
...🍓HAPPY READING 🍓...
...JANGAN LUPA LIKE, VOTE DAN COMM3NT YA!!...
Jam menunjukan waktu istirahat, berjalanlah 3 gadis dengan model warna rambut yang hampir sama sedang menuju ke arah kantin. Ya para bodyguard Kaiya hanya menunggu di luar sekolah atas permintaan Kaiaya karena tidak ingin menarik perhatian orang orang di sekolahnya
rambut Kaiya
Rambut Ayaka
rambut Ayako
Sebenarnya ada larangan untuk murid di sekolah Kaiya untuk mewarnai rambut, namun bukan Kaiya namanya jika ia tidak melanggar peraturan tersebut. Lagipula tidak akan ada yang berani menegurnya karena seluruh guru dan karyawan yang ada di Kim Nayana School mengetahui siapa dirinya namun Kaiya tetap meminta untuk dirahasiakan siapa dirinya kepada seluruh siswa di sekolah tersebut.
Baru setengah jalan menuju kantin Kaiya, Ayaka, dan Ayako di hadang oleh Vallea yang sangat tidak suka kepopuleran Kaiya saat ini. Karena sebelum Kaiya, Ayaka dan Ayako masuk di sekolah tersebut, Vallea lah satu satunya gadis yang di puja oleh banyak laki laki di sekolahnya.
"Mau apa lagi kamu" ucap sinis Ayako ketika melihat jalan mereka sudah di hadang Vallea dan kelompoknya.
" Santai saja kali bicara" ucap Dyti salah satu anggota genk milik Vallea
Kaiya yang sedari tadi hanya memainkan Hpnya tanpa melihat sekitarnya terganggu dengan tingkah Vallea dan kelompoknya itu.
"Apa sih mau lo, sejak kemarin mengganggu kami saja" kata Kaiya melirik sinis ke arah Vallea
"Halah tidak sok polos lo, gue tahu lo sering bergonta ganti pacar, seperti wanita ****** saja" remeh Vallea.
"Jaga kata kata lo Val kalau tidak tahu apa apa tentang diri gue jangan menyebarkan berita palsu" balas Kaiya dengan tenang.
"kita semua disini juga tahu kalau kamu itu wanita ****** yang suka merebut pacar orang" ujar Vallea merendahkan Kaiya.
Sejak tadi Ayaka yang diam saja tidak tahan jika sahabatnya direndahkan gitu langsung menampar Vallea dengan keras
PLAK......
tamparan keras melesat ke pipi Vallea dan menyebabkan pinggir bibirnya berdarah
"Jaga Bicara lo val, kalau tidak lo akan bermasalah sama gue dan Ayako mengerti!!!" Bentak Ayaka
"Gue gak takut dengan kalian bertiga, kalian bertiga itu cuma wanita ****** yang haus belaian saja" ujar Vallea tetap merendahkan.
Emosi Kaiya sudah tidak tertahankan hampir saja dia melesatkan tamparan namun bel telah berbunyi.
"Awas lo, masalah ini belum selesai." ucap Kaiya yang sudah di tarik Ayako menuju kelasnya.
Di tengah jam pelajaran...
"gue bosen nih guys, bolos saja yuk" ajak Kaiya sedari keluar kelas
__ADS_1
"Kaiya kamu mau kemana!!" kata Pak Penn guru Fisika nya
"Saya bosen pak, saya mau keluar kelas" ucap Kaiya kembali
"Tidak saya ijinkan, cepat kerjakan soal soal yang ada dipapan tulis sekarang atau kamu saya hukum" kata Pak Penn kembali. Ya guru fisikanya ini merupakan guru baru yang tidak tahu jika Kaiya merupakan adik pemilik sekolah.
"Memang bapak berani menghukum saya" jawab enteng Kaiya disertai kekehan kedua sahabatnya
" Kamu!! cepat kerjakan sekarang!!" perintah Pak Penn
"Baik baik pak saya kerjakan jika jawabannya benar semua saya, Ayako dan Ayaka keluar kelas" jawab Kaiya dengan enteng.
Tidak banyak orang tahu jika otak Kaiya itu sangat jenius walaupun dia bad girls dan sudah 9x Drop Out sekolah.
Dalam waktu 5 menit Kaiya sudah menyelesaikan soal soal fisika yang ada di papan tulis dan semua jawaban benar sehingga mau tak mau pak Penn mengijinkan Kaiya, Ayaka, dan Ayako keluar kelas.
Mereka bertiga saat ini sedang berada di kantin sekolah, dan tidak lama hp Ayaka dan Ayako bunyi berbarengan nama yang terterapun membuat Kaiya melotot kaget.
Kak Kean calling....
Kak Lean calling....
Ayaka dan Ayako buru buru mengangkatnya. lumayan lama dua sahabatnya berbicara di telepon setelah menunggu 15 menit Kaiya langsung mengintrogasi kedua sahabatnya itu.
"Kalian berdua sejak kapan dekat dengan kak Kean dan kak Lean?" selidik Kaiya kepada dua sahabatnya itu
hanya di jawab cengiran oleh keduanya..
