You Are Will Be Mine

You Are Will Be Mine
Bab 14


__ADS_3

...🍓HAPPY READING🍓...


...VOTE,LIKE DAN KOMEN DITUNGGU YAK!!😆😆...


Seminggu setelah acara kelulusan Kaiya di sibukkan dengan persiapan pernikahan mereka tentu saja telah di cicil 3 minggu lalu. Hari ini Kaiya ditemani 2 sahabatnya  untuk mencoba gaun pernikahannya karena sang calon suaminya sibuk mengejar menyelesaikan semua pekerjaan sebelum pada akhirnya sang calon suami cuti kerja.


Di dalam sebuah butik langganan mereka bertiga, mereka sibuk memilih milih gaun yang akan di gunakan Kaiya dan gaun bridemaids untuk kedua sahabatnya sekaligus calon kakak iparnya itu.


Ketiga sahabat itu akhirnya telah menjatuhkan pilihan gaun yang akan mereka gunakan


Gaun pengantin Kaiya



gaun Ayaka dan Ayako



Ketika semua persiapan sudah hampir 80% namun ada 1 hal yang belum di lakukan oleh Kaiya dan Sander yaitu latihan dance untuk first dance mereka. Setiap hari Sander selalu lembur kerja agar dirinya bisa cuti selama 1 bulan persiapan honeymoonnya tentunya sampai-sampai Kaiya merasa kesal sebab tidak ada waktu qualitime bersama lagi. Siang ini Kaiya sedang berada di kantor Sander setelah di antar oleh kedua sahabatnya itu, ketika sampai di depan resepsionis di tahan seorang pegawai wanita yang baru saja dilihatnya.


"Maaf nona anda tidak bisa masuk lewat lift disitu, karena lift tersebut hanya untuk tamu penting dan petinggi perusahaan ini" ujar resepsionis baru itu


"Kamu pasti orang baru jadinya belum tahu siapa saya. Sudah saya ada keperluan penting dengan CEO disini. Dan jangan sampai membuat saya emosi"kata Kaiya mencoba sabar


"Sudah saya bilang nona lift ini khusus untuk orang khusus tidak sembarangan tamu bisa mengakses lift ini. Lagipula nona mau bertemu dengan pemimpin perusahaan pakaian tidak sopan seperti ini. Lagipula CEO disini sibuk tidak bisa menerima tamu sembarangan"kata sinis resepsionis baru tersebut melihat dandanan serta pakaian


Siang itu memang Kaiya hanya mengenakan hotpants putih dan kaos putih dengan berbalut jaket denim warna putih.



Ketika Kaiya dan sang resepsionis baru berdebat sengit, pintu lift khusus yang hendak Kaiya tuju terbuka, keluar dari lift Sander sang CEO perusahaan dan seorang pria paruh baya yang ternyata adalah papi Masaharu, papinya Ayaka dan Ayako


Sander dan Masaharu Fujisiwa melihat sekilas pemandangan 2 orang wanita sedang berdebat di dekat lift khusus tersebut namun Sander tidak sadar jika salah satu dari wanita disitu adalah calon istrinya, sedangkan Masaharu Fujisiwa mengenali sosok wanita disitu.


"Yaya!?" panggil papi Masaharu menyipitkan matanya memastikan itu benar orang yang di kenalnya.


"Papi Haru"kata Kaiya berlari kecil mendekati dua orang pria tersebut dan langsung memeluk Sander dengan muka masih terlihat jengkel dan kesal.


Sang resepsionis baru tersebut kaget melihat tingkah Sander langsung menegur.


"Nona sopan sedikit itu yang nona peluk adalah CEO disini!! Tegur resepsionis baru tersebut.


Sander sempat melihat raut wajah Kaiya tadi berlari memeluknya.


"APA YANG SUDAH KAMU LAKUKAN TERHADAP CALON ISTRI SAYA!! SAMPAI DIA TERLIHAT KESAL SEPERTI INI!!" bentak Sander kepada karyawan baru itu.


"Mikolas tolong buat SP 1 untuk pegawai baru itu" perintah Sander kepada sekretarisnya.


