
Setelah mereka saling tegur sapa karena jarang bertemu, mereka mulai membicarakan inti dari pertemuan ini. Opanya Geri memulainya terlebih dahulu,
" karena Kita semua sudah disini, dan kalian juga sudah tau apa maksud dari pertemuan ini jadi kami ingin menggelarkan pernikahan kalian" ucap Opa nya Geri, mereka hanya mendengarkan.
" jadi kami ingin menggelarkan pernikahan kalian seminggu lagi" lanjutnya sambil tersenyum, mereka juga bahagia Sama seperti Geri, beda dengan kaeisha yang tidak terima
" apa itu terlalu cepat" ucap kaeisha datar dengan wajah yang tinggi bersahabat.
" lebih cepat lebih baik kan sayang" jelas Oma kaeisha, mereka mengangguk.
" bagiku terlalu cepat(kaeisha kesal), jangan kira karena saya menerima perjodohan ini kalian seenaknya saja menentukannya secepatnya" geram kaeisha. mendengar ucapan kaeisha membuat mereka terdiam.
" tapikan sayang kalian sudah dijodohkan jadi mau tidak mau kamu harus menerimanya, dan sudah ditetapkan Minggu depan kalian akan melaksanakannya,dan tidak ada bantahan" tegas opa kaeisha.
mereka hanya mendengarkan dan kaeisha sudah terbawa emosi, kaeisha beranjak dari duduknya
" mau kemana??, duduk sekarang, kamu nggak sopan kalau kaya gini kaeisha, dan jangan harap bisa membatalkan perjodohan ini dan ingat Minggu depan kamu akan menikah" jelas Daddy
kaeisha tidak peduli apa yang dikatakan oleh Daddy nya, ia terus berjalan mendekati pintu dan,
brak
pintu ditutup dengan sangat keras, bahkan mereka sangat terkejut dibuatnya. kaeisha berjalan sambil mencari nomor telepon dan bahkan ia tidak peduli dengan sapaan karyawannya yang sedang menyapanya. ia terus melangkah,dan mendapatkan nomor yang ingin ia hubungi.
Tut Tut Tut
" Lima menit datang ke cafe K sekarang" ucap kaeisha tegas
Tut Tut Tut
panggilan berakhir dan bahkan kaeisha tidak memberikan waktu orang diseberang bicara. tak lama kemudian
ckitt
mobil Lamborghini dengan kecepatan di atas rata-rata berhenti di depan kaeisha, orang tersebut adalah sekretaris Han. ia membuka pintu dan menghadap kaeisha dengan pakaian rumahan dan menunduk hormat, kaeisha pun langsung mengambil alih kemudi,
" masuk cepat" ucap kaeisha dingin, sekretaris Han pun mengelilingi mobil dan duduk di kursi penumpang. bertepatan dengan sekretaris Han menutup pintu, kaevin dan Geri menyusul kaeisha, tapi mereka terlambat karena kaeisha mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi, bahkan ia tidak peduli dengan sekretaris Han dengan sikap Kaeisha yang seperti itu.
di cafe
kaevin dan Geri hanya bisa pasrah karena kaeisha melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi,
__ADS_1
" kaeisha tadi sama siapa??" tanya Geri
" gue nggak tau, mungkin sahabatnya" balas kaevin
" tapi tadi itu cowok" bantah Geri
" udah-udah nggak usah di permasalahkan, sekarang kita kembali ke dalam baru membicarakan" ucap kaevin
" ok ya udah" mereka kembali ke ruangan VVIP menemui keluarga nya.
cklek
pintu terbuka, para keluarga menantikan kedatangan mereka bertiga, tapi hanya menampilkan kaevin dan Geri saja.
" kemana adek, kak??" tanya mommy
" pergi sama sahabatnya mom" jelas kaevin
" sama siapa??" tanya lagi
" nggak tau mom, yang penting kan adek sama temennya dan nggak sendirian. lagian juga kan adek nggk membatalkan perjodohan ini, hanya kesal karena terlalu cepat" jelas kaevin.
" baiklah kalau begitu" mommy
" nggk apa-apa, dengan juga kan ini juga salah kami juga karena tidak meminta pendapatnya dulu mengenai pernikahan mereka" balas Omanya Geri
" karena dia tidak menolak perjodohan ini,mau tidak mau Minggu depan harus dilaksanakan pernikahan mereka" ucap opanya Geri.