"Hmm sebenarnya sudah cukup lama beb, tapi kita tutupin, heheheh" jujur Ayaka
"Sorry beb sebenarnya itu permintaan dari kak Lean untuk gak ngasih tau lo karena kalo lo tau pasti akan heboh sendiri" kata Ayako
"Kedua abang gue gak pernah nyakiti kalian khan. kasih tau aja ke gue kalo lo berdua di sakitin kedua abang gue dan gue pastiin bakal langsung hajar mereka berdua"kata Kaiya disusul ketawa dua sahabatnya yang melihat dua orang dibelakang Kaiya.
saat Kaiya berkata seperti itu kedua orang yang di bicarakan sudah berada di belakang tanpa di ketahuinya.
"Yakin kamu akan hajar abang dek??" ujar Lean
"abang! Sejak kapan ada disitu?! Terus ngapain juga di mari" tanya Kaiya kaget
"tentu saja menjemput pacar abanglah "jawab serempak Kean dan Lean.
"mentang-mentang kembar jawabnya barengan gitu" cibir Kaiya
"Kalau Ayaka sama Ayako dijemput kalian terus nanti Yaya pulang sama siapa"Tanya Kaiya kembali
"tentu saja sama kita princess cantik"Jawab Kean sambil mengacak rambut Kaiya
"Yah jadi obat nyamuk donk Yaya kalau ikut kalian"gumam Kaiya pelan dan tak seorang mendengar.
"Ya sudah ayo kita jalan, cari makan dulu pasti kalian bertiga lapar bukan"ajak Leandre
" Tapi kak ini khan belum jam pulang sekolah" ujar Ayako
__ADS_1
"Nah betul itu bang" timpal Kaiya
"Ck klo belum jam pulang sekolah kenapa kalian bertiga ada di kantin. Pasti kalian bertiga bolos lagi khan"kata Kean baru menyadari jika sang adik beserta kedua sahabatnya ternyata membolos lagi.
Bukannya menjawab pertanyaan Kean, ketiganya hanya memamerkan senyum lebar.
Tentu hal ini membuat gemas Kean dan Lean
"Sudah ayo kita pergi, lagipula kalian lupa siapa yang ngajak kalian pergi." Ucap Lean sambil mengangkat salah satu alisnya.
Akhirnya mereka berlima pergi menggunakan mobil SUV milik Kean menuju salah satu mall di pusat kota.
Kaiya benar benar di cuekin oleh dua pasangan kekasih yang sedang berjalan di depannya itu ketika sudah berada di Mall hal itu membuatnya kesal. Bagaimana tidak kesal jika dua sahabatnya dan oppanya itu pamer kemesraan di depannya.
"ihh sudah donk pamernya bikin iri saja"kata Kaiya kesal
namun kata kata Kaiya malah membuat dua abangnya itu semakin menggodanya dan pada akhirnya membuat Kaiya kabur keliling mall sendirian dan membuat dua abangnya bingung mencarinya. saat itu bodyguard Kaiya sudah disuruh pulang oleh abangnya sehingga membuat khawatir Kean dan Lean kalau kejadian di mall terakhir kali terulang kembali.
"Haduh kemana sih ini Yaya. Kalo gak ketemu bisa habis kena hajar bang Sander nih kita berdua" ujar Kean di tengah mencari Lean di mall
"Kamu juga sih love iseng banget godain Kaiya gitu jadi ngambekan dia.tau sendiri kalo Kaiya ngambek gimana, suka kaburan" omel Ayaka.
hampir 1 jam dua abang dan sahabatnya mencari keberadaan Kaiya sampai salah satu dari mereka menemukan Kaiya di sebuah cafe es krim sedang duduk menikmati es krim setelah berkeliling belanja pakaian.
"Yaya!! Kamu kemana saja abang cari keliling mall gak ketemu" kata Kean terengah engah
"Hmm daritadi juga Yaya disini, daripada lihatin orang pacaran buat kesal saja" sungut Kaiya
setelah menemukan Kaiya, Kean menghubungi kembarannya
"Lean, Yaya sudah ketemu. tolong beritahu bang Sander juga. Ya ini kami berada di Sweet Es krim cafe" ucap Kean di telepon
Kaiya kaget mendengar jika bang Sander mengetahui dirinya kabur sendirian di mall karena ngambek kepada Kean dan Lean.
"bang Sander ada disini juga?"tanya Kaiya kepada Kean tidak percaya
"Karena kamu menghilang tiba tiba abang terpaksa menghubungi bang Sander" kata Kean
'Mampus deh 'batin Kaiya , bakal kena marah bang Sander kalau begini tanpa sadar Kaiya menepuk jidatnya.
tak lama kemudian muncul empat orang yang sudah di kenali Kaiya dari jauh ketika memasuki cafe tersebut.
"Kaiya!!" seru Ayaka dan Ayako serempak
"Kaiya kenapa kamu ceroboh sekali sih sudah berapa kali Abang bilang kamu jangan kemana mana sendirian dan membuat semua orang khawatir dan kebingungan seperti ini" kata Sander memarahi Kaiya.
Kaiya melihat sorot mata Sander saat ini sorot mata marah dan khawatir terhadapnya. cuma satu kata saja yang keluar dari mulutnya
" Maaf bang, Yaya janji tidak akan begini lagi"kata Kaiya meminta maaf dengan tulus.
"Sudah sekarang kamu ikut abang pulang" kata Sander sambil menarik tangan Kaiya keluar dari toko es krim tersebut.
__ADS_1
Kaiya hanya bisa diam ketika tangannya di gandeng dan di tarik Sander.