You Are Will Be Mine

You Are Will Be Mine
Bab 19


__ADS_3

HAPPY READING


VOTE, LIKE DAN KOMENT DI TUNGGU YAK!!


 


Pertumbuhan triplets sangat luar biasa, berat badan triplet tiap minggunya bertambah terus membuat pipinya terlihat tembem. Tidak terasa umur triplet sudah memasuki bulan 6, dimana semakin hari mereka semakin aktif bergerak untuk menunjang keaktifan triplet ruang keluarga yang berada tepat di depan kamarnya di sulap menjadi playgroud.


 


Selama 6 bulan ini Haura terus berusaha untuk mengganggu hubungan Kaiya dan Sander, dari yang mengungkap fakta ke media kalau Kaiya hanya seorang anak adopsi guna menjatuhkan nama Kaiya,namun yang langsung di klarifikasi oleh mommy Chryssa dan daddy Herberth sehingga masalah selesai waktu itu juga, sampai rencana Haura yang ingin membuat bangkrut restoran milik bersama Kaiya, Ayaka dan Ayako tetap saja gagal karena restoran ini berada di bawah pengawasan Fujisiwa Food Corp dan Kim Food Corp. Dengan adanya pernikahan di antara dua grup perusahaan terbesar di korea membuat dua grup ini menjadi sangat kokoh dan kuat sulit untuk menggulingkan usaha usaha yang berada di bawah pengawasan dan kendali dua grup ini.


Haura tidak pernah menyerah sedikitpun, seperti kedatangannya tiba tiba di mansion milik Sander dan Kaiya yang sudah berada di depan pintu.


"Apa yang kamu lakukan disini. bagaimana kamu bisa masuk sampai disini"


"tidak perlu banyak bicara, aku kemari karena mempunyai urusan dengan mu. seharusnya sejak awal kamu kulenyapkan saja sehingga Sander bisa kembali kepadaku. entah apa yang Sander lihat pada dirimu sehingga dia tidak pernah melihatku sama sekali"


"bibi tolong jaga anak anak di kamar atas, minta Dary dan lainnya ikut, saya ada urusan disini dengan wanita ini" perintah Kaiya kepada kepala maidnya untuk menjaga anak anaknya dengan membawa body guard anak anaknya.


sang kepala maid pun langsung menuruti perintah nyonya nya menuju ke kamar anak anak nyonyanya sedang bermain dan sang kepala maidnya pun sempat menghubungi Sander perihal kedatangan Haura ke mansion mereka. Sander pun meminta kepala maidnya untuk membawa keluar triplet dari rumah dan menuju mansion utama keluarga Kim, kepala maid kabur lewat pintu rahasia yang hanya di ketahui oleh penghuni mansion disitu karena menurutnya keselamatan triplet dalam bahaya jika Haura telah berada dirumah mereka. Benar saja feeling Sander, karena Haura menyuruh diam diam anak buahnya untuk membunuh ketiga anaknya itu namun gagal karena ketiga anaknya sudah berhasil di bawa keluar terlebih dahulu oleh kepala maidnya yang di kawal oleh body guard masing masing anaknya.


Saat ini Kaiya tengah di sekap, dirinya tidak berani melawan karena ada ancaman jika dirinya bergerak ketiga anaknya akan dibunuh saat itu juga.


"maaf bos, ketiga anaknya sudah tidak ada di kamarnya. mereka sudah berhasil membawa kabur." lapor salah satu anak buah Haura


"Shittt!! pintar juga kamu sudah menyuruh orang terlebih dahulu untuk membawa kabur ketiga anak sialanmu"


perasaan Kaiya menjadi lega mendengar bahwa ketiga anaknya sudah berhasil di bawa keluar oleh kepala maidnya pasti atas perintah sang suami yang sebelumnya sudah di hubungi, Kaiya mencoba untuk melawan anak buah Haura sendirian berbekal beberapa kemampuan bela dirinya yang sudah bersabuk hitam. Beberapa saat Kaiya berhasil melepaskan diri namun akhirnya dirinya tertangkap lagi karena sudah kehabisan tenaga melawan lebih dari 30 orang anak buah Haura.


Plakk... tamparan mendarat di pipi Kaiya


"Tidak ku sangka ternyata kamu jago berkelahi juga mampu melawan anak buahku"


"kamu jangan pernah meremehkan putri dari keluarga kim"


"Hey kamu itu cuma anak adopsi tidak pantas bilang seperti itu, hanya aku yang pantas menjadi putri sekaligus menantu di keluarga kim"


terdengar suara ribut di taman mansion, sayup sayup Kaiya mendengar suara sang suami dengan ketiga kakaknya sedang berkelahi dengan anak buah Haura yang menjaga di luar mansion


Haura kaget mengetahui jika Sander berhasil masuk ke dalam rumah dengan menumbangkan seluruh anak buahnya dan membuar dirinya emosi langsung menodongkan senjata yang di bawanya ke kepala Kaiya..


