
ace yang sudah sembuh dan ujian di sekolah sudah selesai dan ya, kaeisha sudah mengikuti ujian susulan dari rumah. ia tidak bisa mengikuti ujian secara langsung karena banyaknya pekerjaannya membuatnya ia tidak bisa bersekolah .
tok tok tok
ketukan pintun membuat ace, geri dan kaeisha teralihkan dari apa yang mereka lakukan.
geri bangun dari tempat duduknya untuk melihat siapa yang mengetuk pintu pada malam hari ini.
cklek
pintu terbuka menampilkan kaevin dengan senyuman di wajahnya.
" oh kamu vin, ayo masuk"
" kok ada dia" tunjuk kaevin pada ace yang duduk di sofa di depan tv.
" aku tinggal di sini", jawab ace
" kok bisa? jadi selama ini kamu tinggal di sini ya", kaevin yang marah.
" baru berapa hari kok, dia lagi sakit", jawaban geri tak terduga.
" kamu kok biasa aja liat ace ada di sini" heran kaevin
" emang apa masalahnya, dia hanya menginap tidak melakukan hal yang tidak senonoh kan?"
kaevin tercengang saat mendengar perkataan geri yang tidak terlalu peduli dengan keberadaan ace yang tinggal serumah, dan merasa tidak terusik dengan kedatang ace.
" katakan" ucap kaeish dingin
huft
kaevin hanya menghembuskan nafas dengan rasa kecewa, karena adiknya melihatnya dengan tatapan dingin, ia duduk di sofa
" 2 hari lagi kan ada acara di rumah, jadi mami minta kalian menginap di rumah mulai besok" ucap kaevin
" emangnya acara apa vin?" tanya geri
" ulang tahun pernikahan mommy dan daddy" kaevin tersenyum
" baikl......"
__ADS_1
" tidak bisa" ucapan geri terpotong dengan suara dingin kaeisha
mereka melihat kaeisha secara bersamaan,
kaevin terkejut dengan penolakan adiknya
" kenapa tidak bisa?" tanya kaevin dengan heran, terkejut dengan adiknya tidak bisa ikut membuatnya bertanya-tanya.
" kami akan berbulan madu" dengan dingin kaeisha menolaknya.
" apa? " mereka terkejut dengan apa yang dikatakan oleh kaeisha.
" kok dadakan? , kamu nggak lupa sama acara di rumah kan dek?" tanya kaevin yang masih dengan keterkejutannya.
" tidak bisa ya tidak bisa" kaeisha hanya tidak ingin ditanya lagi
" dek......" kaevin masih membujuk adiknya dengan lembut
" udahlah vin, kaeisha lagi menahan amara sekarang" ucap ace yang sedari tadi diam
geri masih dengan keterkejutannya dengan apa yang disampaikan istrinya.
tidak menyangka dengan apa yang ia dengarkan.
" ini sudah lama aku rencanakan, jadi tidak bisa di tunda lagi. kapan lagi harus pergi. sebentar lagi akan kelas 3" jelas kaeisha dengan dingin
" aku tahu tapi, ah sudahlah. itu terserah kalian" kaevin yang menyerah.
" apa tidak bisa di tunda aja dek?, kamu kan tahu kalau ada acara di rumah" bujuk kaevin lagi
kaeisha hanya diam tidak memperdulikan apa yang dikatakan oleh kakaknya,
kaeisha hanya berlalu dari hadapan kakanya.
geri hanya mengangkat bahu saat kaevin melihat kearahnya.
" baiklah kalau begitu, aku pamit pulang dulu" ucap kaevin sambil keluar dari apartement adiknya.
setelah kaevin pergi kaeisha kembali ke ruang tengah dan menghampiri ace
" ayo istirahat, besok kita mau berangkat" ajak kaeisha pada ace, ia hanya ingin mengantar ace tidur
__ADS_1
" baiklah" ace hanya menurut saat ditarik kaeisha ke kamar.
" aku mengantar ace dulu" ucap kaeisha tanpa memalingkan tatapannya
geri yang mendengarnya hanya mengangguk sambil tersenyum.
cklek
pintu tertutup dan kaeisha menghampiri geri yang masih menunggunya di sofa.
geri berdiri dan menghampiri kaeisha yang sudah keluar dari kamar yang ace tempati.
" ayo tidur" dengan lembut kaeisha memegang tangan geri untuk mengajaknya tidur.
geri dan kaeisha mulai berbaring di tempat tidur dan saling berhadapan, tanpa ada yang berbicara
" kenapa dadakan, kan bisa selesai acarnya mommy sama daddy" geri yang memulai pembicaran dan berusaha membujuk istrinya. walaupun geri senag dengan rencana kaeisha.
" kalau tidak bisa besok kapan lagi?" tanya kaeisha
" sesudah acara di rumah orang tua kamu gimana" tawar geri
" tidak bisa, 2 hari lagi aku akan menghadiri pernikahan disana, jadi tidak bbisa ditunda" jelasnya
" siapa?" penasaran geri
" nanti kamu akan tahu, karena itu aku tidak bisa menundanya. kalau kamu tidak ingin ikut aku akan pergi sendiri" ucap kaeisha dengan senyuman
" aku akan ikut, tapi kita belum pamit sama orang tua kita" binggung geri
" besok pagi-pagi kita kerumah orang tua kamu"
" mommy dan daddy?"
kan sudah disampaikan oleh kak kaevin"
" baiklah" geri mengalah
" tidur-tidur, besok kita berangkat pagi-pagi"
geri dan kaeisha mulai memejamkan matanya .
__ADS_1