WANITA CANTIK YANG DINGIN

WANITA CANTIK YANG DINGIN
SADAR


__ADS_3

Meskipun kaevin marah dengan Geri, karena Geri lah yang membuat adiknya seperti itu, ia tidak bisa berbuat apa-apa. Nasi sudah menjadi bubur, hal itu sudah terjadi dan tidak bisa di ulang lagi.


sekolah


rencana kaevin hari ini, ia akan ke rumah sakit dan di ikuti para sahabatnya, terutama Geri. ia benar-benar merasa bersalah.


saat ini mereka di kelas, karena guru hanya memberi catatan. karena guru yang mengajar sedang sakit.


" Lo mau ke rumah sakit kan Vin???, gue ikut ya???" ucap Geri


" oh, boleh kok" jawab kaevin


" gue boleh juga ikut nggak???" tanya ferdo


" boleh kok, asalkan nggk terpaksa aja" kaevin


" gue nggak kepaksa kok, gue juga mau liat adek Lo, dan sebagai teman kelasnya juga sih" ucap ferdo sambil tersenyum


" iya iya" kaevin.


Saat mereka sedang berbicara masalah mau menjenguk kaeisha, kebetulan sekali Nana dan Liana juga mendengarnya. mereka pun mendekati kaevin dkk.


" kak kaevin" ucap Nana dan Liana


" ya???" kaevin


" kita juga mau ikut ya, boleh ya ya ya" ucap Nana


" iya kak, kami ikut juga ya" ucap Liana


" iya iya, boleh kok" ucap kaevin sambil tersenyum


" nanti waktu pulang bareng ya kak???" Nana


" iya"kaevin


setelah itu Nana dan Liana kembali ke mejanya dan menulis lagi. waktu akhirnya berlalu akhirnya mereka pun pulang.


di rumah sakit


hari ini adalah hari waktu menjenguk kaeisha, Ken yang baru sampai pun langsung pergi ke rumah sakit tanpa mempedulikan keadaannya yang baru saja sampai dari London ke Indonesia. Ia melajukan mobil yang anak buahnya bawa yang bekerja di perusahaan untuk menjemputnya, ia menyuruh untuk pergi ke rumah sakit. Selama perjalanan Ken hanya diam di dalam mobil, ia sangat gelisah dengan kondisi kaeisha. Meskipun dokter bilang bahwa kaeisha sudah jauh lebih baik dari sebelumnya, tetapi ia masih cemas dengan keadaan kaeisha.

__ADS_1


setelah sampai di depan pintu rumah sakit, ia membuka pintu mobil dan langsung pergi ke ruangan kaeisha. ia berjalan terus saja hingga ia telah berada di depan pintu ruangan kaeisha. para bodyguard yang bertugas menjaga kaeisha,memberi hormat kepada Ken, mereka sangat tau siapa yang mereka hormat ini. di adalah sekretaris Ken, tangan kanannya kaeisha dan orang yang sangat berpengaruh besar pada perusahaan, mau di Indonesia ataupun London, bahkan di seluruh dunia.


cklek


Ken masuk ke ruangan kaeisha, ia melihat kaeisha yang masih terbaring dengan berbagai macam alat di tubuhnya. Ken mendekati kaeisha dan duduk di kursi samping kaeisha. ia menatap kaeisha sedih. ia tidak menyangka sudah 2 bulan kaeisha belum juga sadar.


" nona apa mimpi anda sangat indah, sampai-sampai anda tidak bangun juga(ken menunduk sedih), apa di sana sangat indah di bandingkan di sini, saya mohon nona cepat bangun, saya,Han dan keluarga nona dan sahabatnya nona menunggu nona sadar" ucap Ken lirih.


saat Ken ingin melanjutkan bicaranya, hal itu bertepatan dengan


cklek


pintu terbuka, menampilkan wajah kedua orang tua kaeisha. mereka tidak bisa tenang hari ini, mereka ingin cepat-cepat datang menemui anaknya. Hal itu membuat mereka terkejut melihat Ken yang duduk di samping kaeisha. Ken pun beranjak dari duduknya,dan memberi hormat kepada orang tua kaeisha.


" anda siapa???, apa yang kau lakukan disini???" tanya mommy kaeisha


" mohon maaf nyonya dan tuan, perkenalkan nama saya Ken, saya adalah orang yang pernah menyelamatkan nona kaeisha dulu, saya sering menanyakan kabar kepada nona, tapi saya mendengar bahwa nona di rumah sakit. jadi saya menemuinya, maaf atas kelancangan nya. saya mohon maaf ( menundukkan kepalanya)" ucap Ken


" jadi kau adalah orang yang sudah menyelamatkan anakku dulu, terimakasih sudah menyelamatkan anakku dan mohon maaf atas ketidak sopan saya" mommy kaeisha.


