You Are Will Be Mine

You Are Will Be Mine
Bab 3


__ADS_3

...🍓HAPPY READING🍓...


...JANGAN LUPA VOTE,LIKE DAN KOM3NNYA DINTUNGGU!!!!...


Kaiya dan Kean sedang berada di dalam mobil perjalanan menuju kantor kakak sulung mereka karena Kean ada sedikit urusan di kantor tersebut. Sebenarnya mengetahui akan ke kantor kakak sulungnya itu hati Kaiya sangat tidak karuan karena memang sudah sejak lama Kaiya memendam perasaan terhadap kakak sulungnya itu. Ya memang Kaiya sudah mengetahui hal yang sebenarnya jika dirinya adalah anak angkat di dalam keluarga Kim namun hal tersebut tidak mengurangi rasa sayang Kaiya kepada seluruh anggota keluarga Kim. Tetapi perasaan Kaiya terhadap Sander sangatlah beda terkhusus selama 5 tahun ini. Ya Kaiya menyukai Sander ketika Kaiya berumur 13 tahun saat dirinya diculik dan menimbulkan trauma yang besar sampai sekarang. Hanya Sander yang mengetahui keadaan traumatis Kaiya dimana setiap mengalami ketakutan Sander lah yang selalu menemani Kaiya. Walaupun  Sander mempunyai sifat yang dingin terhadap perempuan namun terhadap Kaiya itu tidak berlaku yah itu pikiran Kaiya ketika sudah tenggelam dalam lamunannya sampai tidak sadar jika telah sampai di gedung One High Airlines milik Sander.


Kaiya mengambil Hpnya dan menulis pesan singkat kepada kakak sulungnya


...-CHATROOM-...


...    ~Kaiya & Sander~...


Me : Abang 😆😆


^^^ Bang Sander : Ada apa gadis cilik abang?^^^


Me : Aku ada di lobby kantor abang


^^^Bang Sander : tunggu disitu abang turun ke lobby^^^


Membaca pesan dari Kaiya, Sander pun langsung buru-buru turun ke lobby untuk menjemput gadis cilik kesayangannya itu.


"Kesayangan abang ada apa kesini" tanya Sander ketika sudah berada di dekat Kaiya sambil memeluknya.


"Diajak sama bang Kean kesini tapi entah tidak tahu kemana menghilangnya bang Kean sekarang " jawab Kaiya sambil celingukan mencari Keandre


" Kean kamu dimana? Kenapa Kaiya ditinggal sendirian di  lobby" tanya Sander saat menelepon adiknya itu


"Maaf bang  aku tiba tiba ada rapat dengan dewan yayasan sekolah, bisa titip Kaiya di kantor abang ya" jelas Keandre


"Huft baiklah lainkali beri kabar jika mengajak Yaya ke kantorku" jawab Sander sambil menutup teleponnya


Tak lama telepon Keandre kumatikan ada pesan masuk di Hpku


Kean : Setidaknya abang bisa berduaan dengan Yaya..hihihi😜


^^^Me : awas ya kau jangan sampai Yaya mengetahui perasaanku, cukup kalian saja yang mengetahuinya.^^^


"Abang" panggil Kaiya dengan manja, Panggilannya membuatku memusatkan perhatian kepada dirinya kembali.

__ADS_1


" Ada apa gadis cilikku" kata Sander tersenyum sambil merangkul Kaiya berjalan menuju ruangannya.


"Tidak aku hanya sangat lelah sehingga ingin duduk" jawab Kaiya dengan pipi merona


Melihat ekspresi muka gadis cilik kesayangannya itu membuat Sander menggodanya kembali...


"Kenapa pipinya jadi seperti tomat hem" goda Sander kepada Kaiya sambil tertawa


" ihhh abang " Kaiya mencibirkan bibirnya tentu saja membuat Sander tertawa terbahak,,


Ekspresi Sander yang tertawa terbahak dengan seorang wanita tentu saja menarik perhatian karyawan karyawan di perusahaannya termasuk Alvie.


Ya Alvie merasa cemburu kepada Kaiya karena ekspresi yang baru saja terlihat ketika Sander bersama dengan Kaiya sangat berbeda ketika bersama dirinya maupun pegawai lain dan Alvie tidak mengetahui jika Kaiya itu adik dari seorang Sander.


Rencana jahat pun bermunculan di pikiran Alvie. " Awas kau gadis ******,kamu akan ku hancurkan" gumam batin Alvie


Saat ini Kaiya sudah berada di dalam ruangan Sander merasa bosan dikarenakan sang kakak sudah tenggelam dalam lautan berkas yang menumpuk di mejanya.


Tiba tiba Hp Kaiya berbunyi dilihatnya nama yang tertera memangggil


Ayako calling.....