Shocklah pegawai baru tersebut mengetahui kenyataan bahwa perempuan yang tadi ditegurnya adalah calon istri CEO tempatnya bekerja.

__ADS_1


"Lho papi kenapa ada disini" tanya Kaiya ketika ikut keluar bersama papi Masaharu dan Sander untuk makan siang.


"Biasa sayang meeting urusan bisnis dengan calon suami kamu ini sebelum dia cuti kerja lama untuk honeymoon kalian"ujar papi Haru. Ucapan papi Haru membuat pipi Kaiya merah merona karena malu saat ada pembahasan tentang honeymoon, Sander yang melihat pipi Kaiya sudah berwarna merah hanya tersenyum kecil.


Fujisiwa Corp dan One High Airlines memang sudah cukup lama bekerja sama semenjak daddy nya pertama kali menjadi CEO. Masaharu Fujisiwa dan Herbert Kim merupakan sahabat sejak kecil dan sekaligus rival dalam bisnis namun selalu saling membantu.


Hari bahagia Kaiya dan Sander pun datang


Seluruh keluarga pun telah berkumpul untuk pernikahan Kaiya dan Sander yang di adakan pada Hotel bintang 5 dimana mereka menyulap ballroom mewah di hotel tersebut menjadi dekorasi pernikahan ala negeri dongeng yang super megah dan mewah.





Perasaan Sander saat ini sangat gugup menanti kedatangan calon istrinya tersebut. Sander ditemani ketiga saudaranya berada di depan altar.


" hmm yang gugup menanti kedatangan calon istrinya nih" goda Kean dan Lean bersama.


Baru akan menjawab godaan dari sang adik, pintu ballroom terbuka semua mata melihat menuju pintu ballroom yang terbuka, perlahan masuk Kaiya dan Herbert Kim sang ayah untuk mengantarkan putrinya ke depan altar dimana sang calon suami telah menunggu. Sander sangat terpesona dengan kecantikan Kaiya hari itu, Sang mempelai wanita pun telah sampai di depannya dan sang ayah pun menyerahkan tangan putrinya kepada sang mempelai pria.


"Mulai sekarang Kaiya menjadi tanggung jawabmu, tolong jaga dia" Ujar daddy Herbert sambil menyerahkan tangan putri kesayangannya, princess dari keluarga Kim.


"Tentu saja dad"jawab  Sander sebelum menggandeng erat tangan calon istrinya tersebut dirinya memeluk sang ayah.


"Kamu cantik sekali malam ini sayang" bisik Sander kepada sang calon istri namun hanya di balas sebuah cubitan kecil di perutnya.


In your eyes, I have found my home.


In your heart, I have found my love.


In your soul, I have found my mate.


With you, I am whole, full, alive.


You make me laugh. You let me cry.


You are my breath, my every heartbeat.


I am yours.


You are mine.


Of this we are certain.


You are lodged in my heart.


The small key is lost.

__ADS_1


You must stay there forever.


Janji pernikahanpun telah di ucapkan mereka berdua, dan langsung di lanjutkan pemasangan cincin kepada pasangan masing masing setelah itu sah lah mereka menjadi pasangan suami istri.



Resepsi pernikahan pun di adakan di tempat yang sama, banyak tamu dari rekan rekan bisnis keluarga kim, pernikahan ini pula juga di liput seluruh media elektronik karena merupakan pernikahan dari seorang pengusaha paling berpengaruh di Indonesia.


Di tengah acara resepsi, Sander meminta sang istri untuk duduk pada sebuah sofa di tengah tengah panggung, sang istri pun menurutinya dengan ekspresi bingung. Sander pun hanya tersenyum dan tiba tiba sebuah lagu di putar saat itu juga Sander menari untuk memberikan surprise kepada sang istri


Betapa terkejutnya Kaiya melihat Sander menari malam itu karena sudah lama sekali Kaiya tidak melihat suaminya itu menari terakhir kali saat Sander masih Senior high school. Tidak ada orang yang tahu bahwa sebenarnya Sander telah menggeluti dunia dance sejak masih Junior High School dan berlanjut hingga akhir Senior high school namun harus berhenti guna menempuh pendidikan bisnis dimana dia sebagai anak sulung yang akan melanjutkan posisi kepemimpinan sang ayah. Hanya orang orang terdekat dan keluarga saja yang mengetahui sisi tersembunyi dari sang CEO bertangan dingin ini.  Semua tamu undangan pun juga di buat kaget tidak percaya pasalnya sang pengusaha yang terkenal tegas dan bertangan dingin itu sedang menari.


