Wajahku Tidak Secantik Hatiku

Wajahku Tidak Secantik Hatiku
EPS 14


__ADS_3

EPS 14


Kenapa kami yang kalian hakimi dan kalian caci,sedangkan kami harus menempa hati kami agar tidak retak dengan kata kata kalian dan hinaan kalian. Jika aku boleh memilih aku tidak mau dilahirkan dengan hal


seperti ini. Aku ingin memilih dilahirkan yang sama dengan kalian. Aku juga manusia, yang bisa sakit dan rapuh. Bahkan teman temanku yang kerja disini tidak pernah mempermasalahkan status ini, aku bereterimakasih kepada kalian semua teman temanku, untuk semuanya kalian tidak pernah maliu tidak pernah perhitungan ketika aku membutuhkan bantuan kalian. Terima kasih teman teman.


Dan untuk ibu laksmi, ingat kata kata saya anda pun terlahir dari seorang rahim wanita, bahkan putra anda lahir juga dari anda sendiri yaitu seorang wanita. Jika anda menghina ciptaan tuhan yang seorang


wanita juga berarti anda mendai diri dendiri sebagai wanita yg anda sebutkan


tadi. Saya akan pergi dari putra anda dan taka akan kembali lagi sampai maut pun yang mepertemukan maka saya memilih maut untuk itu semua.”


Aku pun melanglkahkan kakiku di depan seorang ibu yang menunggu hingga tangisan yang begitu pilu. Aku memeluknya dengan erat dan meluapkan semua tangisan yang aku tahan sejak tadi.


“ ayo bu… bwak senja pergi jauh dari tempat ini bawak senja pergi bu…”


wanita tua itu hanya merangkul pundakku dengan erat dan menganggukkan kepalanya pertanda dia sutju untuk permintaanku.


Setelah kami berjalan di depan semua orang ibu aci pun berbalik dan berjalan kearah bu laksmi dan menamparnya dengan keras.


PLAK…..


“apa apa an kamu ….?”


“laksmi kamu mungkin lupa siapa aku yang berdiri disini. Aku adalah ATIACI SUKMA SUBEKTI adik dari ARUMMI SUKMA SUBEKTI dimana laki laki yang kekayaan nya kamu banggakn itu, laki laki yang kamu rebut dari adikku, kau jangan lupa jati dirimu yang sebenarnya yang tidak tahu malu merebut tunangan adikku. Ingat kamu disini berkat adikku yang mengalah untuk melepas rajasa utnuk menikahimu yang


sudah mengandung anak rajasa. Ingat itu kembali laksmi”


Ibu aci pergi pergi dan melangkahkan kakinya meuju pintu aula tersebut. Sampai ada suara yang yang menghentikan langkah kakinya


“DIAMANA ARUMMI SEKARANG ACI….?”

__ADS_1


DEG…….


Pov Ibu Aci


Suara itu….


suara yang yang tidak aku ingin dengarkan lagi dari bibir laki laki brengsek yang membunuh adikku. Seakan aku ingin menghancurkan kepalanya untuk saat ini. Dan melampiaskan kebencian dari rasa benci adikku. Biarlah aku yang membalaskan untuk itu, aku memang bersumpah kepadanya agar tidak mempertumakan dia dengan putri nya. Anggaplah aku egois dan berdosa memisahkan putri dengan ayah kandungnya. Biaralah dosa ini aku yang menanggung sampai mati.


OFF POV BU ACI


“dimana rumi sekarang….?” Sambil mengejar langkah bu aci  yang akan menuju pintu aula tersebut.


“jawab pertanyaanku…?” sambil memegang tanganku untuk menahan langkah bu aci, sampai aku dulu membuka pintu aula kembali dan melihat mereka saling berpegangan tangan. Aku heran dengan wajah bapak ini kenapa mirip sekali dengan ayahku.


Ibu aci langsung menoleh kepada pria berdarah amerika tersebut, dan  mentap dia sambil


berbicara dengan sadisnya,


“bu…. Ayo kita pulang, senja gak papa, ayo,,,…. Senja akan pergi dari pandangan orang prang ini untuk selamanya.!!!”


Sambil memegang pundak bu aci, dan menggiring nya untuk keluar dari aula itu. Aku tak mengerti


kenapa pria itu menanyakan tentang ibuku, padahal didalam suratnya tidak memberitahukan bahwa ada pria selain ayahku.


