You Are Will Be Mine

You Are Will Be Mine
Bab 9


__ADS_3

...🍓HAPPY READING🍓...


...JANGAN LUPA LIKE,VOTE DAN KOMENNYA YA!!...


Suasana di ruang makan keluarga Kim


"Morning mom" sapa Kaiya kepada mommy Chryssa  diikuti Ayaka dan Ayako


" Morning too gadis gadis cantik" jawab mommy Chryssa begitu melihat anak perempuannya juga dua sahabat anaknya masuk ke ruang makan.


Ya pagi itu di ruang makan sudah berkumpul keempat abang dan dua sahabatnya juga. Ayako dan Ayaka memang sangat sering sekali menginap di rumah Kaiya sejak masih kecil.


" Oiya mommy punya kejutan untuk kalian bertiga"ucap mommy Chryssa lagi


Ayako, Ayaka dan Kaiya merasa bingung dengan maksud perkataan dari mommy Chryssa.


"Kejutan apa sih mom pagi pagi" tanya Ayako


" Seminggu lagi kalian bertiga akan bertunangan"ucap mommy Chryssa membuat kaget ketiga anak gadis itu


"Whaattt"!! Pekik keras Kaiya sambil memandang bingung ke arah Sander yang memang sudah berada di ruang makan terlebih dahulu daripada dirinya.


"Mommy serius?" tanya Kaiya tidak percaya karena dia baru saja mulai berhubungan dengan Sander kemarin sore.


"Sangat serius princess sayang. Kalian bertiga akan tahu siapa yang akan menjadi tunangan kalian tapi mungkin Ayako dan Ayaka sudah mengetahui siapa orangnya bukan"kata mommy Chryssa kepada Ayaka dan Ayako


"Iya mom, semalam mami sudah telepon dan memberitahu semuanya"jawab Ayaka


"Memang siapa calon yang bakal jadi tunangan kamu beb" antusias Kaiya


Ayaka dan Ayako hanya menjawab dengan menggunakan kepala menunjuk ke arah Keandre dan Leandre.

__ADS_1


Kaiya langsung mengerti siapa yang di maksud dan kegirangan karena kedua sahabatnya itu akan menjadi kakak iparnya, hal tersebut juga impian Kaiya. Saat itu juga Kaiya langsung memeluk kedua sahabatnya itu.


"Akhirnya impianku terkabul, dua sahabatku jadi kakak iparku jadi tidak kesepian lagi deh" kata Kaiya disertai senyum lebar


"Sudah sudah ayo kita sarapan dulu, ini sudah siang kalian bertiga bisa telat ke sekolah"kata Sander sambil mengajak semua orang disitu untuk memulai makan.


"Tapi mom siapa yang bakal jadi calon tunangan Yaya"kata Kaiya di sela mereka sedang makan.


"Nanti siang setelah kamu pulang sekolah mom dan dad akan menjelaskan ke kamu cantik."jawab mommy Chryssa.


Kaiya hanya bisa mengangguk pasrah namun dalam hatinya dia sangat cemas, bagaimana tidak cemas dia baru saja berpacaran tiba tiba di jodohkan begitu. Kaiya memikirkan bagaimana nasib hubungannya dengan Sander, ketika memikirkan itu Kaiya menjadi pusing sendiri.


Kaiya sudah di dalam mobil Sander sedang menuju ke sekolahnya. Selama perjalanan Kaiya diam saja memikirkan perkataan mommynya tentang dirinya yang akan di jodohkan. Sander yang melihat gadis kecilnya sejak tadi hanya diam saja tiba tiba menggenggam tangan gadisnya itu


"Kamu kenapa baby daritadi kamu diam saja.masih mikirin perkataan mommy itu heum??" Tanya Sander sambil menggenggam tangan kekasihnya itu.


"abang tahu gak siapa orang yang akan di jodohkan ke Yaya?? Terus kalau Yaya tunangan hubungan kita gimana"tanya Kaiya sedikit panik


"Tenang baby siang ini kamu akan tahu semua.biar mommy dan daddy yang menjelaskan ke kamu. Sekarang kamu fokus sekolah dulu karena seinget abang 3 minggu lagi kamu akan ada ujian kelulusan bukan" jawab  Sander menenangkan gadisnya itu


Kaiya buru buru masuk ke kelasnya karena bel sudah berbunyi 5 menit yang lalu namun pagi itu dia sedang sial karena miss Mita sudah berada di kelasnya.


"Aah sial miss seram itu sudah di kelas. mending bolos saja ah"batin Kaiya. sebelum berencana membolos Kaiya mengajak dua sahabatnya itu dan mengirim pesan ke salah dari sahabatnya


Me : Guys bolos yuk, gue tunggu di kantin ya.


tidak lama kemudian ada balasan dari Ayaka sahabatnya itu


Ayaka : okay wait, kita susul.


tidak perlu lama menunggu dua sahabatnya itu sudah keluar kelas di sertai teriakan dari Miss Mita namun tidak di hiraukan oleh keduanya.