"Apa yang kamu lakukan di rumah kami, Haura!! dan apa yang kamu lakukan terhadap istriku. Jauhkan pistol itu dari istriku"


"aku akan melepaskan istrimu jika kamu mau kembali kepadaku Sander"


"jangan gila kamu, aku mencintai istriku dan sejak dulu aku tidak pernah mempunyai perasaan apapun . Kamu harus bisa menerima kenyataan itu"


"tidak kamu itu akan tetap menjadi milikku sampai kapanpun!!"


"Sepertinya kau tidak waras, Sander itu bukan sebuah barang yang bisa kau jadi milik semaumu, Sander juga memiliki perasaan juga" ujar Kean saat baru saja masuk ke dalam mansion

__ADS_1


"Diam kalian tidak usah ikut campur, kalau tidak ku bunuh wanita ini"


"bunuh saja, aku tidak takut karena kamu tetap tidak akan bisa mendapatkan hati Sander dan malah akan membuat Sander semakin membencimu"


Haura menarik pelatukbersiap untuk menembak Kaiya


"dekkkkk awassss"


"sayang awassss"


Sander dan Kean berlari ke arah Haura untuk merebut senjata itu namun terlambat sebelum senjata tersebut kerebut Haura sempat melepaskan tembakan ke arah Kaira dan mengenai dadanya. saat itu juga Kean menangkap Haura dan merebut pistol dari tangannya, sedangkan Sander berlari ke arah sang istrinya yang terkena tembakan dan langsung segera melarikan Kaiya ke rumah sakit dengan di temanin Lean. Kean serta Arend  telah menghubungi polisi untuk memasukkan penjara Haura juga membereskan kekacauan di mansion kakaknya itu.


"sayang bertahan kita ke rumah sakit sekarang, kamu harus berjuang demi triplets kita"


kesadaran Kaiya mulai hilang sesaat mereka sampai rumah sakit. Para dokter langsung segera menangani Kaiya untuk mengambil peluru yang berada di dada Kaiya, karena posisi peluru sangat sulit di ambil mereka harus mengambil tindakan operasi. Saat ini daddy Herberth, Ayaka, Ayako, Kean dan Arend telah sampai dirumah sakit untuk mencari tahu keadaan Kaiya. mommy Chryssa tetap berada di mansion utama menjaga triplets. Operasi berjalan cukup lama sekitar 5 jam, hingga akhirnya dokter keluar dari ruang operasi memberitahu bahwa operasi berhasil namun ada berita buruk, bahwa kondisi Kaiya kritis pasca operasi ini dan tidak tahu kapan sadarnya. Sander lemas mengetahui hal tersebut dan tidak tahu harus bagaimana.


"bang harus sabar dan tabah,inget triplets yang masih butuh kasih sayang dari daddynya."kata Kean menenangkan kakaknya itu.


"Tapi kita tidak tahu kapan Kaiya sadar,semua gara gara wanita bajingan itu, aku mau dia menerima hukuman yang setimpal"


"Tenang bang si ular meduza itu sudah di urus oleh daddy dan papi, dia tidak bisa lolos dengan mudah" kata Ayako


"Kenapa papi ikutan juga sayang" Lean bertanya kepada sang istri.


"Karena si ular itu sudah mengacaukan anak cabang perusahaan papi,ular itu melakukan penipuan cukup besar."


Sander benar benar geram mendengar cerita dari Ayako namun saat ini fokusnya kepada sang istri. Sudah seminggu Sander tidur di rumah sakit menemani sang istri, dirinya berencana esok pagi dirinya akan ke mansion utama untuk melihat keadaan triplets dan juga membawa triplet ke rumah sakit karena kebetulan esok jadwal mereka imunisasi.


"Titip istriku ya. Secepatnya aku kembali lagi kesini dengan membawa triplet"


"Iya bang tenang saja. Sudah abang buruan ke mansion kasihan mom dari tadi malem triplets sedikit rewel."


"Oke deh"


Sander langsung meluncur menuju mansion utama, begitu sampai Sander mendengar ketiga anaknya tengah menangis rewel.


"Lho lho prince dan princess daddy kenapa nangis semua"


Mendengar suara dadddy ketiga bocah tersebut langsung berhenti menangis


"Da da da" ketiga anaknya merangkak ke arahnya.


"Wah prince dan princess daddy ternyata sudah merangkak"Sander langsung mendekati ketiga anaknya agar tidak terlalu jauh merangkak dan berjongkok di sekitar ketiga anaknya


Ketiga anaknya langsung menubruk ke arah Sander berebut untuk minta di peluk.


"Syukurlah kamu datang tetap waktu, sedari tadi Daisy, Garen dan Garrey tidak ada yang mau minum ASI, Mereka menangis terus mencari mommy dan daddynya."mommy Chryssa berkata.


