemegang saham terbesar.” Bang wok


mengatakan kepada lawan bicaranya, yaitu bang tok.


“iya, katanya pemegam saham nya orang amerika.”


“dan katanya lagi direkturnya itu dokter dari devisi psikologi” bang tok


menimpali kata kata bang wok. Dan aku sambil tersenyum mendengarkan itu dan


memberikan kopi pesanan mereka. Aku menimpali omongan mereka berdua “ lah kan


enak bang kalau orang amerika bisa liat bule, dan yang paling penting


untuk  senja itu senja dapet gaji


hehehehe”


Bang tok dan bang wok hanya geleng geleng saja, kami


pun sepakat untuk datang bersama yang terdiri dari 22 orang ke aula, karena


memang dalam versi lengkap memungkinkan karena jadwal memang tidak ada di sore


hari.


Kami pun secara begiliran dalam devisi masing masing


baik devisi inap rawat jalan dan devisi bedah serta devisi PO (post operation).


Karena aku berada di barisan belakang yang bersebelahan dengan kelompok


cleaning service lainnya.


Aku pun dipanggil oleh team bedah untuk bergabung untuk


bersama mereka dan memperkenalkan diri ke direktur dan pemegang saham tersebut.


Yang digadang gadang gateng nya gak ketulungan. Aku pun berbaris disebelah


kabul, dia adalah teman pergantian sift antara cleaning service.


Ketika sampai di samping kabul aku pun mengangkat


kepalaku dan ikut menyapa direktur baru itu.


DEG….. DEG…..


“arkana…..” aku spontan mengucapkan kata kata itu


kepada direktur baru di tempat ku bekerja. Aku pun dengan gemetar menjabat


tangan nya, dan dia hanya tersenyum tau akan keterkejutanku didalam mataku yang


mengekspresikan semua nya.


“Senang bekerja sama mba senja…”  sambil membalas jabatan tanganku. Aku tahu


senyum liciknya dan mata yang memendam semua rasa sakit yang ingin dia luapkan


sekarang. Sampai dimana pemegang saham memperkenalkan dirinya di atas podium


tersebut.


Ketika nama bapak itu di debut aku langsung


mengingat nama ayahku yang tertera di buku ibuku, dia adalah MR.MARDIAN SMITH,


aku langsung menangis dan marah dan benci ingin menanyakan kenapa semua ini.


Sampai dimana aku ditarik oleh arkana untuk masuk


keruangannya yang tanpa orang sadari karena mereka terlalu fokus untuk melihat


MR.smith itu. Aku ditarik dengan begitu kencang dan dihempaskan tubuhku di


ruang istirahat mini yang ada diruangannya. Aku meraskan kemarahanya kepadaku.


“apa kamu puas….. melihat aku hancur senja…. Jawab


aku senja….” Dengan berteriak di depanku yang sudah tidak dapat menahan air

__ADS_1


mataku.


“apa kamu tahu, aku rasanya gila tanpa kamu aku gila mencari kamu setelah hari


itu, aku tidak mempermasalhakan semuanya, aku ingin kita hidup bahgia bertiga


dengan aiko. Tapi apa …. Kamu tidak memberiku kesempatan untuk berjuang dengan


itu semua, aku bisa hidup tanpa uang keluargaku senja, aku bisa senja…. Aku


marah dengan kamu, aku benci dengan kamu, kamu meyakiti kami berdua senja.”


Sambil menujnjuk nunjuk kepada ku , aku tahu dia sekarang sedang marah dan


meluapkan cintanya dan bencinya kepadaku. Tapi aku gak mau egois untuk


memisahkan dan membuat seorang putra durhaka terhadap ibunya.


Aku duduk bersimpuh didepanya, dan mulai berbicara


dengan lembut dan menahan tangis.


“maafkan aku… aku tidak bisa kembali kepada tuan … aku mempunyai alasan itu


yang memikirkan semua nya, aku anak yang dibuang oleh ayahku, aku diolok anak


pelakor, aku dibulli karena tidak canti, yang sangat dapat dilihat dari arah


mana pun dan sudut manapun bahwa kita tidak cocok tuan bagaikan langit dan


bumi,aku tidak ingin itu membuat reputasi anda hancur tuan sebagai orang yang


terpandang,” aku menjelaskan dengan segukkan di sela kataku. Dia duduk


didepanku dan mengguncang bahuku dengan kencang dan bertiak dihadapanku, dan


berkata “ persetan dengan kasta senja… aku gak peduli orang melihat apa tentang


kita, yang tahu hubungan kita adalah aku dan kamu, tidak usah memikirkan cara


yang tidak mungkin kita lakukan. Kamu mengerti….”


