You Are Will Be Mine

You Are Will Be Mine
Bab 7


__ADS_3

...šŸ“ HAPPY READINGšŸ“...


...Jangan lupa VOTE,LIKE DAN COMM3NT ...


"Ya please kamu jangan pernah ngelakuin hal kayak tadi lagi" kata Sander memecah keheningan di dalam mobil perjalanan menuju mansion. Namun tidak ada jawaban dari Kaiya


"Jangan buat abang khawatir dan kebingungan kayak orang gila begitu tahu kamu menghilang di mall kayak tadi" kata Sander kembali


"abang mengkhawatirkanku??"tanya Kaiya sedikit tidak percaya namun bahagia sudah pasti


Sander mengehentikan mobilnya di pinggir bahu jalan


"Iya abang mengkhawatirkan kamu bukan sebagai adik abang tapi seorang pria yang mengkhawatirkan wanita yang disayangi dan dicintai"kata Sander tanpa sadar mengakui perasaannya ke Kaiya


"abang mencintai dan menyayangiku?? abang tidak sedang bercandakan" tanya Kaiya kembali


Sander sedang mengatur nafasnya mempersiapkan hatinya untuk mengaku kepada Kaiya saat ini.


"Ya abang sedang tidak bercanda. kamu kira abang berkata demikian untuk bercanda. Abang serius dengan kata kata abang. Sudah sejak lama abang mencintaimu bukan sebagai adik. Maafkan abang sudah sejak lama abang tidak melihatmu sebagai seorang adik namun abang melihatmu sebagai wanita yang abang cintai."kata Sander berterus terang


Jujur Kaiya sangat shock sekaligus senang karena perasaannya selama ini tidak bertepuk sebelah tangan. Ya Kaiya juga telah menyukai Sander sejak lama berawal sejak kejadian 5 tahun lalu.


Sampai saat ini Kaiya masih tetap diam karena masih sangat shock dengan pengakuan abangnyaitu.


"abang tahu mungkin kamu shock saat ini, tapi ijinkan abang untuk menunjukan jika abang benar benar serius mencintai dan menyayangi kamu. Abang ingin kamu jadi masa depan abang. Abang tidak minta kamu menjawab pengakuan abang sekarang. " kata Sander sambil mengacak rambut Kaiya


"Abang terima kasih" akhirnya Kaiya bersuara dan tersenyum memandang Sander.


Sander pun tersenyum dan kembali mengendarai mobilnya menuju mansion


Sander dan Kaiya baru saja sampai mansion dan sudah ada Ayaka dan Ayako di dalam kamarnya.


"Ngapain kalian berdua disini" kata Kaiya kepada dua sahabatnya

__ADS_1


"Kalian berdua baru sampai mansion memang dari mana?" selidik dua sahabatnya kepada Kaiya. Tentu saja dua sahabatnya ini mengetahui semua rahasia Kaiya karena mereka sudah berteman sejak di taman kanak-kanak. Kaiya masih dengan senyum senyum sendiri tidak menjawab pertanyaan dua sahabatnya.


Ayaka dan Ayako curiga melihat tingkah Kaiya yang senyum senyum sendiri tanpa menjawab pertanyaan mereka.


"bang Sander habis mengutarakan perasaan ke kamu ya" tanya Ayako tiba tiba


kata kata Ayako membuat Kaiya kaget dan tersedak ketika sedang minum


"uhuuuuuk"


"Kalian tahu darimana kalau bang Sander mengutarakan perasaannya" kata Kaiya malu malu.


"sayangku kita berdua sudah lama tahu kalau bang Sander itu suka sama kamu cuma kamunya saja tidak peka" ujar Ayaka.


