
kamar kaeisha sekarang sangat berantakan bahkan sudah hampir hancur semua karena ulah kaeisha. darah di tangannya bahkan banyak mengalir. ia tidak peduli dengan darah yang terus mengalir, saat ini yang ia rasakan ketakutan masa lalu. ia terduduk di lantai ketakutan dan menangis
kekacauan yang dibuat oleh kaeisha bahkan terdengar oleh seluruh keluarga nya. membuat mereka pergi ke kamar kaeisha, kaevin yang mendengar duluan suara itu ia pun ingin membuka pintu kamar kaeisha tapi dikunci.
" dek,buka pintu nya dek" teriak kaevin
tok tok tok tok
" dek buka pintunya" perintah kaevin
tak lama kemudian mommy dan Daddy nya datang bersama para pelayan.
" sayang, buka pintunya sayang, mommy mohon sayang" momy sambil mengendorkan pintu.
" buka sayang, Daddy mohon" Dady meminta
karena tidak ada suara di balik pintu, mereka langsung mendobrak pintu sekuat tenaga agar bisa terbuka. setelah berapa menit usaha untuk mendobrak pintu kamar kaeisha, akhirnya terbuka juga
brakk
pintu terbuka
" sayang..." suara mommy terhenti melihat kamar kaeisha berantakan, dan bahkan kaca pun berserakan di mana-mana. mereka melihat nya pun juga terkejut.
" sayang, astaga apa yang terjadi??? " mommy sedih melihat anak perempuan nya menangis ketakutan.
__ADS_1
para pelayan mulai membersihkan jalan agar para tuannya bisa mendekati nona muda nya . lantai kamar itu berserakan barang-barang dan pecahan kaca.
mereka mendekati kaeisha
" sayang, ada apa??? Hem, apa yang terjadi???, kenapa begini" ucap mommy cemas.
kaeisha hanya menangis ketakutan,ia tidak mendengar apa yang dikatakan orang sekitarnya.
" adeknya kakak jangan kayak gini dong, jangan bikin khawatir" ucap kakak.
" sayang bangun dulu ya" bujuk Daddy.
kaeisha tidak peduli apapun yang dikatakan keluarga nya. karena tidak ada pergerakan, akhirnya kaevin pun mengendong kaeisha dan meletakkan nya di tempat tidurnya.
mommy melihat putrinya seperti itu ia sangat sedih, karena mereka tau apa penyebab anaknya seperti itu. sang Daddy hanya diam menatap sedih anaknya. sang kakak ikut merebahkan diri di samping kaeisha dan memeluknya, karena adiknya gemetaran ketakutan. Tak menunggu lama akhirnya kaeisha tertidur didalam dekapan kakaknya.
" jagain adek ya kak???, kalau ada apa-apa panggil mommy dan Daddy ya???" ucap mommy dan Daddy hanya mengangguk
" iya mom, iya dad, nanti kalau ada apa-apa kakak kasih tau kok, mom dan dad tidur aja, kakak akan tidur di sini buat jagain adek"
" baiklah kalau gitu (mencium anak-anaknya) , mom balik kamar ya sayang"
" iya mom dan selamat malam momy dan Daddy"
" malam juga sayang" ucap mommy dan Daddy barengan.
__ADS_1
clik
pintu tertutup, kaevin memandang wajah adiknya, ia sangat sedih. Tak lama kemudian kaevin pun juga tertidur.
skip pagi hari
kaeisha membuka matanya dan melihat kakaknya yang memeluknya. ia menatap kakaknya sebentar setelah itu ia bersiap-siap untuk mandi, setelah selesai ia pun membangunkan kakaknya.
" kak ,ayo bangun udah pagi loh, nanti telat ke sekolah nya" sambil menggoyang-goyangkan tubuh kakaknya. setelah ada sedikit usaha akhirnya kakaknya bangun.
dia duduk dan langsung berdiri di depan adiknya dan
cup cup
mencium kening dan bibir kaeisha
" pagi kesayangnya kakak"
" pagi, mandilah dan kita sarapan"
" iya sayang" ucap kaevin dan beranjak pergi ke kamarnya dan bersiap-siap.
skip sekolah
dari rumah maupun di sekolah kaeisha hanya diam, bahkan tidak mengeluarkan suara, hanya hem dan gelengan kepala kepada teman-temannya.
__ADS_1
diamnya kaeisha membuat Geri, laki-laki yang terkesan dingin memperhatikan nya. baginya ada sedikit aneh pada kaeisha. Bahkan kaeisha di kelas pun hanya diam dengan tatapan kosong dan tidak mendengar apa yang dijelaskan oleh guru.