
Bab. 35.
Kami semua sholat Magrib berjama 'ah ,di Ruang musholah yang ada di rumah Paman.
Ketika sujud terakhir, Paman sudah tidak bangun lagi. sampai kami selesai sholat ,Paman sudah tidak ada bersama kami.
" Paman "
" Ayah " kami semua memanggil Paman Namun Paman Sudah Pergi dengan Tenang .
Paman Sudah meninggal kan kita semua, Dalam keadaan sedang Sholat dan sujud kepada Alloh.
"Innalillahi wa innalillahi rojiun,"......ucap kami bersamaan.
" Paman ...kenapa tinggal kan Zahra...!
katanya Paman mau gendong anak Zahra kalau dia Lahir....Hiks...hiks....! Ucap Zahra dalam tangisnya.
Semuanya menangis, karena merasa kehilangan Sosok orang tua yang selalu menjadi tempat mereka bermanja dan bercerita.
Reno pun langsung mengabari Ayah dan Ibu.
"Assalamualaukum", .....ucap Reno.Di Hp.
" Waalaikum salam", terdengar suara Ayah dari sebelah.
" Yah ...Reno mau ngabarin ,Paman Sudah tidak ada, beliau sudah meninggalkan kita semua , ketika sedang sholat.
"Innalillahi wa innalillahi rojiun .....! Ucap Ayah dari sebelah.
" Sudah dulu Ya Yah....! Reno cuma mau ngabarin itu.
__ADS_1
Hp pun langsung di matikan.dan kami semua
meletakkan Paman di tengah ruangan.
Malam ,ini juga rencana Paman langsung akan di kebumikan.
karena itu permintaan Paman semasa hidupnya.
Paman meminta, jika Paman pergi , jangan sampai di tunda pemakaman nya.
Para pelayat sudah pada berdatangan, begitu pula Ayah ,Ibu serta kerabat jauh sudah mulai datang satu persatu.
Setelah mayat di mandikan dan di sholat kan, malam itu juga pada berangkat ke pemakaman.
Zahra, tidak ikut ke pemakaman ,selain lg hamil, Hari juga sudah malam.
Di rumah Zahra di temani Mbok yem.
Andai tadi keberangkatan ku kesini di tunda mungkin aku tidak bertemu paman.
Pagi harinya, suasana Rumah Paman sangat Ramai ,karena selain keluarga , tetangga masih ada yang berdatangan untuk memberikan Ucapan bela sungkawa,pada Bibi.
" Ren ", tiba tiba ada yang memanggil Reno.
kami menoleh secara bersamaan ,melihat siapa yang memanggil.
" Hay "......Lita kamu datang juga...Ucap Reno , ternyata Lita temen Reno yang menyapa.
"Iya ", menemani Ibu, ....! Ucap lita.
"Hay ,Zahra masih ingatkan sama Aku ,temennya Reno......! seru Lita.
__ADS_1
" Masih ingat lah Mbak, ".....ucap Zahra sambil mengulurkan tangannya.
" Hamil berapa Bulan, Ra...! ucap lita.
" lima masuk enam bulan Mbak...!
" Selamat ya ...sebentar lagi , Jadi Orang tua.
" terima kasih ,ya mbak...? ucap Zahra.
Malam harinya , di rumah Bibi mengadakan Takziah ,untuk mendo a kan kepergian Paman.
Selama 7 hari ,tiap malam Di rumah Bibi mengadakan pengajian dan selama itu pula Zahra tinggal di rumah Bibi sedangkan Reno dan keluarganya sudah pulang kermah.
Zahra tinggal agar Bibi tidak terlalu kesepian dan merasa kehilangan.
Hari ke 7,Reno Datang Untuk 7 Hari kepergian Paman, sekalian mau jemput Zahra.
Karena 2 hari lagi , hari pernikahan Ilham dan
Ratna.
" Bi ", .....! Reno malam ini Ijin Besok Mau bawa Zahra pulang... Ucap mas Reno, Bibi gak apa apakan kalaw Zahra pulang....?
" Ya ,sudah....! memang seharus nya seperti itu,
Zahra sudah terlalu lama menemani Bibi.
" Bibi yang seharus nya minta Maaf sama Nak Reno, karena sudah menahan Zahra terlalu lama.
" sebenarnya kalau Bukan karena besok malam Ada acara, mungkin Zahra, Reno biar kan di sini dulu. biar puas puasin nemenin Bibi.....Jawab Reno merasa Gak enak sama .
__ADS_1