WANITA CANTIK YANG DINGIN

WANITA CANTIK YANG DINGIN
MENUJU HARI H


__ADS_3

Cafe K


kaeisha dan Geri sudah sampai di cafe K. saat memasuki cafe, para karyawan cafe melihat kedatangan kaeisha. hal itu membuat mereka ingin menyapa kaeisha tapi dengan cepat kaeisha mencegahnya. kaeisha dan Geri sudah mendapatkan tempat duduk. Geri memanggil karyawan cafe, mereka yang dipanggil pun mendekat.


" mau pesan apa??" tanya Geri


" kopi " ucap kaeisha singkat karena karyawannya sudah tau apa saja pesanan kaeisha.


" cuma itu doang(kaeisha hanya mengangguk), makannya nggk??(kaeisha menggeleng), aku juga sama pesenanya dengan teman saya" ucap Geri kepada pelayan cafe tersebut. pelayan cafe tersebut pergi dari tempat kaeisha dan Geri berada dan tak lama kemudian pesanan mereka tiba.


" apa yang ingin diomongin??" tanya kaeisha langsung, saat Geri sedang meminum kopinya.


" kita sebentar lagi akan menikah, jadi aku mohon, kalau gue ingin kita Bagun perasaan kita dengan berteman terlebih dulu baru kita ke hubungan yang lebih serius, apa Lo mau" ucap Geri sedikit ragu dengan wajah datar kaeisha.


" iya" kaeisha


" jadi gue mau kalo kita panggilannya Lo gue jadi aku kamu ya" ucap Geri


" terserah" kaeisha


" ya udah kalo gitu Lo.., eh kamu maksud aku, kita bisa bangun perasaan kita lebih baik lagi" ucap Geri. kaeisha hanya mengangguk, ia tidak peduli apa yang dikatakan. setelah beberapa menit tidak ada pembicaraan, kaeisha meminum kopinya sedikit dan beranjak dari duduknya dan,


" ayo pulang" ucap kaeisha


" ok ayo pulang" ucap Geri


selama diperjalanan mereka tidak ada pembicaraan sama sekali.


3 hari sebelum hari H.


kediaman ALEXANDER


kaeisha yang sudah mandi dan berpakaian rumahan, turun ke bawah untuk sarapan. karena kaeisha di larang pergi ke sekolah selama 3 hari menuju pernikahannya. kaeisha bahkan tidak di suruh keluar rumah.


kaeisha mendekati keluarganya di meja makan.


" pagi" ucap kaeisha


" pagi sayang" balas keluarganya. kaeisha duduk dan memulai untuk sarapan.


" selama 3 hari ini kamu nggk boleh keluar rumah ya" pesan Oma.

__ADS_1


" iya Oma, nggk usah di ingat lagi" ucap kaeisha


" bagus kalau kamu masih ingat" ucap Oma tersenyum. yang lain hanya tersenyum.


setelah sarapan kaeisha pergi ke kamar dan kalau kaevin dia harus sekolah. kalau ditanya Geri, Geri mulai tidak sekolah saat 1 hari H.


kamar kaeisha sudah di rias kamar pengantin. rumah kaeisha sudah di rias, para keluarga, pelayan dan bodyguard sudah menyiapkan acara pernikahan tersebut. beda dengan kaeisha,ia di kamar tidak peduli dengan apa yang orang lain lakukan, ia mengerjakan tugas kantornya, karena sekretaris Han dan sekretaris Ken sudah mengirimkan email kepada kaeisha karena ada yang harus kaeisha urus. saat kaeisha sedang serius dengan pekerjaannya, ada yang mengetuk pintunya.


tok tok tok tok


" apa mommy bisa masuk??" ucap mommy di balik pintu.


" iya" ucap kaeisha sambil membereskan laptopnya.


cklek


pintu kamar kaeisha terbuka menampilkan mommy nya. kaeisha melirik mommy nya sekilas dan kembali membereskan pekerjaannya. mommy kaeisha duduk di dekat kaeisha di atas kasur.


" ada apa??" ucap kaeisha


" ada yang ingin mommy katakan sama kamu sayang" ucap mommy kaeisha sambil mengelus tangan kaeisha yang berada di di genggaman mommy nya.


" ngomong aja mom"


" jangan kasar ya sama suami, meskipun adek belum bisa menerima perjodohan ini setidaknya hargai ya sayang(menatap lembut), dan jangan terlalu dingin sama suami ok. jangan cuekin suami kamu. urus kebutuhannya nanti ya sayang." lanjutnya.


" aku usahakan mom, tenang aja. sikap aku sama dia gimana nanti sesuai dengan bagaimana sikapnya dia sama aku." jelas kaeisha.


" baiklah kalau begitu, ingat janji ya. dan kalau ada masalah ngomong sama mommy ok"


" iya mom"


" ya udah kalo gitu, mommy ke bawah ya, mau bantu Daddy kamu" sambil tersenyum membelai lembut kepalanya kaeisha.


