
sebelumnya
***Geri POV
'ternyata begini ya kalau punya istri, semuanya di urus istri' batinku saat melihat istriku Kaeisha sedang memasak apa yang aku pinta tadi, bahkan senyumku tidak lepas melihat Kaeisha yang ke sana sini mencari bahan untuk memasak.
lanjutannya•••••••
melihat dia yang telaten dengan apa yang ada di depannya membuat aku tidak bisa berpaling saat melihat dia yang ada di depanku, wajahku bahkan selalu menampilkan senyum yang lembut, tatapan yang dalam seakan melihat sesuatu yang tidak akan bosan melihatnya dan jantung yang terus menerus berdetak kencang, bahkan hatiku seperti ada bunga- bunga yang bermekaran ( canda mekaran) .
" apa kamu ingin masakan yang lain, maksud ku seperti sayur atau sup?" tanya dia tanpa melihat aku yang ada dibelakang nya.
" tidak. aku hanya ingin makan itu saja" jawabku
" baiklah" ucapnya
saat dia yang sudah selesai dengan apa yang dia masak, dia membalikkan badannya menghadap ku dengan wajah yang cantik tapi jangan lupa dengan wajah datarnya tapi tidak sedatar sebelumnya.
tuk
piring yang berisi ayam rica rica Padas manis tersaji di meja makan dihadapanku dan aromanya yang membuat nafsu makanku seakan naik saat mencium aromanya.
" wanginya aja udah enak apalagi rasanya ya, nggak sabar." ucapku sambil tersenyum saat melihat istriku yang sedang melepaskan celemek yang melekat di tubuhnya.
" coba dulu baru komentar bisa aja nggak enakkan." ucapnya setelah selesai melepas celemek itu.
" apa ingin makan dengan nasi juga?"
" tidak mungkin tidak enak masakan mu adalah yang terenak."ucapku membantah apa yang dia ucapkan barusan.
__ADS_1
" iya aku pengen pakai nasi, rasanya aku semakin lapar saat melihat masakan mu" ucapku dengan tidak sabar mencicipi makanan ini.
saat aku berkata begitu, ia langsung mengambil nasi dan duduk di kursinya dan mengambil piringku dan mengisi nasinya baru meletakkan apa yang dimasaknya tadi baru meletakkan piring yang sudah berisikan makan dan meletakkan nya di depanku.
" terima kasih" ucapku
" hemm" balasnya dan juga mengambil untuknya juga lalu kami makan , dan hanya keheningan saat kami makan.
meski dia tidak banyak berbicara, aku sangat senang apa yang dia lakukan padaku sedari tadi.
' semoga selalu seperti ini' ucapku dalam hati.
Geri POV end
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
Kaeisha POV
Dia yang meminta dibuatkan ayam rica-rica pedas manis itu membuat ku langsung menyetujuinya, karena saat aku menyetujui apa yang dia inginkan itu rasanya aku tidak terlalu mengabaikannya.
Bertanya apa ingin yang lain dari makanan tersebut tapi dia hanya ingin itu saja membuat aku sedikit menyesal terkadang mengabaikannya selama ini.
Aku tau mungkin aku terlalu banyak berpikir aneh, aku merasa selama memasak dia seperti memperhatikan aku sedari masak sampai aku selesai.
mengambilkan makanan nya itu sedikit mengurangi rasa bersalah ku.
meski aku membiarkan dia mengejar hatiku yang belum tentu terbuka untuknya tapi aku masih membiarkan dia berharap dan semoga aku membuka hatiku untuknya.
Kaeisha POV end
__ADS_1
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
Mereka berdua menikmati makan dengan hening tanpa ada yang ingin berbicara,
setelah selesai Kaeisha ingin membereskan piring mereka berdua, tapi sebelum Kaeisha memegang piring,
" terima kasih atas makanannya" ucap Geri tersenyum lembut sambil menatap Kaeisha
" iya sama-sama" Kaeisha menjawab dengan tangan yang langsung memegang piring dan membawanya untuk di cuci. Meski Kaeisha tidak melihat Geri ia tau jika Geri akan tersenyum kepadanya, dari mana ia tau itu karena dari suara Geri yang lembut dan ada kehangatan di suara itu.
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
di tempat lain
" AKU TIDAK PEDULI KAK, AKU INGIN DIA MERASA MENYESAL UDAH BUAT AKU MALU. AKU NGGAK TERIMA KAK. TERSERAH APA YANG INGIN KAKAK LAKUIN BUAT DIA MALU ATAU APA TERSERAH" teriak gadis itu dengan marah
" ok ok ok, jangan teriak bisa kan. Emang siapa yang buat kamu marah kayak gini sih?" ucap kakak gadis itu dengan heran.
" foto nya ini, buat dia menyesal" ucap gadis itu sambil memperlihatkan foto di ponselnya.
" cantik orangnya ya, buat jadi mainan boleh nih" kakak gadis tersebut sambil membayangkan gadis itu dimainkan olehnya.
" meskipun dia cantik tapi dia itu dingin orang nya" balas gadis itu kesal mengatakan bahwa gadis itu dikatakan 'cantik' oleh kakaknya.
" bukanya yang susah didapatkan itu lebih menggoda ya" ucap laki laki itu mulai terbuai dengan gadis yang ada di foto itu.
" terserah kakak mau lakuin dia kaya gimana, yang penting balas dendam aku tercapai ha ha ha ha " tertawa gadis itu senang membayangkan balas dendam nya terwujud.
" ok adik kakak tersayang" laki laki tersebut tersenyum senang dengan membayangkan gadis di foto itu sudah didapatkannya.
__ADS_1
next.