“ arummi pergi karena dia selingkuh dari aku aci, kalau perlu aku ingatkan lagi.” Sambil berteriak lagi kepada kami. Aku pun memegang tangan ibu untuk menormalkan amarahnya. Dan aku pun berbalik badan dan


menatap mata pria itu.


“ atas dasar apa tuan mengatakan seperti itu, apa tuan sadar dan memiliki bukti untuk membenarkan itu semua, bahwa ibu kandung saya seperti itu.?”


Aku mengatakan sambil berair mataku, dan aku berjalan mendekatkan diri dihadapannya.

__ADS_1


“apa wajah senja, kurang membuktikan bahwa senja lahir dari mani hina anda, senja kecewa ketika bertemu dengan anda, maka akan menjelaskan dari pandangan anda bahwa saya senja anak dari arummi yang sangat


mencintai ayahnya,”  aku berjalan mundur dari hadapannya.


“putriku…. Jangan pergi, aku berdosa sangat berdosa saat ini sampai tidak mengenali darah dagingku,” sambil syok dan bersimpuh di


belakangku.


“ anda tidak perlu bersimpuh di hadapan saya, yang seperti kata mereka saya hanya anak haram yang tidak diinginkan oleh ayahnya, dan sial nya…. Ayah saya mendukungku dan melihat tontonan ini, padahal adanya hal seperti ini berasal dari dia sendiri, dan mengantui senja mulai kecil. “ sambil menangis dihadapannya. Dia hanya menggelengkan kepala untuk aku tidak mengatakan itu semua.


“ibuku memang selalu benar didalam surat suratnya untuk tidak berurusan dengan ayah kandungku ataupun keluarganya, dan itu sudah terbukti dari perilaku anda, dan untuk terakhir kalinya, senja akan mengatakan


sedikit rasa yang senja ingin ungkapan untuk ayah senja, senja tidak membenci anda, dan senja tidak akan mengatakan kenapa anda tidak menengok senja, karena itu sudah anda kemukakan di depan kata kata anda. Terima kasih sudah menorehkan luka yang lama menggerogoti hati dan pemikiran saya, yang membuat saya tidak yakin dan tidak mau menjalin semua hubungan dengan seorang laki laki. Tapi jangan khawatir saya akan pergi dan membawa aib dan luka ini untuk tidak mempermalukan anda di depan orang penting ini. Dan satu lagi jangan pernah muncul dan mencariku lagi, karena namaku juga sama mati bersama ibuku. Selamat tinggal. Ayah…”


Aku pun meninggalkan aula tersebut sambil menggandeng tangan ibuku, dan turun ke lantai dasar, aku tidak perduli nantinya ayahku itu akan murka ataupun membenciku lagi, ataupun tidak akann menemuiku


lagi aku tidak perduli. Yang aku fikirkan saat ini pergi meninggalkan kota ini untuk waktu yang lama dan memulai dengan hari dan suasana yang baru. Sampai kami menulusuri jalan yang sudah larut dan dingin ada mobil yang menghadang kami, untuk memberi kami tumpangan.


Aku dan ibu akhirnya naik mobil itu saat tahu bahwa orang orang suruhan ayah untuk mengejar kami. Dan dengan cepat kami masuk dan melarikan diri. Dan kami langsung pulang dan mengemasi semua barang barang kami untuk pergi dari kota ini.


Kamipun ditolong oleh orang yang memberi kami tumpangan dan memberi kami tempat tinggal di kota B nantinya, aku cepat cepat pergi dan membawa semua keluargaku untuk ikut bersamaku. Sampai kami di tempat tranpotasi untuk menaiki kapal besar, dan pergi jauh dari kota ini.


Aku pun duduk di kabin kapal untuk melihat pemandangan malam dan mengingat kembali arkana dan baby aiko, aku akan berjanji untuk tidak bertemu dengan mereka lagi sampai kapanpun.


“mas arkana,… aku berjanji untuk tidak mempermalukan kamu, dan menyakiti kamu, aku tidak marah kepada kamu tentang malam ini, dan aku akan berjanji jika nantinya akan tumbuh anakmu didalam perutku, maka aku akaan merawatnya, dan membesarkannya. Kamu jangan khawatir aku akan merahasiakan siapa dirimu nantinya. Dan tidak akan meminta per tanggung jawabanmu terhadapaku. Terima kasih sudah memberika sedikit kepercayaan terhadap seorang laki laki.”


yeah.... aku balik lagi guys, .....


jangan lupa untuk vote dan komentar serta like ya,.....


sehat selalu guys, tetap jaga protokol .

__ADS_1


__ADS_2