“maaf tuan aku tetap tidak bisa….” Sambil melepas


tangannya di bahuku. Dan aku berdiri dan ingin meraih gagang pintu ruangannya.


“baik… jika kamu tidak bisa aku miliki dengan baik


baik, maka aku akan melakukan hal kasar dan tidak akan dapat kamu lepas dariku.


Yaitu menghamilimu.” Sambil terus berjalan semakin dekat dengan ku.


“ kamu jangan gila arkana, kita bukan mahrom dan kita bukan pasangan halal.


Jadi aku mohon jangan lakukan ini”


.


“kenapa aku tidak boleh melakukan ini, kalau jalan ini bisa membuat aku


memiliki kamu”


.


“kamu memng brengsek arkana”


.


“ya… aku memang brengsek karena kamu”


Dia terus mendekat dan langsung menggondongku di


pundaknya, dan melempar aku di kasur tempat dia beristirahat, dia seperti


kesetanan untuk memaksa hasratnya untuk memilikiku aku meronta dan miminta


Aku ternodai, arkana seakan meluapkan semua


keintensan ini dengan sangat menggebu tapi lembut,  dia inginmemperlihatkan kepada semuanya bahwa


aku adalah miliknya dan aku adalah hidupnya sampai pada keringat dan pekpasan


yang kebrapa arkana melakukanya.


Aku hanya dia dan meraskan sakit dihatiku, serta


meratapi takdir yang kesekian kali mempermainkanku. Arkana memelukku dengan


erat setelah semua yang dia lakukan, dan tidur diseblahku. Bahkan dia terbangun


ketika aku bergerak dnegan lembut sekalipun.


“mau kemana kamu hemmm…?” sambil terus mengratkan pelukannya.


“aku mau pergi … aku benci dengan kamu arkana, aku benci di senpanjang nafasku


di dunia ini.” Sambil menangis meratpi ini semua.


“aku gak perduli, besok kita akan ke penghulu dan melakukan pernikahan dan ke


catatan sipil untuk mendaftarkan pernikahan kita, aku gak perduli kamu mau


benci ataupun apa pun itu. Yang jelas aku memiliki kamu seutuhnya hanya milikku


dan tak akan pernah ada orang lain yang memilikimu selain aku. Kita tidur yank,


dan biar malem nanti kamu ikut aku ke perjamuan makan malam rumah sakit ya…. ?”


Aku hanya diam dan meraskan lelah serta sakit


dibagian sensitivku. Aku pun tertidur dengan lelap di dekapannya. Sampai sore


aku meraskan tangan yang mengelus pipku dan berbisik di telingahku untuk aku


bangun. Arkana pun ada didepan pandanganku dan mengecup keningku dengan dalam


dan sangan lama.


Dia menyuruhku untuk mandi dan bersiap karena dia


sudah mnyiapkan baju dan sepatu untukku. Dia rupanya sudah berganti dengan


dengan baju batik yang sma denganku. Aku pun bersiap dengan gaun batik yang


senada dengan nya. Aku berjalan dan dia meraih tanganku untuk digandeng dan keluar


untuk menuju mobil yang sudah standby di depan.


Aku pun masuk kedalam mobil dan kami pun menuju


tempat acara diamana mereka menyambut dirktur baru mereka yang baru beberjam


yang lalu berubah menjadi moster yang kejam terhadapku. Aku sudah membulatkan


tekad untuk pergi dari kehidupan arkana, dan tak akan kembali kepadanya.


Sampai kami di tempat acara, dia menggandeng


tanganku untuk memasuki ballroom terbesar di salah satu di dkota ini. Aku memasuki


pintu ballroom itu sudah disambut dengan tamparan tangan dari ibu arkana. Aku pun


menahan itu dan menatap tajam kepada ibu arkana.

__ADS_1


“apa kamu lupa kesadaran dan malu mu tidak dibawah saat menuju kemari ha…?”


semua tamu menatap kearahku dan ada yang langsung mencibir kepadaku.


“inilah seorang wanita yang di didik oleh ibunya menjadi ****** nyang haus akan


harta laki laki yang sudah meiliki istri” semua orang mulai bisik bisik tentang


kata kata yang di lontarkan oleh ibu arkana. Sampai di depan podium itu ada


layar besar yang menunjukkan bahwa identitas asliku dan siapa ibu kandungku,


seperti apa latar belakangku.


“baik, saya akan membuat kamu sadar didepan semua orang yang ada disini dan


menunjukan seberapa jalangnya kamu dan ibumu itu.”


Para tamu undangan pun hanya melihat kepadaku dan


mencibir diriku dengan mengataiku dengan kata kata kasar. Aku menatap arkana


yang sudah di pukuli oleh anak buah ayahnya.


