
pagi hari di kediaman ALEXANDER
kaeisha yang sudah siap dengan seragam sekolahnya, ia bergegas turun dari kamarnya menuju meja makan untuk sarapan pagi. biasanya kaeisha yang hanya mengambil makan langsung pergi tapi sekarang beda, ia harus mengikuti sarapan pagi karena ada Oma dan Opa nya.
saat Kaeisha menutup pintu kamarnya bertepatan dengan pintu kamar kakaknya terbuka, menampilkan kaevin yang sudah rapi dengan seragam sekolahnya. kaevin tersenyum melihat adiknya dan menutup pintu kamarnya dan menghampiri adiknya. kaeisha yang melihat kakaknya tersenyum pun hanya bisa diam tak berekspresi dan menunggu kakaknya mendekat. kaevin langsung memeluk kaeisha dan mencium kaeisha, seperti biasa, karena itu lah kebiasaan mereka dari dulu. mereka berjalan beriringan menuju mommy, Daddy,Oma dan Opa nya di meja makan.
" pagi mom, pagi dad, pagi Oma, pagi Opa" sapa kaevin semangat, beda dengan kaeisha ia hanya diam langsung duduk.
" pagi sayang" ucap mereka barengan.
" kamu kenapa sih cucu Oma yang cantik??, tanya Oma pada kaeisha
" nggk ada" kaeisha datar. jawaban yang kaeisha berikan hanya membuat Omanya sedih
" ya udah kalau gitu, kita sarapan aja ok" ucap opa.
mereka mulai makan sarapan paginya, Oma pun angkat bicara,
" nanti jangan kelayapan yah, dan jangan pulang sore. ingat pesan Oma ya karena kita mau ke..." belum selesai Oma bicara, kaeisha memotong perkataan Omanya.
" iya iya , nggk usah di ingat lagi. aku pergi dulu" ucap kaeisha kesal dan beranjak dari duduknya.
" sayang makanan kamu belum habis, habiskan dulu" ucap mommy
" nggk berselera lagi" ucap kaeisha datar dan tetap melangkah pergi. para keluarga hanya sedih dengan sikap Kaeisha yang seperti itu.
" udah-udah, kan kaeisha jadi ikut pergi tapi dia cuma lagi kesal karena perjodohan ini, biar pun kaeisha kaya gitu tapi dia nurut kok" ucap Daddy menjelaskan.
" ya udah kalau gitu" ucap mommy,dan yang lainnya hanya mengangguk. tak berapa lama kaevin pun juga pamit pergi ke sekolah. selama diperjalanan menuju sekolah kaevin masih memikirkan siapa yang akan dijodohkan dengan adiknya, dan bahkan kaevin pun tidak terasa sudah sampai di sekolah.
bedanya dengan kaeisha, ia masih saja kesal dengan perjodohan ini. ia bahkan sangat kesal dengan perjanjian keluarganya dan bahkan tidak habis pikir kenapa dia harus dijodohkan. meskipun begitu, kaeisha bahkan tidak bisa menolak permintaan keluarganya. karena memikirkan perjodohan itu pun ia tidak bisa berkonsentrasi dengan apapun, sekarang saja ia membolos sekolah untuk menenangkan pikirannya.
di sekolah
kaevin sudah di sekolah dan masuk ke kelasnya, saat sampai di kelas ia tidak mendapati kaeisha di kelas. bahkan saat jam pelajaran sudah mulai pun adiknya itu juga tidak muncul, yang ada hanya sahabatnya. karena guru tidak masuk dan hanya memberikan catatan karena para guru Rapat.
" kak, kaeisha mana??, kenapa nggk sekolah??, apa sakit??" ucap Nana khawatir
" kakak juga nggak tau kemana kaeisha sekarang, padahal tadi dia pamit pergi duluan ke sekolah" ucap kaevin sambil menghubungi kaeisha dari tadi, ia sangat cemas dengan adiknya.
ditempat cafe K
salah satu cafe terbesar dan sudah memiliki cabang di mana-mana dan terpenting adalah kaeisha adalah pemiliknya. cafe pusat atau cafe pertama yang dibuat kaeisha, banyak yang tau siapa kaeisha kecuali cafe cabang. kalau cafe pusat/pertama semua orang mengenalnya. beda dengan cafe cabang, yang mengenalnya hanya orang kepercayaannya yang dia tempat kan di setiap cabang cafe.