"Im sorry mom jika triplet membuat mom lelah seperti ini"


"prince dan princess daddy minum susu ya. Daddy temani kalian sekarang, setelah itu kita bersiap buat ketemu mommy"

__ADS_1


"Cuu....."kata baby Daisy yang sedang duduk kegirangan melihat mommy Chryssa membawa dot berisi ASI miliknya, begitu pula dengan Garen dan Garrey


"Kalian ini benar benar membuat gemas" kata Sander sambil mencubit gemas pipi ketiga anaknya itu


Ketiga anak hae jin tidak ada yang di beri susu formula atas permintaan Kaiya karena Kaiya menginginkan ketiga anaknya memperoleh ASI eksklusif darinya sehingga Kaiya selalu rutin untuk memompa ASI terus di simpan di freezer sebagai stok jika dirinya sedang pergi keluar tanpa membawa triplet.


"Uhh prince dan princess daddy ternyata sudah tambah besar"


 


setelah triplets siap, Sander beserta ibunya langsung menuju rumah sakit, tujuan utama melakukan imunisasi kepada triplets sekaligus mengunjungi istrinya juga.


Selesai mengimunisasi triplet, Sander mendorong stroller triplet menuju kamar rawat inap sang istri, sampai siang ini Kaiya belum sadarkan diri. Sander mendekati tempat tidur dimana sang istri terbaring sambil menggendong putrinya, baby Daisy yang berada di dalam gendongan Sander melihat sang mommy langsung nangis minta di dekatkan kepada mommynya. sedangkan kedua putranya tertidur pulas  kecapean menangis sehabis diimunisasi tadi


"my my my" Daisy minta di turunkan dari gendongan sambil menunjuk tempat terbaringnya Kaiya


"Daisy sayang mommy masih tidur, jangan ganggu mommy"


"my my my" Daisy sudah hampir menangis karena tidak kunjung di letakan didekat Kaiya


"iya iya princess, daddy taruh kamu disitu tapi janji jangan ganggu mommy okay"


Daisy tertawa senang saat daddynya meletakkan dirinya di dekat sang mommy, seketika itu juga tangan mungil Daisy memegang pipi mommynya, memeluk dan mencium mommy. tingkah yang dilakukan Daisy secara tidak langsung membuat Kaiya perlahan mulai sadar, saat mata Kaiya mulai terbuka pertama kali yang dirinya lihat adalah malaikat kecilnya yang sedang tertidur memeluknya.


"Princess mommy yaya ada disini" ucapan pertama kali saat Kaiya sadar dari komanya.


Siang itu Kaiya tersadar,setelah sempat koma selama seminggu. tentu berita sadarnya Kaiya menjadi kabar gembira untuk seluruh keluarga.


3 tahun kemudian.....


"huaaah....Galen, Galley kalian belantakin kamalku  lagi"!!!ucap  Daisy menangis sambil berlari keluar kamar mengejar dua kembarannya.


 


Sedangkan duo perusuh hanya tertawa berlari bersembunyi dari kejaran Daisy, Garen dan Garrey senang sekali menggoda Daisy karena kembarannya itu sangat mudah menangis ketika di ganggu. Meskipun Garen dan Garrey sering menggoda saudari kembarnya ,mereka sangat menyayangi saudari kembarnya itu. Setiap kali Daisy di ganggu oleh teman temannya pasti Garen dan Garrey dengan sigap membela kembarannya.


"Ya ampun kalian bertiga ini pagi pagi sudah ribut, sampai adik kalian Kelton nangis mendengar keributan kalian." Ujar Kaiya sambil menggendong anak laki laki berumur 1 tahun menuju ruang keluarga.


Setelah hampir 3 tahun menikah Sander dan Kaiya memutuskan untuk menambah momongan lagi, tepat ketika ketiga anak kembar mereka berumur 2 tahun, Kaiya melahirkan kembar anak laki laki yang di beri nama Farrel Kelton Kim dan Rafael Kelvin Kim.


"lho princess mommy kenapa menangis"


"Huaaahh mommy, kamalku dibelantakin Galen sama Galley" adu Daisy kepada Kaiya yang saat itu sedang berada di ruang keluarga bersama Sander yang sedang memangku baby Kelton dan baby Kelvin. Kaiya hanya menggeleng tertawa melihat kelakuan ketiga anak kembarnya itu.


"Garen.... Garrey.... kalian menggoda kembaran kalian lagi, lihat Daisy sampai menangis seperti ini. ayo daddy minta kalian minta maaf kepada Daisy"


"colly dedek" ujar Garen dan Garrey meminta maaf sambil memeluk kembarannya itu.


"Ya sudah kalau begitu kalian bertiga cepat berganti pakaian yang sudah mommy siapkan karena kita mau ke mansion utama. Daddy juga ganti pakaian, mommy mau gantiin pakaian Kelton dan Kelvin  dulu"kata Kaiya


"Okay mommy" ucap serempak suami dan anak anaknya.

__ADS_1


Hari itu Sander beserta anak dan istrinya akan berkunjung ke mansion utama untuk membantu persiapan pernikahan Arend. Akhirnya Arend menikah juga setelah berpacaran selama 3 tahun dengan Anjani Bellona yang merupakan seorang model papan atas di Indonesia.


__ADS_2