"Halo sista dimana kamu jalan ke mall yuk" suara dari seberang


Sander yang mendengar bahwa Kaiya akan pergi ke mall dengan Ayaka dan Ayako langsung menghampiri gadis kesayangannya itu.


"Abang ,Yaya mau pergi jalan dengan Ayako dan Ayaka, boleh khan? Yaya bosan di kantor abang." tanya Kaiya


Sander menjawab dengan anggukan dan mengacak-acak rambut Kaiya


" Dengan satu syarat tidak pulang terlalu malam.okay gadis cilik" kata Sander kepada Kaiya


"Siap bos" cengir Kaiya


"bawa credit card khan" tanya Sander kepada Kaiya yang sedang menunggu di jemput Duo rusuh sahabat adiknya itu


Kaiya menggelengkan kepala sambil tersenyum lebar ke arah abangnya itu. Sander yang mengetahui arti senyum lebar gadis kesayangannya itu bangkit dari duduk menuju meja kerjanya untuk mengambil dompet dan mengambil credit card miliknya yang langsung di berikan kepada gadisnya itu. Tentu di sambut Kaiya dengan gembira karena credit card milik Sander tidak memiliki limit meskipun miliknya juga tidak ada limitnya.


30 menit kemudian Kaiya sudah di jemput oleh Ayaka dan Ayako...

__ADS_1


"Bang kami pergi dulu" kata mereka bertiga serempak..


Tanpa Kaiya, Ayaka dan Ayako ketahui sepanjang perjalanan menuju mall mereka diikuti oleh sebuah mobil tidak di kenal,,


Sesampai di mall mereka bertiga menuju sebuah kafe untuk nongkrong bersama tetapi dari kejauhan mereka juga di awasi oleh orang asing.


"Beb, setelah dari sini kita lihat baju baju disana yuk. Siapa tahu ada baju keluaran terbaru" kata Ayaka sambil menunjuk sebuah toko baju keluaran designer terkenal dengan harga yang super wah itu.


Kaiya dan dua sahabatnya bukan tipe gadis ABG lain yang suka shopping atau menghabiskan uang untuk hal yang tidak penting. mereka bertiga lebih suka uang yang mereka miliki di donasikan ke panti panti asuhan.


"Oke setuju. Eh tapi aku ke kamar mandi dulu ya beb" kata Kaiya beranjak pergi


Disaat Kaiya menuju ke kamar mandi dirinya merasa sedang diikutin oleh seseorang,ketakutan akan trauma masa lalunya muncul kembali meskipun saat ini Kaiya menguasai beberapa ilmu beladiri namun rasa takut traumanya membuat dirinya tidak berdaya...


Kaiya mempercepat jalan menuju kamar mandi tanpa melihat jalan sekitarnya dan dengan tidak sengaja dia menabrak seseorang yang ternyata itu kakaknya sendiri Sander.


Ya benar saja 10 menit setelah kepergian Kaiya dari kantornya  Sander menghubungi Keandre dan Leandre mengajak pergi ke mall tempat gadis ciliknya berada karena perasaan Sander tiba tiba tidak enak. Tepat seperti feelingnya Sander mendapati raut wajah ketakutan Kaiya saat tidak sengaja menabraknya.


"Ah maaf. abang?!"kata Kaiya setengah teriak karena lega melihat ketiga abangnya ada disitu.


"Ya, kamu kenapa wajahmu pucat seperti ketakutan begitu" tanya Keandre dan Leandre bersamaan.


Sedangkan Sander terus memeluknya dan mengusap usap punggung nya untuk menenangkan.


" Ta... ta..tadi ada seseorang yang terus mengikuti Yaya bang. Yaya takut bang" lirih Kaiya dalam pelukan Sander


Mereka mengetahui mengapa adik kesayangan mereka seperti itu.pasti berhubungan dengan trauma Kaiya 5 tahun lalu.


" Sudah kamu pulang bersama kami. dimana Ayaka dan Ayako dimana dek" tanya Leandre kepada Kaiya


" Mereka berdua masih berada di dalam kafe" jawab Kaiya


" Kalau begitu kita susul mereka berdua"putus Sander sambil terus memeluk Kaiya


Sander merasa tidak berdaya melihat kondisi ketakutan Kaiya saat ini.


"Ayaka, Ayako" panggil Leandre ketika mereka berempat telah sampai tempat kafe dimana Ayaka dan Ayako berada


"bang, ada apa dengan Yaya mengapa terlihat sangat pucat" seketika Ayaka menjadi panik melihat kondisi sahabatnya itu.

__ADS_1


"beb, are you okay?" tanya Ayako dan Ayaka serempak namun tidak ada jawaban dari orang yang mereka tanya hanya sebuah anggukan yang menjawab pertanyaan mereka.


"kalian berdua pulang dengan kami. Okay?" tanya Leandre kepada Ayako dan di jawab dengan sebuah anggukan.


__ADS_2