" lebih baik kita duduk dulu sambil bicara, apa bisa???" Daddy kaeisha


" bisa tuan, nyonya" Ken


" oh iya, saya benar-benar berterima kasih kepada Anda karena sudah menyelamatkan anak perempuan kami, kami benar-benar berterima kasih" ucap mommy kaeisha


" saat orang membutuhkan bantuan pasti saya akan menolongnya (Ken merasa tidak enak, padahal yang menyelamatkan kaeisha adalah Han)" Ken sopan


" lalu kenapa anda langsung pergi saat anda sudah menghubungi kami, kami terus mencari anda"ucap Daddy


" saya hanya menolong dengan ikhlas bukan untuk minta balasan" Ken


" oh begitu, sekali lagi kami berterima kasih" Daddy.


saat mereka melanjutkan obrolan mereka tiba-tiba


cklek


pintu terbuka, menampilkan kaevin dkk dan sahabatnya kaeisha. mereka melihat asing Ken, tapi mereka tetap mendekati mereka.


" mom, dad, kok mommy dan Daddy udah datang " ucap kaevin

__ADS_1


" Tante ,om siang" ucap sahabatnya kaeisha dan kaevin


" siang " ucap mommy dan Daddy barengan


" mommy dan Daddy mau liat adek, mommy kangen, kalian baru aja pulang" mommy


" iya mom" ucap kaevin mewakili sahabatnya. para sahabatnya hanya mengangguk.


kaevin mendekati kaeisha yang masih belum juga sadar, dan duduk di kursi samping adiknya, sahabatnya duduk di sofa yang sudah di sediakan di ruangan itu. kaevin pun menoleh ke arah Ken, ia merasa asing dengan laki-laki itu.


" anda siapa???" tanya kaevin


" dia adalah orang menyelamatkan adek dulu kak, dia bilang baru ada waktu menjenguk adek sekarang, dengan juga adek sering menghubunginya" jelas Daddy.


" saya Ken tuan muda" Ken memperkenalkan diri


" saya kaevin, kakaknya kaeisha" balas kaevin


Ken hanya menunduk hormat.


kaevin pun melihat adiknya dan mengusap tangan adiknya. mereka mengobrol dengan orang tuanya. kaevin terus menatap wajah adiknya yang belum juga bangun. saat kaevin meletakkan tangan kaeisha di pipi kaevin tiba-tiba tangan kaeisha bergerak, hal itu membuat kaevin terkejut


" sayang, kamu Sudah Bagun( kaevin sedih), kakak sangat merindukan mu," kaevin mencium kening dan bibir kaeisha


para keluarga dan sahabatnya sangat bahagia mendengar bahwa ada pergerakan dari kaeisha, kaevin pun memanggil dokter. dokter pun datang dan memeriksa kondisi kaeisha, setelah selesai dokter mendekati keluarga kaeisha.


" selamat tuan dan nyonya, nona muda sepertinya akan sadar beberapa menit lagi, setelah itu ia akan pulih" ucap dokter tersenyum. ia juga senang dengan kondisi kaeisha yang mulai membaik dan penyakit kankernya mulai stabil.


" terimakasih dok" ucap mommy


" baiklah kalau begitu saya permisi" dokter pun pergi dari ruangan kaeisha. tak berapa lama dokter pergi, kaeisha membuka matanya perlahan, ia merasa silau pencahayaan ruangan itu, ia terus mengerjap-ngerjap mata sampai ia mulai melihat dengan jelas.


kaevin pun langsung mendekati kaeisha dan memegang tangan kaeisha dan menciumnya dengan derai air mata


" sayang hiks kamu, hiks kamu akhirnya Bagun juga, aku hiks aku sangat merindukan mu hiks" air mata kaevin mengalir, ia sangat bahagia bahwa adiknya sudah sadar


" akhirnya kamu bangun sayang hiks hiks hiks mommy sangat merindukan mu" bahagia dengan air mata mommy


" Daddy juga merindukan mu sayang" Daddy mengelus kepala kaeisha.


para sahabatnya hanya diam dalam tangis bahagia, melihat kaeisha sudah sadar. sahabatnya kaeisha menangis sambil memeluk bahagia melihat kaeisha sudah sadar. Geri merasa beban yang ia pikul sudah terlepas dari pundaknya, saat melihat kaeisha sadar. ferdo sedih campur bahagia melihat keluarga sahabatnya melihat kaeisha sudah sadar.

__ADS_1


next


__ADS_2