
Bab. 40.
Aku tak tau kenapa akhir akhir ini , sering merasa di acuh kan ,apa mungkin karena kehamilan ku ,kata orang juga ,wanita hamil itu sensitif sekali.tapi apa salah jika aku cemburu melihat suami ku duduk berdua dengan wanita
Bahkan sampai tertawa bahagia.
" Sayang kok duduk menyendiri.... gak ngajak ngajak.... seru Mas Reno yang tiba tiba sudah berada di belakang ku.
" Lagi pingin sendiri aja."
" Mas Sudah sholat...! tanya ku lagi , tanpa melihat wajahnya.
" Sudah sayang "! jawab Mas Reno ,lalu duduk di samping ku.
" Ra..." Mas Mau Tanya ,kamu di kamar tadi kok ngomong nya gitu , ada apa...? ucap mas Reno.
" Ngomong apa mas.."? perasaan aku gak ngomong apa apa tuh....
" Ya sudah , siang tadi kamu kok gak balik lagi habis ambil minum...."! tanya mas Reno.
__ADS_1
" Takut Ganggu aja ...!
" Kok ngomongnya gitu...! memang nya mas ngapain , Mas cuma ngobrol aja karena sudah lama gak ketemu.
" makanya itu aku gak mau ganggu ", ucap Zahra .
" Ada apa sama kamu Ra..? ucap mas Reno ,yang nada suaranya agak di tinggikan.
" Deg..." kulihat wajah mas Reno tanpa mengatakan apa apa.
" Jawab Ra ...ada apa "? kembali mas Reno bertanya sambil memgang bahu ku dan kami berhadapan.
" Mas ..sudah berubah semenjak ada Dokter Ranti "! ucap Zahra lirih. namun ia tak memperlihatkan kesedihannya di depan Reno.
" Apa benar itu hanya perasaan ku Mas....!
Coba Mas Pikir kan, semalam Aku bersama Bibi ada Mas mendekat ikut ngobrol bersama kami ,gak Mas asik sama Dokter Ranti, bahkan ketika mau pulang aja mas sempetkan nganter dia sampai mobil,.padahal istri mas ada di depan mas, lalu tadi ketika aku ijin kebelakang s3benarnya aku kembali kekamar, Bahkan Mas tidak punya rasa khawatir ketika aku tidak kembali kehadapan Mas lagi , bahkan hampir 1 jam , Aku tidak kembali.
lalu apanya yang di bilang hanya perasaan ku saja.....Ucap Zahra panjang lebar melepas ineg unegnya.
__ADS_1
Reno Hanya diam mendengarkan semua yang di katakan Zahra.
" Maaf kan Mas "! mas sampai tak kepikiran kesana ,maafin Mas Ya sayang "! ucap Reno sambil memeluk Zahra dan mencium kening nya berulang kali.
" Jangan marah lagi ya...? Nanti cantiknya ilang lo ....Ucap Reno merayu .
" Zajra tidak marah, untuk apa Zahra marah, Zahra hanya mengingat kan Mas . Bahwa Mas Masih Punya istri yang harus di jaga perasaan nya. itu juga kalau mas masih sayang sama Zahra.......kembali Zajra membuat Reno tak bergeming.
Pov . Reno.
Aku tak menyangka kalau Zahra Bisa seperti itu.
Ku akui kalau aku sudah kelewatan. Aku tak pernah berpikir kalau apa yang kulakukan akan membuat Zahra Marah.
Terus terang tak pernah terpikir oleh ku, untuk mengabaikan Zahra.
Tapi memang karena asik nya menceritakan kisah kami semenjak kelulusan dari SMP dulu kami tak pernah ketemu lagi ,karena Ranti pindah ke Singapor bersama orang tuanya ,yang di pindahkan tugas dari kantor. Aku sampai lupa Bahwa Zahra sudah lama pamit kebelakang.
Terus terang ketika Zahra ,mengeluarkan semua yang ia rasakan, Aku Ada merasa senang, karena itu berarti Zahra Sedang cemburu.
__ADS_1
Itu tandanya Zahra mencintai ku, karena Aku pun merasakan yang sama jika Zahra sedang berbincang dengan cowok lain.
Aku berjanji tak akan mengulanginya lagi.