“bu laksmi cukup…. Hentikan…. Hentikan jangan pukul


putra mu sendiri dengan seperti itu, aku akan mengalah dan pergi dari hidupnya


dan seluruh orang yang ada disini. Tapi sebelum itu aku akan membersihkan


tentang tuduhan anda tentang ibuku, dan saya mohon kepada bapak dan ibu laksmi


niarkan saya berbicara dan jangan di potong bahkan disanggah. Ini permintaan


saya yang terakhir. Ibuku memang orang yang berekonomi tak sbeberapa tinggi,


dan hanya seorang lulusan sekolah dasar, tapi dia mendidikku dengan tatanan


agama dan pendidikan hingga menegah atas.


Dia berusaha agar aku bisa sama dengan yang lain,


aku aku bisa sepadan dnegan yang lain, dia akan melakukan semua hal yang dia


tempuh untuk kami bisa makan dan bersekolah. Ibu ku seorang sigle mom, apa


salah dia berharap anaknya bisa makan dan berpendidikan…? Ibuku melakukan


pernikahan dengan seorang koko china yang mampu mebiayai kami semua, meski


harus dia menerima pikulan hinaan bahka warung kecilpun tidak mau menerima uang


kami, yang beranggapan uang kami haram dari hasil jual diri.


Tapi yang kalian lihat tidak sesuai realita, ibuku menikah


dengan kata bisamilah dan mengikrarkan janji didepan tuhan tanpa adanya zina


melingkupi mereka. Kalau tanya dimana ayahku ,…? Apakah akau anak haram seperti


tuduhan di dalam layar itu. Tidak aku bukan anak haram, aku hanya seorang putri


dari wanita yang bernama arummi, dia pergi sekitar 20 tahun lalu dari rumah


suaminya dan kembali kepada ibuku yang kalian hina habis habisan disini. Yang harus


kalian salahkan adalah takdir dan tuhan kalian.


Kenapa kami yang kalian hakimi dan kalian caci, sedangkan


kami harus menempa hati kami agar tidak retak dengan kata kata kalian dan


hinaan kalian. Jika aku boleh memilih aku tidak mau dilahirkan dengan hal


seperti ini. Aku ingin memilih dilahirkan yang sama dengan kalian. Aku juga


manusia, yang bisa sakit dan rapuh.


Bahkan teman temanku yang kerja disini tidak pernah


mempermasalahkan status ini, aku bereterimakasih kepada kalian semua teman


temanku, untuk semuanya kalian tidak pernah maliu tidak pernah perhitungan


ketika aku membutuhkan bantuan kalian. Terima kasih teman teman.


Dan untuk ibu laksmi, ingat kata kata saya anda pun


terlahir dari seorang rahim wanita, bahkan putra anda lahir juga dari anda


sendiri yaitu seorang wanita. Jika anda menghina ciptaan tuhan yang seorang


wanita juga berarti anda mendai diri dendiri sebagai wanita yg anda sebutkan


tadi.


Saya akan pergi dari putra anda dan taka akan


kembali lagi sampai maut pun yang mepertemukan maka saya memilih maut untuk itu


semua.”


Aku pun melanglkahkan kakiku di depan seorang ibu


yang menunggu hingga tangisan yang begitu pilu. Aku memeluknya dengan erat dan


meluapkan semua tangisan yang aku tahan sejak tadi. “ ayo bu… bwak senja pergi


jauh dari tempat ini bawak senja pergi bu…” wanita tua itu hanya merangkul


pundakku dengan erat dan menganggukkan kepalanya pertanda dia sutju untuk


permintaanku.


Setelah kami berjalan di depan semua orang ibu aci


pun berbalik dan berjalan kearah bu laksmi dan menamparnya dengan keras.


PLAK…..


“apa apa an kamu ….?”


“laksmi kamu mungkin lupa siapa aku yang berdiri disini. Aku adalah ATIACI


SUKMA SUBEKTI adik dari ARUMMI SUKMA SUBEKTI dimana laki laki yang kekayaan nya


kamu banggakn itu, laki laki yang kamu rebut dari adikku, kau jangan lupa jati


dirimu yang sebenarnya yang tidak tahu malu merebut tunangan adikku. Ingat kamu


disini berkat adikku yang mengalah untuk melepas rajasa utnuk menikahimu yang


sudah mengandung anak rajasa. Ingat itu kembali laksmi”


Ibu aci pergi pergi dan melangkahkan kakinya meuju


pintu aula tersebut. Sampai ada suara yang yang menghentikan langkah kakinya


“DIAMANA ARUMMI SEKARANG ACI….?”


DEG…….


…****====****====****…

__ADS_1


Sambung besok lagi ya….. jangan lupa vote dan like


ya guys


__ADS_2