
...šHAPPY READING š...
...Jangan lupa Vote,Like dan komen ya!!...
Di depan UGD salah satu Rumah sakit di Jakarta....
Ayako, Kaiya dan Lean telah menunggu dokter yang tengah memeriksa kondisi Ayaka saat ini. Ayako dan Kaiya tidak berhenti menangis memikirkan kondisi Ayaka saat ini. Tidak lama kemudian Kean danĀ Sander pun muncul di depan UGD dengan kondisi berlari. Saat itu Sander melihat kondisi gadis kecilnya dan langsung memeluknya, sontak membuat Kaiya nangis keras.
" Bagaimana kondisi Ayaka?" tanya cemas Kean kepada Lean namun saudara kembarnya itu hanya menggelengkan kepala.
"Ini semua gara gara Yaya kalau saja Yaya bisa jagain Ayaka tidak akan kejadian ini"tiba tiba Kaiya berkata sambil menangis masih di dalam pelukan Sander.
"Bukan salah loe Ya ,ini salah perempuan tidak waras itu. Dia harus dapat balasan sudah buat Ayaka jadi gini"ujar Ayako menatap Kaiya , bangkit dari duduknya langsung memeluk Kaiya.
"Siapa nama perempuan itu Ya, abang akan buat perhitungan dengan nya. Akan abang buat hancur juga keluarganya, beraniĀ benar dia membuat kekasihku seperti ini"kata Kean sedari tadi menahan amarahnya.
"Namanya Vallea, sejak awal Yaya masuk sekolah dia selalu mencari masalah dengan Yaya namun hari ini dia benar benar sudah kelewatan. Yaya mau dia hancur!!"kata Kaiya penuh emosi kepada Kean.
Sander yang sejak datang hanya diam menenangkan gadis kesayangannya akhirnya angkat bicara
"Sekarang ini kita fokus dengan keadaan Ayaka terlebih dahulu, setelah itu kita akan mencari cara membalaskan perbuatan perempuan yang bernama Vallea ini." Kata Sander yang disetujui oleh kedua adiknya.
Seorang dokter keluar dari ruang UGD
"Siapa disini wali pasien atas nama Ayaka" dokter tersebut bertanya
"Saya dok, saya calon suami dari Ayaka" jawab Kean
__ADS_1
"Baik, maaf saya harus memberitahu bahwa kondisi pasien saat ini kritis dan kemungkin besar pasien mengalami koma satu satunya jalan pasien harus dioperasi untuk mengeluarkan gumpalan darah yang berada di otaknya ."dokter memberikan kabar yang membuat Ayako, Kaiya dan lainnya kaget tidak percaya. Kean masih shock atas penjelasan dari dokter tersebut hanya duduk lemas di lantai.
"Lakukan apapun yang terbaik untuk Ayaka dok" Sander membuat keputusan karena dilihatnya Kean masih shock. Kaiya yang melihat kondisi abangnya pun mendekati dan ikut duduk di lantai serta langsung memeluk Kean.
"Abang harus kuat, Ayaka membutuhkan dukungan semangat dari kita semua"ujar Kaiya sambil memeluk Kean dan dibalas anggukan.
"Kita harus memberitahu mami papi tentang kondisi Ayaka"akhirnya Ayako mengeluarkan suara setelah diam cukup lama karena begitu shock dengan kondisi saudara kembarnya. Ucapan Ayako pun disetujui oleh semua yang ada disitu , tak lama kemudian Kean lah yang menghubungi calon mertuanya itu.
Pada tengah malam muncul empat orang paruh baya, ya mereka adalah kedua orang tua si kembar dan juga kedua orang tua Kaiya. Saat ini semua orang tengah menunggu di depan ruang operasi tempat Ayaka sedang di tangani.
Setelah menunggu sekitar 6 jam, akhirnya operasi yang dijalan Ayaka selesai dan seorang dokter keluar.
"saya sudah berhasil mengeluarkan gumpalan darahnya namun kondisi pasien saat ini sangat kritis, kami akan memantau untuk 6 jam ke depan kita berharap pasien dapat melewati masa kritisnya dan segera sadar.saat ini pasien akan kami pantau dalam ruangan ICU"jelas dokter
Ucapan dokter tersebut membuat para wanita yang ada disitu menangis dan para pria menenangkan. Saat ini dua keluarga tengah berkumpul didalam ruang ICU VVIP dan membahas masalah yang terjadi seraya menunggu Ayaka sadar.
"Saya setuju Pap tapi perempuan ini sangat pintar ternyata dia dengan cepat menghilang tanpa jejak, Lean sudah menyuruh orang untuk mencari perempuan ini. Sepertinya perempuan ini berasal dari keluarga yang memiliki kuasa yang tidak main main."kata Leandre memberitahu semua orang yang ada di ruangan tersebut
"Sialan!!! Sampai kapan pun akan ku cari perempuan yang sudah menyakiti Ayaka seperti ini" umpat Keandre
"Kean tenanglah, kasihan Ayaka jika mendengar kamu berbicara seperti itu" mommy Chryssa menenangkan putranya.
"Tapi mom, aku tidak bisa melihat kondisi Ayaka seperti ini. aku benar benar frustasi" Kean menangis dipelukan ibunya. mommy Chryssa tahu saat ini kondisi putranya sangat down dengan melihat kondisi Ayaka yang masih belom sadar dari komanya.
