
Bab. 38.
Sesampainya di Rumah, Zahra ternyata sedang di kamar mandi.
Reno sengaja menunggu Zahra keluar dari kamar mandi.
Akhirnya Zahra keluar dari kamar mandi .
" Sayang.., kok Mas di tinggalin !" seru Reno.
" Iya mas.....!" keburu waktu Ashar ,habis makanya aku pulang duluan, lagian Mas ngobrolnya Asik banget sampai lupa ada istri di sampingnya....! ucap Zahra sambil memajukan Bibirnya.
" Maaf !" Dokter Ranti itu temen SMP Mas .
" Maaf YA sayang...!" Ucap Reno sambil memeluknya.
" Ya sudah Mas Mandi dulu keburu kehabisan waktu....!" Seru Zahra.
" Iya tunggu ,ya .....kita sholat jamaah....ucap Reno. sambil berlalu kekamar mandi.
Sehabis sholat, kami Duduk - diduk di ters Rumah sambil nunggu Ibu pulang . karena memang Ibu pulang belakangan.
"Mas ", Dokter Ranti iitu Mantan Mas ya..? .
" Bukan sayang ...!" kenapa ,kamu cemburu....?
tadikan mas cuma ngobrol biasa.
" Gak lah,ngapain Zahra cemburu...! kalaupun dia dulu pacar mas...! gimana - gimana masih menang aku...!" seru Zahra. sambil menundukkan kepalanya.
__ADS_1
" Iya sayang.... Beneran Mas gak ada hubungan Apa - apa , Dulu memang kami dekat tapi hanya sebatas teman.
" Itu tandanya , Ibu juga kenal dong sama Dokter Ranti....?
" Iya ", karena kami sering belajar kelompok di sini.
" oooo", Zahra hanya beroooh saja ,sambil menunudukkan kepala.
******
Hari yang di tunggu tunggu pun datang,
semua keluarga berkumpul di rumah Ibu.
Rumah Ibu terlihat Ramai, karena Anak anak yatim yang di undang pun sudah berdatangan yang berjumlah 30 orang.
" Ren..." ! Tiba tiba ada yang datang menghampiri kami berdua.
" Ranti ", Aku kira tidaj jadi datang....? seru mas Reno.sambil menjabat tangan tamu yang baru datang ,yang ternyata ,Dokter Ranti.
" Maaf ", Aku terlambat karena tadi banyak Pasien. Sambil tersenyum kepada kami.
" Selamat ...Ya Ren , Zahra ...! semoga besok lahirannya lancar .
" Iya terima kasih "! Ayo di cicipin hidangan nya, Dok.......! Ucap Zahra .
Akhir nya Acara pun selesai tamu sudah pada pulang , tinggal keluarga jauh yang memang sengaja nginap tempat Ibu.
" Ra.", gimana ,apa kandungan mu s3lama ini tidak rewel..! ucap Bibi sambil mengelis perut
__ADS_1
buncit Zahra.
" Tidak Bi ", Calon cucu Bibi sangat Baik.dan sayang dengan Uminya ,makanya dia gak pernah Rewel dari pertama mulai hamil.
" Jadi Abi Dan Umi panggilan untuk kalian besok kalaw cucuku sudah lahir....! seru Bibi memegang jemari.tangan ku.
" Bibi senang melihat kamu Bahagia....! Ayah dan Ibu mu juga pasti senang melihatnya.
mereka di sana pasti sedang melihat mu....!
Ucap Bibi sambil menengadahkan kepala ke atas.
" Ra ... Aku pamit pulang ya...? tiba tiba ada suara di belakang ku, dan ternyata itu suara Dokter Ranti yang s3dang mendekat bersama Mas Reno.
" Ooh Iya...Dok.! Maaf ,Zahra kira ,Dokter sudah pulang makanya Zahra di sini Sama Bibi.
" Gak apa apa, Kan sudah ada Reno sama
Bu Susi yang nemenin ngobrol.( Ibu nya Reno).
" Deg "!
Zahra berpikir kenapa Mas Reno tidak mengajaknya gabung supaya.ngobrol bersama.
" Tadi kulihat kamu asik ngobtol sama Bibi ,makanya aku gak mau ganggu.....ucap mas Reno ,yang mungkin merasa kalau Zahra sedang berpikir.
" Ya , sudah Hati hati ya Dok.. dan terima ksih sudah mau datang......seru Zahra. sambil tersenyum.
Setelah kepulangan Ranti, Zahra dan Bibi kembali bercengkrama,sampai malam menjelang, karena kapan lagi mereka akan bertemu,mungkin sampai anaknya Zahra lahiran.
__ADS_1