kaeisha hanya diam di ruangannya dengan tatapan kosong. ia masih memikirkan tentang perjodohan itu. bahkan ia tidak sadar saat handphone nya berbunyi dari tadi menampilkan kakaknya yang menelponnya. ia benar-benar tidak mendengar apapun. bahkan sekarang sudah menunjukkan waktu makan siang. saat ia sedang menatap kosong ke langit-langit dengan merebahkan tubuhnya di sofa ruangan itu. saat ia tenggelam dalam lamunannya,ia tersadar saat ada orang yang menepuk pundaknya barulah ia sadar dari lamunannya. ia menoleh kearah orang tersebut, orang tersebut tersenyum dan menunduk hormat kepada kaeisha.
__ADS_1
" selamat siang nona??, saya mendapat kabar bahwa anda ada disini jadi saya menuju ke sini dan juga dari tadi saya sudah memanggil anda tapi sepertinya anda banyak pikiran, mungkin karena itu lah anda tidak mendengar suara saya. karena sekarang waktunya makan siang, kalau begitu saya permisi mau pesan makanan anda nona" jelas sekretaris Han.
" hemm, dan juga pesan kan juga punya kamu dan mari makan siang bareng" ucap kaeisha
" baik nona" ucap sekretaris Han tersenyum, lalu melangkah pergi untuk memesan makanan. setelah makanan sampai mereka pun sarapan dengan obrolan tentang perusahaan. dan juga menyuruh sekretarisnya mencari sesuatu.
di lain tempat atau di sekolah
kaevin bahkan tidak konsentrasi dengan pelajarannya karena memikirkan adiknya yang tidak sekolah. ia merasa kalau kaeisha tidak mau dijodohkan, karena itu lah kaeisha kabur pikir kaevin. bahkan jam pelajaran pun sudah selesai dan bersiap-siap untuk pulang ke rumah. selama perjalanan kaevin masih menghubungi kaeisha yang belum juga mengangkat panggilannya. saat kaevin sudah di pintu utama, baru saja melangkah suara mobil mendekat. kaevin berbalik melihat adiknya.
kaeisha turun dari mobilnya, ia mau melewati kakaknya tapi ia ditahan oleh kakaknya. kakaknya yang melihat kaeisha pun menghentikan langkahnya kaeisha dan memeluknya.
" kamu kemana tadi hemm??, kenapa nggak sekolah??, kakak khawatir sama kamu sayang, kamu juga nggak bisa dihubungi dari pagi tadi" ucap kaevin sambil memeluk kaeisha erat.
" cari suasana baru biar nggak stress" ucap kaeisha. kaevin pun melepaskan pelukannya dan mengusap wajah adiknya sayang,
" lain kali kasih kabar sama kakak, biar kakak nggak khawatir ya??" kaevin menatap wajah adiknya.
" iya, ayo masuk aku capek" ucap kaeisha,dan sambil menggandeng tangan kakaknya. kaevin tersenyum dan mencium pipi kaeisha dan pergi masuk. saat melewati keluarganya,
" bersih-bersih ya dan istirahat, karena malam nanti kita mau pergi" ucap mommy
" ya mom(kaeisha hanya mengangguk), kalau begitu kami ke kamar ya mom, dad, Oma Opa" kaevin. para keluarganya hanya tersenyum mengangguk.
sesampainya di depan pintu kamar kaeisha,
" iya" ucap kaeisha, kaeisha pun masuk ke kamarnya dan memulai aktivitasnya. kaevin juga mulai dengan aktivitasnya.
kaeisha yang sudah bersih-bersih pun tidak istirahat. kaeisha langsung mengerjakan tugas kantor yang dikirim oleh sekretaris Han di email. ia terus berkerja tanpa ingat waktu. kaeisha terus bekerja dengan tenang, saat ia lagi konsentrasinya dengan pekerjaannya, ia diganggu ketukan pintu kamarnya.
tok tok tok
" dek bangun, setelah itu siap-siap kita mau pergi kan" ucap kaevin di balik pintu
" iya" jawab kaeisha. karena kaevin yang mendengar jawaban kaeisha yang singkat,ia pun masuk ke dalam kamar kaeisha
cklek
pintu kamar kaeisha terbuka menampilkan kaevin. kaeisha yang masih belum selesai dengan pekerjaannya ia abaikan. kaevin terus mendekati kaeisha yang sangat serius di depan laptopnya.