Tanpa disadari masalah lain mulai muncul....
drttd drrrtt ponselĀ Sander bergetar dan melihat kontak yang memanggil
SekretarisĀ Yosef calling....
__ADS_1
" Ya halo ada apa" Sander menjawab telepon dari sekretarisnya.
Ternyata telepon sekretarisnya itu memberitahu bahwa kepala keuangan perusahaannya yang notabene adalah Alvie telah melakukan korupsi besar dan hampir memporak poranda perusahaannya. Setelah mengetahui permasalahan tersebut,Ā Sander ditemani Arend dan Lean segera meluncur ke perusahaanya untuk menyelesaikan masalah tersebut. Ternyata sebelum ada kejadian ini, sudah beberapa kali Alvie mencoba menculik Kaiya namun selalu gagal, dan rencana terbesarnya adalah dengan memporak poranda kan perusahaan milikĀ Sander tersebut.
Sudah hampir 2 minggu Ayaka masih dalam koma, selama itu jugaĀ Sander dengan di bantu kedua adiknya menyelesaikan masalah yang di timbulkan Alvie. Ketika sedang menyelesaikan masalah tersebut baru ketahuan jika Alvie merupakan kakak dari Vallea, perempuan yang sudah membuat celaka Ayaka. Untuk itu 2 orang wanita tersebut menjadi orang paling di cari oleh keluarga Kim maupun keluarga Fujisawa, namun pergerakan 2 wanita ini sangat licin susah dilacak.
Selama 2 minggu juga Kaiya dan Ayako selalu setia mengunjungi Ayaka. Karena kondisi Ayaka acara pertunangan mereka bertiga di batalkan, akan dilaksanakan jika Ayaka sadar kembali dari komanya. Ya saat ini Kaiya sudah mengetahui siapa orang yang akan di jodohkan dengan nya karena kedua orang tuanya telah memberitahunya. Dirinya tidak menolak perjodohan tersebut karena orang yang di jodohkan dengan nya adalah kekasihnya sendiri.
Siang ini Kaiya mengunjungi Ayaka sendirian karena Ayako sedang ada urusan menemani Lean. Dan keluarganya yang lain pun juga sibuk karena masalah yang di timbulkan oleh Alvie dan Vallea itu
"Hei cantik bangun donk, gue kangen sama celotehan loe. gue sama Ayako kesepian gak ada loe disekolah. cepat bangun ya beb biar kita bisa hang out bareng lagi"kata Kaiya berbisik ke telinga sahabatnya itu sambil menangis. Semenjak kejadian ini Kaiya berjanji akan menjaga Ayaka dan akan membalaskan semua perbuatan Vallea dan kakaknya Alvie kepada keluarganya. Kaiya tidak kuat menahan tangisnya buru buru keluar dari kamar sahabatnya itu,dan saat membuka pintu dia melihat sesosok orang yang tengah dirindukannya selama 2 minggu. Siang itu Sander baru kembali dari perjalanan bisnisnya ke berbagai negara guna menyelesaikan masalah yang di timbulkan Alvie. Selama 2 minggu ini dia sangat merindukan gadis kecilnya, tentu saja saat ini Sander tahu keberadaan gadis kecilnya dimana lagi kalau tidak di rumah sakit sedang mengunjungi Ayaka.
"Hei kesayangan abang, apakah tidak merindukan abang"kata Sander ketika melihat perempuan yang baru saja hendak keluar dari kamar tempat Ayaka di rawat.
Kaiya menatap tidak percaya jika pria di depannya itu kekasihnya yang dirindukannya selama 2 minggu ini. Mendengar ucapan kekasihnya Kaiya tersenyum langsung memeluk pria tersebut.
"abang kapan pulang? dimana yang lainnya?"Kaiya memberondong pertanyaan ke kekasihnya itu.
"Baru saja mendarat abang langsung meluncur kemari karena tahu kamu pasti disini mengunjungi Ayaka. dan yang lain akan menyusul kemari. bagaimana kondisi Ayaka?" jawab Sander sambil mencium kepala gadisnya itu.
"masih belum ada kemajuan bang, Ayaka masih belum sadarkan diri' ucap lirih Kaiya.
Sander hanya memeluk dan menenangkan Kaiya saat itu. tak lama kemudian muncul Kean, Arend,Lean dan Ayako bersamaan.
"Sayang bangunn, aku sudah kembali masa kau tidak merindukanku.mau sampai kapan kamu tidur seperti ini.aku kangen semua tingkah manjamu. Nanti jika kamu sadar kita akan pergi holiday dengan Kaiya dan Ayako juga. Apa kamu tidak kangen dengan dua sahabatmu itu"ujar Kean berbisik di telinga Ayaka sambil menggenggam tangan Ayaka. Benar benar mukjizat detik itu juga perlahan mata Ayaka mulai terbuka, hal tersebut membuat orang orang di dalam ruangan sontak bahagia dengan segera Kaiya keluar kamar untuk memanggil dokter.
ketika membuka mata Ayaka melihat orang orang yang disayanginya terutamaĀ Kean calon suaminya itu. Ayaka tersenyum ke arah Kean langsung di sambut pelukan dari pria yang di cintainya.
Ya hari itu hari paling bahagia untuk Kaiya karena sahabatnya telah sadar dari koma selama 2 minggu dan permasalahan di dalam perusahaan keluarganya juga telah selesai. Kaiya berharap tidak akan muncul masalah baru dalam waktu dekat ini.
__ADS_1