
Bab, 31.
Kehamilan Zahra kini menginjak Usia 5 Bulan.
"mas ", Besok jadwal meriksa kehamilan ku, apa Mas ada waktu ....? ucap Zahra ketika kami ,hendak pergi tidur.
" untuk istri dan Anak Mas ,Waktu itu akan selalu ada," ....!!! walau pun Mas lagi banyak kerjaan , itu tak akan menghalangi Mas untuk memperhatikan dan mejaga kalian.
" Mas sekarang pinter banget ngerayu, pasti ada mau nya.....! ucap Zahra manja.
Dengan Kehamilan Zahra yang berumur 5 bulan Perutnya Mulai kelihatan membuncit.
namun tak menghilangkan pesona kecantikan nya, justru Aku lihat , Zahra bahkan semakin cantik, Aura kecantikannya semakin tambah semenjak ia hamil.
Menjelang suara Azan subuh, Aku terbangun.
Ku lihat Zahra sudah tidak ada di samping ku, ternyata Zahra sudah terbangun lebih dulu.
Dan seperti biasanya , Zahra pasti ada di Ruang solat. Aku pun menuju Ruang solat dan kulihat Zahra sedang mengaji sambil menunggu Azan subuh datang.
Melihat ku Datang , Zahra langsung memberi isyarat Agar aku duduk di sampingnya.
Suara Zahra memang sangat merdu jika sedang mengaji, enak mendengarnya.
Akhirnya Suara Azan terdengar Zahra meng akhiri ngajinya.
Kami pun akhirnya solat bersama setelah Mbok Yem datang.
kami membiasakan solat tepat waktu dan selalu berjama 'ah.
__ADS_1
Selesai solat, Zahra mencium punggung tangan ku dengan takjim ,lalu ia mencium punggung tangan Mbok Yem, walau Mbok Yem hanya seorang Art, tetapi Zahra selalu menghormati beliau seperti Ibu Dan Bibi.
Tepat pukul 8 ,kami berangkat menuju Rumah sakit, Namun sebelum itu , Aku ijin datang terlambat. walau aku Anak pemilik Perusahaan, namun Aku tetap konsekuen ,dengan pekerjaan.
" mas " sekarang kan kehamilan ku sudah 5 bulan ,itu tandanya sudah bisa di lihat dong ,jenis kelaminnya.....? ucap Zahra.
" Mas pingin Anak Cewek Apa Cowok .."?
" Laki ,perempuan sama aja Ra...! Yang penting ,kamu sama Anak kita Sehat -sehat....
jawab jawab ku sambil ku sentil hidung mungilnya, ketika kami di dalam mobil menuju Rumah sakit.
Sesampainya di Rumah sakit,kami langsung menuju, Ruang Kandungan.
" Mari masuk Pak ,Bu....! seru Dokter yang biasa memeriksa Zahra.
" Apa ada keluhan Buk...?
" sukurlah," Sekarang Ibu berbaring ,Apa Ibu mau lihat jenis kelaminnya.....?
" Iya " Supaya kami bisa mempersiap kan Warna kamar untuk Anak kami...! antusias nya Zahra,mendengar kan ,apa yang di katakan Dokter .
" Anak Ibu ,berjenis kelamin Laki-laki.
" Alhamdulillah, Serentak kami mengucapkan rasa sukur bersamaan.
" Mas ", sebelum mas berangkat kantor antar aku kermah Ibu ya.....?
" okey sayang",
__ADS_1
" Assalamualaikum", ketika kami sampai di Rumah Ibu.
"Wa alaikum sallam", Suara ibu dari dalam.
Ku raih tangan ibu dan ku cium punggung tangannya ,begitu pula dengan Zahra.
setelah Zahra Masuk.
" Bu ", Aku langsung berangkat kerja , Aku cuma nganterin Zahra aja, katanya kangen sama Ibu.
Ku lihat , semenjak Zahra hamil ,ia kelihatan manja sekali sama Ibu dan Bibi, untungnya Ibu juga sangat sayang sama Zahra .
Beliau tak pernah menganggap Zahra menantu, Ibu menyayangi Zahra Seperti sama Anaknya sendiri.
Bahkan kadang Zahra ingin tidur di pangkuan ibu, mungkin bawaan bayi ,kata Ibu.
" Ibu masak apa...? Aku lapar , Pingin masakan Ibu.....Ucap Zahra sambil menggandeng tangan Ibu menuju meja makan.
" Ini Ibu masak Sop Ayam sama Sambel kecap ,kamu gak bilang kalau mau datang ,kalau bilangkan ibu masakin kesukaan mu.
"Zahra itu selalu suka dengan apapun masakan Ibu....! ucap Zahra.
"Oh ya..", Zahra mau kasih kabar ,kalau Cucu Ibu ini Laki- laki.....Ucap Zahra sambil mengusap-Usap perut buncitnya.
"Alhamdulillah", tapi gak rewel kan cucu Ibu....?
"Gak Bu....!Cucu ibu ini kan Anak yang Baik. ucap Zahra.
"Besok kita ,belanja perlengkapan Bayi, ya...?
__ADS_1
"okey Bu ...!!"
" Ibu ini ,memang Ibu yang terbaik .... " ucap Zahra , menggemaskan.