" baik-baik, kami juga akan membicarakan hal ini kepada cucu saya" jelas opanya kaevin
" karena sudah sepakat, jadinya Minggu depan, kamu juga main ya ke rumah, iya kan pa??" ucap mama nya Geri, sambil menatap lembut kaevin, papa nya Geri hanya mengangguk
" baik Tante, om" kaevin
" jangan panggil Tante dan om lagi, mulai sekarang panggil mama dan papa ok" jelas mama nya Geri
" e...eh i..iya Tan..eh..ma, pa" kaevin grogi
" kamu juga ya sayang, mulai sekarang panggil Tante, om dengan sebutan mommy dan Daddy ok" ucap mommy kaevin juga.
" i..iya mom, dad" grogi Geri.
__ADS_1
" kalau gitu kami pamit ya, buat nenangin anak perempuan kami " ucap Daddy sambil memeluk papa nya Geri
" iya-iya" balas papa nya Geri
" kami juga pulang ya jeng" mommy kaevin
" iya jeng" mama nya Geri
" kami juga pamit" ucap opa dan Oma kaevin
" iya-iya, hati-hati " balas opa dan Oma Geri
" gue juga ya " ucap kaevin sambil memeluk Geri
" iya hati-hati" Geri
keluarga besar LERRIN pulang. dan keluarga besar ALEXANDER juga pulang, untuk membujuk kaeisha. bahkan sampai di rumah mereka tidak menemukan kaeisha di kamarnya, bahkan hanya ada pesan singkat yang dikirim kaeisha kepada kakaknya
""" aku nginep di rumah temanku, dan nggak usah mencari ku dan beritahu mommy, Daddy,Oma dan Opa"" pesan singkat kaeisha. kaevin hanya bernafas lega mendengar kabar adiknya itu.
kaevin pun memberi tahu kepada keluarganya tentang pesan singkat yang dikirim kaeisha kepadanya, mendengar perkataan kaevin mereka bernafas lega, mereka rasa kaeisha mungkin membutuhkan waktu.
di rumah yang bisa dibilang cukup besar, kawasan elite
setelah menempuh perjalanan sekitar 30 menit tapi dilalui kaeisha dengan kecepatan tinggi hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit. bahkan sekretaris Han sangat terkejut dengan kaeisha yang menggunakan mobil yang terbilang seperti pembalap mobil berbakat atau propesional.
kaeisha turun dari mobil dan disambut dengan sapaan bodyguard dan pelayanannya.
" selamat datang nona, selamat datang sekretaris Han" mereka serentak dan sambil menunduk
" hemm" balas kaeisha, sekretaris Han hanya mengangguk dan mereka mulai bubar saat kaeisha dan sekretaris Han masuk.
rumah yang didatangi kaeisha dan sekretaris Han saat ini adalah rumah kaeisha yang kaeisha pinta sendiri dengan perancangan rumahnya dengan ide kaeisha sendiri. meskipun rumah ini tidak terlalu besar dibandingkan dengan rumah orang tuanya, tapi rumah ini lebih nyaman bagi kaeisha. mempunyai ruang bawah tanah dan tempat berlatih bagi dirinya ataupun bagi para bodyguard. taman berada di belakang rumah dan disampingnya kolam renang, tidak jauh dari itu rumah yang sedikit lebih kecil dari rumahnya, adalah tempat tinggal para pelayan dan para bodyguard.
" kalau kau ingin pulang, pulanglah, aku akan tidur di sini malam ini, dan siapkan baju sekolah ku untuk besok. dan jangan ganggu aku, aku ingin tidur" jelas kaeisha kepada sekretaris Han dan di angguk oleh para pelayan yang ingin bertanya tapi sudah di cela kaeisha terlebih dulu.
kaeisha pergi menuju kamarnya yang sering ia tempati. kalau sekretaris Han,ia pulang ke apartemennya dan ia memberitahu apa saja yang diperlukan kaeisha besok, mereka mengangguk mengerti. sekretaris Han pulang dan para pelayan membersihkan rumah sebelum tidur dikamar mereka, dan para bodyguard yang sedang menjaganya karena mereka sudah di bagi sip.
kaeisha memiliki 1 kepala pelayan laki-laki bernama pak mun, dan para pelayan lainnya, seperti perempuan berjumlah 15 orang, yang laki-laki berjumlah 10 orang ditambah dengan pak Mun . Bodyguard berjumlah 50 orang dan dibagi 2 untuk menjaga malam maupun siangnya.
kaeisha sangat pusing dengan apa yang terjadi padanya, bahkan ia tidak sadar sekarang ia tertidur karena banyak pikiran.
__ADS_1
next