
"kenapa kamu tidak memberi ijin aku dan putraku bertemu dengan cucuku dan putrinya?"
kakakku hanya menunduk dengan takutnya untuk menatap mata mantan mertuanya.
"apa kamu sengaja membuat dia lupa akan figur keluarga ayahnya?"
wanita lemah itu hanya dapat menatap dengan mata yang berkaca kaca , aku sampai ingin berkata kasar didepan kakakku. dan mengatakan bahwa
"kamu bodoh dan kamu wanita yang lemah"
tapi apalah daya kakakku yang orangnya hanya tong kosong nyaring bunyinya.
sampai aku keluar dari rumah dan menatap tajam mantan kakak iparku itu
"ada apa ini ? , kenapa harus teriak lantang padahal saya masih punya pintu dan kursi untuk duduk dan berkata pelan dan sopan!!!"
jawabku dengan tidak terbawa emosi untuk menanggapi semua amarah ini.
"aku tidak sudi masuk kedalam rumahmu yang penuh uang hutang itu!!!!!, dan juga kakakmu ini tidak sadar diri, memisahkan ayah dari anaknya sendiri. Apa pantas itu bisa di percaya untuk hak asuh anak. dan juga dia itu tidak becus dalam mendidik anak . saya khawatir cucuku jadi orang penipu seperti dia."
__ADS_1
mantan mertuaku seperti murka dan menunjuk wajah kakakku dengan wajah merah padam.
aku sangat emosi mendengar orang terkasihku direndahkan hanya sebuah hutang yang memang mengharuskan dia untuk memilih jalan itu . agar anak dan semua kebutuhan nya tercukupi,.
" sudah cukup ibu ....!!!!!"
sambil ku arahkan tanganku di depan wajahnya.
'sudah cukup saya bilang , selagi saya masih mengingat didalam otak saya tentang tata krama kepada yang lebih tua. pertama, saya akan menjelaskan awal mula hutang itu dimulai apakah ibu sudah menanyakan dahulu kepada putra anda ! apakah dia cukup untuk menafkahi keuangan rumah tangganya.?"
aku sudah tidak tahan melihat kearoganan ibu dan anak ini. mantar mertua kakakku ini menatap anaknya untuk bertanya
" apakah yang dibilang oleh dia bienar? apa kamu kurang menafkahi mantan istrimu dulu?"
aku langsung menimpali lagi dengan kata kata ku yg pedas,
" yang kedua putra ibu selama di persidangan dimana hakim mengatakan tuntuntan hak asuh wali dan hak keuangan dalam membesarkan anaknya , hakim mengatakan tuntutan kakak saya itu bahkan lahir anaknya sebesar RP.2.000.000 anak anda tidak mampu untuk memberikan nominal segitu sedangkan yang anda agung agungkan selama ini tidak ada artinya bagi saya. jadi jangan pernah menyombongkan sesuatu yg tidak kekal karena masih ada langit di atas langit. "
mantan mertua kakakku hanya diam dan dengan muka merah menahan marah dan malu.
__ADS_1
aku pun melangkahkan kaki kedalam kamar untuk mengambil pembukuan pengeluaran selama anak kakakku diusir dari rumah mereka bahkan keluar kata kata kasar dari mulu mereka mengantar kepergian mereka. hingga putri kakakku berumur 11 tahun baik itu makan,uang jajan,uang sekolah aku tulis dengan rapih beserta tanggal dan hari nominal .
"ini adalah bukti dimana aku sebagai wali dari cucu anda mencatatat semua pengeluaran dari smua kebutuhan cucu anda . aku heran dengan anda, anda bilang kakak saya penipu karena banyak hutang nya , tapi itu semua yang memicu untuk hutang adalah anak anda sendiri yang tidak dapat mengkalkulasi semua keuangan kantornya untuk sellu jlan tanpa adanya penurunan profit pda pendapatan kerja. berarti disini yang tidak pantas mengemban hak asuh siapa?"
mantan mertua kakakku hanya diam dan menatap tajam kepada ku .
.
.
.
.
.
JANGAN LUPA LIKE
JANGAN LUPA KOMENTAR
__ADS_1
JANGAN LUPA SUBSCRIBE
JANGAN LUPA BERI GIVE UP ON NEW EPISODE