" iya" kaeisha hanya tersenyum kecil.


seusai mommy kaeisha pergi, kaeisha hanya bisa berbaring di atas tempat tidur sambil mengingat apa saja pesan yang disampaikan oleh mommy nya, sampai kaeisha mulai mengerjakan tugas kantornya lagi.


sekolah


saat ini kelas kaevin dkk sedang belajar, kaevin hanya diam mendengarkan apa yang di jelaskan oleh guru. beda dengan Geri, ia tidak peduli dengan penjelasan guru di depan. ia hanya memikirkan pernikahannya dengan kaeisha tinggal beberapa hari lagi.mata Geri memang menghadap ke depan tapi pikirannya kemana-mana. tak berapa lama kemudian jam pelajaran pun selesai waktunya istirahat. mereka menuju kantin untuk sarapan siang. mereka duduk bareng kaevin dkk dan sahabatnya kaeisha.

__ADS_1


mereka memesan makanan dan saat makan, mereka melihat Geri yang melamun sambil mengaduk makanannya. melihat itu mereka pun menegur Geri yang tengah melamun.


" RI, RI, RI, Geri WOY" ucap ferdo yang sudah kesal dengan Geri yang baru merespon


" e..e..e..iya" terkejut Geri, Geri melihat para sahabatnya melihatnya dengan minta penjelasan dengan dirinya.


" Lo kenapa melamun aja, dari tadi Lo itu nggk ada fokus ke pelajaran dan sekarang sama makanan aja di aduk doang" jelas ferdo. mendengar apa yang dikatakan oleh ferdo, membuat Geri baru tersadar akan apa yang membuatnya melamun dari tadi.


" nggk apa kok, beneran" ucap Geri sesantai mungkin, karena baginya ia belum bisa menceritakan masalahnya saat ini.


" cerita aja kali, kaya nggk punya sahabat aja Lo. apa ini masalah kaeisha ya??" ucap kaevin, perkataan kaevin membuat Geri terkejut.


" e..e.. enggak kok, Bu..bukan" gugup Geri


" Lo nggk bisa ngelak lagi. dari nada suara Lo aja udah membuktikan bahwa Lo lagi mikirin kaeisha kan" ucap Nana yang sejak tadi memperhatikan Geri


" beneran bukan" kilah Geri


" ngomong aja kali RI , dan juga kan Kitakan sahabatnya Lo dan juga gue kan kakaknya kaeisha. kalo Lo ada masalah ngomong dong, jangan dipendam sendiri" jelas kaevin


" ngomong ajalah RI, biar beban Lo itu setidaknya sedikit berkurang" ucap ferdo


" ok ok gue jelasin(sambil menarik napas dan melihat para sahabatnya menantikan penjelasannya), sebenarnya gue gugup nikah nantinya. dan juga apa kaeisha mau Nerima gue sebagai suaminya, dan juga kan gue pernah nyakitin kaeisha dulu, gue takut nanti kaeisha tidak memperdulikan gue nantinya" jelas Geri .para sahabatnya mulai mengerti apa yang membuat Geri terus melamun dari tadi.


" ok gue ngerti apa maksud Lo, Lo takut kaeisha nggk akan peduli sama Lo karena masalah waktu itu. dan juga Lo takut kaeisha nggk nganggap Lo sebagai suaminya,gitu??" ucap kaevin


" iya, gue takut aja. gimana dong"Geri


" adek gue emang nggk suka sama Lo karena masalah waktu itu, tapi adek gue buka berarti dia bakalan jahat sama Lo. gue kenal banget sifat adek gue gimana sama orang lain atau pun keluarganya sendiri. meskipun Lo dulu pernah buat salah sama kaeisha, tapi kaeisha tidak mungkin tidak peduli sama Lo apa lagi Lo itu akan jadi suaminya nanti" jelas kaevin


" apa benar gitu??" ragu Geri


" Lo bisa lihat nanti waktu Lo udah jadi suami adek gue, ngerti" jelas kaevin


" iya gue ngerti" Geri


" yang dikatakan kak kaevin itu benar kok, nggk salah, sifat kaeisha emang kaya gitu jadi nggk usah takut nantinya. seharusnya Lo itu semangat dong nikah sama kaeisha sebentar lagi dan ML nya nanti, hahahaha" ucap Nana sambil menggoda Geri. mendengar perkataan Nana membuat wajah Geri memerah.


" hahahaha,Lo nggk polos ya NA kalo masalah itu. itu liat mukanya Geri memerah hahahaha" ferdo tertawa. mereka juga melihat muka Geri seperti kepiting rebus , memerah karena perkataan Nana . kaevin juga tertawa tapi ia memikirkan adiknya mungkin belum mencintai Geri saat ini, tapi entah nanti. Geri yang dipermainkan oleh Nana pun kesal dengan wajah memerah


" udah dong, nggk usah bahas itu ok" ucap Geri masih dengan wajahnya yang memerah. mereka masih tertawa saat melihat wajahnya Geri yang masih memerah.

__ADS_1


next


__ADS_2