Wajahku Tidak Secantik Hatiku

Wajahku Tidak Secantik Hatiku
INFO UPDATE


__ADS_3


"Lihat kakak mu dek, dia hampir menggila ketika kamu mengatakan kamu akan pergi dari rumah ini. Papa tahu adek kaget dengan yang kaka katakan tadi tentang rasa cinta nya ke adek, tapi adek harus tahu dulu kakak sangat menyukai adek dan rela homeschooling demi nunggu adek bangun dari koma selama satu bulan pas adek kecelakaan. Dia memohon sama mama dan papa untuk kakak bisa selalu sama adek."


Aku belum menjawab semua yang papa jelaskan kepada ku, aku banyak menatap kakak dibawah yang berlutut di hadapan mama.


Aku berfikir apakah ini wajar, ketika aku menerima cinta tulus kakak. Apakah aku tidak lancang kepada kakak dan keluarga besar admaja jika aku menerima seluruh kebaikan keluarga admaja serta menjerat kakak kedalam cinta dan hidupku selamanya.


aku berbalik arah menghadap kearah papa dan menatap dengan sangat dalam kedua mata yg sudah menunjukkan usia nya yang tidak mudah lagi.


"Pa... "


sambil ku ambil tangan papa dan menggenggam nya dengan sangat pelan dan halus, aku menahan tangis ku untuk tidak tumpah dihadapan papa yang selalu memberi pelukan ternyaman kepada ku.


"Iya sweetie,.. "


"Katakan, adek mau bicara apa papa akan dengar dan akan selalu menerima semua keputusan adek apapun itu papa dan mama akan selalu mendukung adek. "

__ADS_1


Papa membalas genggaman tanganku dengan lembut dan senyuman hangatnya yg membuat aku tenang serta aman untuk mengungkapkan semua isi hatiku.


"Pa, adek gak mau papa mama dan kakak serta mas dan abang, merasa adek ini kelewatan untuk menerima semua kebaikan keluarga admaja, adek takut kalian semua menganggap adek serakah dan gak tau diri karena menerima cinta kakak. Adek gak mau, adek harus sadar diri kalau adek hanya putri yang beruntung untuk di cintai oleh bidadari yang secantik bunda, dan semua pangeran yang ada di rumah ini. Adek takut adek cuma semua keluarga admaja menganggap adek serakah papa."


Aku mengatakan nya dengan linangan air mata dan bersimpuh di depan papa. Sambil meremas kain bajuku, aku rasanya gak mampu untuk berdiri dan aku merasakan dejavu mengingat bully yang keluarga admaja berikan kepadaku.


Papa ikut bersimpuh dihadapan ku dan menggenggam tanganku serta memeluk diriku dengan air mata yang tumpah tuah juga.


"Maafkan semua kejadian dulu sayang, papa gak bisa melindungi kamu. Kamu harus tahu kalau papa dan semua yg ada disini menerima dan tulus menyayangimu. Kamu bukan benalu ataupun serakah terhadap kami, kamu terbaik untuk kami, kamu pelipur untuk kakakmu. Kamu princess sempurna keluarga admaja, sayang kamu tidak usah memikirkan orang orang yang berbicara kepadamu dek"


aku tidur dipelukan papa dan tidak mengingat semua yang terjadi krpafaku setelah nya. Tapi yang pasti, aku nyaman dan ingin melupakan semua yang membuat aku letih serta merasa tidak dianggap menguap sejenak karena pelukan papa kepadaku.


Keluarga admaja, kadang bisa membunuh ku secara perlahan dan lembut tanpa aku sadari karena didalam nya orang berlomba-lomba untuk mendapatkan keluarga miliyader ini dan kebetulan aku yang beruntung untuk semua itu.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


AKU SUDAH UP UNTUK EPISODE INI 😄😄😄


JANGAN LUPA TINGGAL KAN KOMENTAR DAN LIKE 😘😘🥰🥰


karena itu membuat aku semangat untuk up epidode lagi


.


JANGAN LUPA ikutin IG @senjamerona

__ADS_1


__ADS_2