Wajahku Tidak Secantik Hatiku

Wajahku Tidak Secantik Hatiku
EPS 7


__ADS_3

FLASHBACK Aiko ….


Aku terus mendengarkan ibu tua itu yang menceritakan


kepiluan bayi ini, aku muak dengan orang kaya yang selalu mengedepankan materi


dan membinasakan namanya kemanusiaan meskipun itu darah daging nya sendiri. Maka


mulai itu aku selalu menjenguk bayi itu di nicu bayi, aku sangat menyayangi


bayi ini. Aku melakukan rutinitas ku bekerja setelah jam istirahat aku melangkahkan kakiku di ruangan bayi itu dan menggendongnya, dan menyanyikan lagu anak untuk mengurangi pelik yang dia rasakan.


Sampai dimana bayi mata biru itu sembuh dan pindah di kamar VVIP dimana aku tidak dapat lagi menjangkau untuk menemuinya. Aku sedih


mendengar aku tidak dapat akses untuk menjenguk bayi mata biru itu, tapi aku


selalu berdoa kepada tuhan agar bayi itu sehat dan selalu dalam lindungannya.


FLASHBACK OFF Aiko…..


“anda sudah bisa menyimpulkan bahwa saya tidak mungkin


menyakiti anak asuh saya apalagi itu anak kakak saya. Saya hanya butuh keadilan


dan pengertian bahwa ayah dari ponakan saya tidak memberi kewajibannya kepada


dia. Apa saya salah kalau saya meminta hak seorang anak kepada ayahnya ?...” aku


mengatakan dengan air mata yang luluh ke pipi.


Aku memandang ke depan dan aku tidak ingin dia melihat kerapuhan dalam diriku kepada psikiater ini. Aku ingin dia dapat menilai bahwa

__ADS_1


aku adalah sosok yang mampu untuk melindungi jiwa kecil yang ter dzalimi ini. Aku tak mampu untuk melawan orang orang tidak punya hati ini dan menaruhkan seluruh hidup keluarga ku.


Ku pandang dia dengan mata yang merah “ jika saya memang


orang yang jahat ataupun orang yang tidak tulus untuk menyayangi… maka akan


peka hati anak kecil itu jika kita dekati dengan hati yang kurang tulus dan


bermaksud kurang baik apalagi menyalahgunakan untuk dal yg dzolim maka dia akan kerasa dan kurang merasa aman kepada kita. Kalau memang saya seperti itu maka anak anda tidak akan tenang dalam dekapan saya, padahal perasaan bayi lebih peka terhadap ketulusan orang wanita. Maka anda dapat menilai bahwa saya


tulus dan memang semata ingin mengingatkan hak ponakan saya. Tapi malah mereka


membalikan semuanya dengan uang dan fakta bahwa kami yang salah sampai kakakku


jatuh sakit dan stres berat, bayangkan anak yang dikandung selama 9 bulan tapi dia dipisahkan oleh mereka dengan uang yang dapat menutup pintu keadilan untuk seorang anak dan ibu. “


Tuan arkana hanya menatapku dengan mata yang sudah melelehkan air matanya. Dan dia hanya mengatakan


“ aku akan ada untuk kalian dan akan


sakit dan merasa sendiri”


POV ARKANA


Aku merasa malu kepada gadis kecil ini, dia tidak malu dan


berani untuk mengakui dan menyandangkan namanya untuk anak kakak nya padahal


itu bukan anak kandungnya sendiri, hatiku rasanya di terpa angin segar ketika


dia membicarakan bagaimana sosok putraku tapi berbeda ketika orang rumah yang

__ADS_1


mengatakan tentang putraku aku langsung emosi dan marah  langsung.


Tuhan apa dia wanita kecil yang mengubah hatiku yang keras akan


masa laluku dan menghapus ketidak adilan terhadapku dan keinginan hatiku. Tapi


aku akan sedikit egois tuhan untuk meminta padamu bahwa aku ingin dia selalu


ada untukku dan selalu bersamaku. Jangan jauhkan dia dariku tuhan.


SATU Minggu Kemudian….


Sampai adanya hasil dari masalah pengadilan dimana dimenangkan dengan hak asuh tetap berada di kakakku dan perwalian kembali padaku, entah aku bingung bagaimana bisa dari perseteruan yang sudah tidak mungkin aku menangkan tapi allah swt memberikan kemudahan yang sangat tak kusangka. Dimana itu dimulai dari tangan seorang arkana.


Ya aku sudah lebih mengenal arkana lebih dekat karena adanya pemantauan dari pengadilan. Yang mengharuskan untuk bertemu untuk konseling keluarga, serta dia membawa bayi mata biru itu, aku senang sekali kedatangan bayi iko.


Aku sekarang lebih mengenal seorang arkana yang awalnya dingin dengan semua perilaku tetapi dia lebih hangat dengan orang yang memang membuat lebih nyaman dan berarti. Aku sangat bersyukur ada arkana didalam masalah rumit ini.


“aku membawa baby blue kepadamu, dan dia selama perjalan ke rumahmu dia sangat antusias dan selalu tersenyum ketika didalam mobil tadi. Dan juga aku mau berterimakasih kamu membuka mataku yang buta ini agar dapat menerima putra malaikat yang selama ini aku sia sia ( Dan memberi  harapan bahwa anakku adalah hal yang baik dan selalu ada senang dan membahagiakan orang disekitarnya “


.


.


.


.


JANGAN LUPA LHHHHE


JANGAN LUPA KOMENTAR

__ADS_1


JANGAN LUPA SUBSCRIBE


JANGAN LUPA GIVE UP ON NEW EPISODE


__ADS_2