" dek kamu lagi ngapain sih??" tanya kaevin
" 5 menit lagi" ucap kaeisha yang masih fokus. kaevin hanya diam memperhatikan adiknya yang sangat serius. ia terus memperhatikan kaeisha yang melihat-lihat di laptopnya dan sambil membenarkannya ulang. tak lama kemudian kaeisha pun selesai dan langsung mematikan laptopnya.
" lagi ngapain sih, kok serius banget" kaevin,
__ADS_1
" cuma urusan kecil" kaeisha biasa
" kalau begitu mandi dulu sana, kita kan mau liat siapa calon suami kamu sayang" ucap kaevin tersenyum
"iya" kaeisha pun beranjak dan pergi ke kamar mandi. kaevin pun keluar dari kamar adiknya dan memberi tahu kalau kaeisha sudah mau siap-siap. tak berapa lama kemudian kaeisha turun dan mendekati keluarganya dengan memakai pakaian dress putih selutut, tampilannya memakai dress pun terkesan sangat anggun. kaeisha mendekati keluarganya yang terpanah akan kecantikan kaeisha.
" ada apa??, apa jelek??, perlu ganti lagi??" ucap kaeisha.
" kamu cantik banget sayang" ucap mommy sambil melangkah ke arah kaeisha, Daddy nya hanya tersenyum.
" kesayangannya kakak cantik banget malam ini" ucap kaevin
" cucu Oma cantik banget, kalau gini semua orang pasti mau jadiin kamu istri sayang" ucap Oma. opa hanya mengangguk mengiyakan.
" iya iya, ayo berangkat kalau nggak aku mau tidur" ucap kaeisha malas.
" adek nggk sabaran ya??, tenang aja kok dek, pasti jadi suami adek kok" goda Daddy, yang lain hanya tertawa.
" nggk mau kan, ya udah aku mau tidur" ucap kaeisha berbalik melangkah menuju kamarnya.
" iya iya jangan ngambek dong " ucap mommy sambil menahan kaeisha kembali ke kamar.
" ayo berangkat" ajak Daddy, yang lain hanya mengangguk.
mereka pergi ke cafe K untuk pertemuan calon suami kaeisha. sesampainya di cafe K banyak karyawan yang melihat kaeisha, ada yang ingin menyapa dan memberi hormat kepada kaeisha, karena itulah kebiasaan mereka dari dulu, tapi dicegah kaeisha dengan mengangkat tangan kanannya, pertanda berhenti. salah satu karyawan mendekati keluarganya pun bertanya,
" ada yang bisa saya bantu " ucap karyawan itu sopan.
" saya mencari meja beratasnamakan HENDIC LERRIN dimana??" ucap Daddy
" mari ikuti saya, mereka di ruangan VVIP" ucap karyawan tersebut.
" baiklah" ucap Daddy, mereka mengikuti langkah karyawan tersebut menuju ruangan VVIP tersebut.
cklek
pintu itu dibukanya
" silahkan masuk" ucapnya sambil menunduk hormat.
" terimakasih" ucap mommy, karyawan itu hanya tersenyum dan kembali menunduk hormat melihat kaeisha, tapi tidak dihiraukan oleh kaeisha.
mereka masuk keruangan itu menampilkan keluarga LERRIN , mereka tersenyum melihat kedatangan keluarga ALEXANDER. bahkan kaevin terkejut bahwa yang akan menikah dengan adiknya adalah sahabatnya sendiri, GERI. tapi beda dengan kaeisha ia biasa-biasa saja karena ia sudah menyuruh sekretarisnya untuk mencari siapa yang akan dijodohkan nya, tepatnya ia menyuruh sekretarisnya saat di cafe.
mereka mulai berbincang kepada para pihak keluarga, Geri sangat senang bahwa yang akan dijodohkan dengannya adalah orang yang ia cintai.
__ADS_1
next