"Masa sih, sejak kapan kalian tahu" selidik Kaiya


"kita tahu sejak 4 tahun lalu sayang, lagipula kita sering ketemu denganĀ  bang Sander ketika bang Kean dan kak Lean sedang kumpul, bang Sander sering curhat tentang kamu"jelas Ayako


"Apaaa selama itu kalian tahu tapi tidak memberitahuku" ucap tidak percaya Kaiya


"hmm belum ku jawab soalnya tadi keburu shock duluan"jujur Kaiya


"Astaga Yaya, mau nunggu apalagi kamu, kalian berdua sudah sama suka" pekik Ayako


"hmm bagaimana ya aku masih belumĀ  percaya jika bang Sander benar benar mencintaiku"ucap lirih Kaiya


"Apa belum cukup semua pengorbananĀ  bang Sander selama ini ke kamu sayang" tiba tiba ada suara dari pintu kamarnya yang terbuka dan orang tersebut adalah Keandre.


"abang juga tahu masalah ini" kata Kaiya tidak percaya


"Kami bertiga mengetahuinya sayang so kamu tunggu apa lagi" kata Leandre dan Arend serempak


"Cepat sana beritahu jawabanmu dan perasaanmu ke bang Sander"suruh Arend sambil mendorong Kaiya untuk keluar dari kamar

__ADS_1


Seketika itu juga Kaiya mencari Sander diĀ  kamarnya namun tidak ada.saat keluar dari kamar itu Kaiya sempat melihat sosok Sander sedang berada di taman belakang mansion segeralah Kaiya menyusul laki laki itu.


Sander sedang melamun tentang kejadian di mobil tadi ketika dirinya menyatakan perasaannya kepada Kaiya


"arrrggghh bodoh banget, kenapa bisa keceplosan gitu" gumam Sander yang bisa di dengar Kaiya saat mendekat diam diam


"Jadi abang menyesal sudah ngomong gitu ke Yaya" kata Kaiya mengagetkannya


"Yaya!!!" ujar Sander kaget


"Beneran abang nyesal nih?" goda Kaiya


"abang tidak pernah menyesal sudah jujur ke kamu tentang perasaan abang"kata Sander mendekat ke arah Kaiya sambil menggenggam tangan gadis kesayangannya itu dan meletakkan di d.a.d.a nya.



"abang terima kasih sudah mau mencintaiku dan menyayangiku. Terima kasih sudah begitu sabar menghadapi Kaiya selama ini. Yaya juga mencintai dan menyayangi abang. Maaf juga jika selama ini juga sudah mencintai dan menyayangi abang dengan cara yang berbeda dengan yang lain" kata Kaiya sangat pelan namun di dengar Sander


"Jadi Jawaban kamu"kata Sander tidak percaya apa yang didengarnya baru saja


Kaiya hanya mengangguk tidak lama Sander pun memeluknya dengan erat dan kemudian Sander mendekatkan bibirnya ke bibir Kaiya serta me.lu.mat bibir mungil gadisnya itu. Tangan kanan Sander memeluk erat pinggang Yaya sedangkan tangan kirinya memegang tengkuk leher Yaya sehingga membuat ciuman mereka semakin panas dan cukup lama


malam itu benar benar malam yang bahagia untuk KaiyaĀ  dan Sander. Taman belakang mansion menjadi saksi moment ini.



Kaiya menjauhkan wajahnya ketika mendengar sorakan tak jauh dari tempatnya berdiri bersama Sander berciuman tadi. Menoleh untuk melihat siapakan yang sedang bersorak dan ternyata ketiga kakaknya serta kedua sahabatnyalah yang menyorakinya.


"Yuhuuu akhirnya ada yang official" teriak Ayako dari kejauhan


" Wah berarti bakalan ada party nih kita" timpal Arend


'ck mengganggu moment saja mereka' batin Sander

__ADS_1


Kaiya merasa malu karena sorakan dari saudara dan sahabatnya itu menenggelamkan wajah di dada bidang Sander.


Wajah Kaiya sudah sangat merah seperti kepiting rebus.


__ADS_2