__ADS_1


Ayaka dan Ayako segera menyusul Kaiya menuju kantin, dan terlihat dari kejauhan Kaiya sedang bertengkar dengan Vallea segera mereka berdua berlari mendekati sahabatnya


"Apaan sih kalian pada gangguin orang mulu. Kalian ini belum tahu cari masalah sama siapa" ujar Kaiya kesal karena pagi pagi moodnya sudah di buat jelek oleh makhluk tak ada sopan santun.


"halah elo itu bukan siapa siapa disini, gue bisa dengan mudah ngeluarin loe dari sini" ujar Mia dengan sombong


"oh iya. gue tunggu kalau loe memang bisa bikin gue keluar dari sekolah ini" tantang Kaiya dengan sinis


"Vallea loe  ini apa-apaan sih sejak pertama Kaiya berada di sekolah ini loe selalu mencari masalah dengannya" kata Ayaka ketika dirinya sudah berada di dekat pertengkarang Kaiya dengan Vallea.


"Kalian berdua itu tidak perlu ikut campur" jawab Vallea sambil mendorong Ayaka namun tidak di sangka posisi Ayaka yang saat itu dipinggir tangga malah jatuh akibat dorongan dari Vallea tersebut.


"Ayakaaaaa!!!" pekik Kaiya dan Ayako bersamaan. Ayako langsung memeluk Ayaka yang kepalanya sudah berdarah akibat jatuh dari tangga dan emosi Kaiya yang sudah di puncak langsung menampar berkali kali dan menarik kerah Vallea dan menyeret ke arah Ayaka berada.


PLAAKK.....PLAAKKKK.....


"SINI LOE.....LIHAT PERBUATAN LOE !!!! LIHAT!!!!! KALAU LOE ADA MASALAH SAMA GUE JANGAN SAKITI SAHABAT GUE KAYAK GITU!! PENGECUT LOE !!! LIHAT SAJA LOE BAKAL HANCUR!!! Teriak Kaiya sambil mencekik leher Vallea sehingga Vallea kesulitan nafas.


Ayako yang sejak tadi memanggil Kaiya untuk menenangkannya namun gagal karena saat ini Kaiya sedang dalam emosi berat, dan Ayako juga bingung dengan kondisi saudara kembarnya ini. Peristiwa itu langsung di ketahui oleh Leandre yang kebetulan akan menjemput Ayako siang itu.


"gosh!! baby are you okay" kata Lean khawatir terhadap Ayako yang baju seragam putihnya sudah berlumuran darah milik Ayaka.


Ayako hanya menggelengkan kepala tapi menunjuk ke arah Kaiya . Leandre langsung sadar apa yang sedang dilakukan oleh Kaiya , mendekat cepat ke arah Kaiya dan segera menarik tangan Kaiya dari posisi mencekik Vallea.


"Princess lepasin tangannya , kamu lihat dia tidak bisa bernafas itu. Lihat kondisi Ayaka sekarang dia butuh kamu sebagai sahabatnya" kata Leandre mencoba menarik tangan Kaiya, mendengar suara Leandre, Kaiya langsung sadar apa yang terjadi segera melepaskan tangannya, meninggalkan Vallea yang terbatuk-batuk dan berlari menuju tempat Ayaka dan Ayako. Leandre pun juga menyusul Kaiya.


"abang cepat angkat Ayaka sekarang kita bawa ke rumah sakit sekarang"kata Kaiya sambil menangis ketika Leandre sudah berada di sebelahnya. tanpa menunggu waktu langsung Leandre membawa Ayaka ke rumah sakit, Ayako dan Kaiya pun ikut pula.


selama perjalanan ke rumah sakit Lean terus mencoba menghubungi saudara kembarnya Kean. Ayako dan Kaiya hanya bisa menangis tersedu-sedu di dalam mobil sambil menekan kepala Ayaka yang berdarah. Lean sangat frustasi karena tidak berhasil menghubungin Kean akhirnya pun mencoba menghubungi Sander.


"Halo bang, apa Kean ada disitu, dari tadi Lean coba hubungi susah sekali" kata Leandre begitu telepon diangkat  Sander.

__ADS_1


"Iya Kean ada di kantor abang karena kita berdua habis meeting bersama. ada apa kamu mencarinya" balas Sander dari seberang


Leandre pun menceritakan semua kejadian dan menyuruh Kean untuk menyusul ke rumah sakit langsung menutup teleponnya dan mengendarai mobilnya dengan kecepatan di atas rata rata.


__ADS_2