Saat ini Sander, Lean, Kean, Arend dan satu orang lagi yang tidak di mata Kaiya ya satu orang itu adalah Mikolas sekretaris suaminya yang tak lain sahabat Sander sejak junior high school. Ya mereka ini lah partner dance sang suami yang sudah di ketahui Sander sejak kecil


"Asstaaga sejak kapan mereka berlatih menyiapkan ini" ujar Kaiya sambil menutup mulut dan tertawa tak percaya apa yang dilihatnya.


"Oh my God jadi ini hasil lembur mereka berlima tiap malam selama sebulan lebih" ujar Ayako yang berada di dekat Kaiya.


"Lho kalian berdua juga tidak tahu tentang rencana ini" tanya Kaiya, dua sahabatnya hanya menggelengkan kepala.


Kaiya dan kedua sahabatnya geli tertawa melihat dance yang di lakukan pasangan mereka, dan ketika dance berakhir Kaiya berdiri langsung memeluk sang suami


"Sejak kapan abang berlatih tarian ini, aku senang sekali bisa melihat abang menari lagi. abang tidak takut image nya berubah setelah ini"kata Kaiya sambil mencium pipi suaminya


" hahaah, bagaimana kamu suka dancenya tadi? benar benar menguras waktu demi melatih dance itu karena sudah lama sekali aku tidak menari seperti itu begitu juga Kean dan lainnya."ujar Sander dengan nafas terengah engah efek dari surprise dance untuk sang  istri.


" suka sekali karena aku lebih suka lihat abang menari seperti dulu dimana aku selalu menemani abang berlatih" ucap Kaiya sambil berusaha mengelap keringat suaminya.


"aah iya sayang bersiaplah karena kita akan melakukan first dance kita untuk mengakhiri acara malam ini"


Kaiya mengangguk


Sander dan Kaiya sudah berada di tengah panggung untuk bersiap melakukan first dance mereka yang sudah mereka latih 2 minggu sebelum pernikahan mereka.


Malam semakin larut acara bahagia Sander dan Kaiya selesai, semua keluarga telah kembali ke kamar masing masing di hotel tersebut karena seluruh hotel tersebut telah di sewa untuk hari bahagia mereka. Namun Sander dan Kaiya tidak segera menuju kamar pengantin mereka karena mereka sedang berkumpul dengan sahabat dan saudara mereka.


"Akhirnya selesai juga acaranya sayang, fuhh capek banget ini badan. " Ujar Kaiya kepada sang suami.


"Ya sudah habis ini kita langsung ke kamar" ucap lembut Sander kepada sang istri


"Haish yang sudah tidak sabar untuk pecah telur" goda Ayaka.


"ihh awass kamu babe, nanti juga bakal ngerasain kamu. Suruh tuh bang Kean buat mempercepat pernikahan kalian." gerutu Kaiya mendengar celetukan dari sahabatnya itu


"Weitss nanti dulu lah, masih menikmati masa pacaran nih" ujar Kean mendengar perkataan Kaiya kepada tunangannya


"Yee asal tidak sampai kebobolan saja bang. Sudah ah Yaya mau ke kamar saja, udah gak kuat ngantuknya"Kaiya menjawab dan buru buru berdiri ingin segera menuju kamarnya namun di cegah oleh sang suami


"Tunggu bentar sayang, jangan pergi ke kamar sendirian" kata Sander bangkit dari duduk dan langsung menggendong sang istri ala bride style.

__ADS_1


Setelah pengantin baru itu pergi dari situ, satu per satu orang yang sedang duduk berpamitan menuju kamar masing masing.


Hari itu hari yang panjang untuk semua orang....


__ADS_2