
Bab. 18.
ketika, pesawat landing, hari menjjelang magrib.mobil jemputan pun sudah Datang.
kami langsung berangkat ke Hotel yang sudah di Rekomendasikan Ayah.
" Ra ," langsung mandi yuk ,sebentar lagi magrib....ucapku sesampai di kamar Hotel.
Mas, duluan aja ....ucap Zahra.
Mandi bareng aja yuk.....ucapku, menggoda.
gak ah mas...!!! malu, mas duluan aja...ucap nya lirih.
"malu, " sama siapa ,kan hanya kita berdua.
ucap ku lirih , sambil ku kecup pipinya .
Gemes rasanya melihat pipinya merona ketika ku goda.
kutinggalkan Zahra sendiri, Akupun menuju kamar mandi untuk membersih kan badan.
Kami bergantian memakai kamar mandi, karena Zahra belum mau mandi bersama , malu katanya.
kami melakuka sholat magrib bersama, sebelum pesanan makan malam kami datang.
" tok , tok, tok," ketika kami selesai mengerjakan kewajiban kami sebagai umat islam.
Ku buka pintu, tapi sebelum itu ku pastikan Zahra sudah memakai hijab nya.
karena aku tak ingin ada yang melihat Rambut indah istriku.
,
makan malam datang dan kini telah di tata di atas meja yang ada di pojok ruangan.
" Ra , makan yang banyak ya ,? biar cepet gede.
supaya gak kecil dan imut begini ....! ku tarik hidungnya yang mancung.
" mas ", udah deh ,jadi makan gak ?
apa.mas lebih suka lihat aku gemuk , kata orang kalau makan malamnya banyak bisa bikin gemuk.
"Maaf......! lapar ya ....kaciannya yayang mas .... sampai kelaparan begini.ucapku yang tak ketinggalan dengan ciuman di pipi merah nya.
"Sayang"...sehabis makan, kita langsung Tidur apa mau jalan jalan dulu, ucap ku .
kita jalan dulu yo mas, lihat lihat ,suasana malam di sini......!seru Zahra.
kamu gak capek apa, baru nyampe sudah mau keliling,.....! besok aja Ra, sekarang kita istirahat aja dulu......ucapku seketika itu.
"Okey Mas " ! Zahra ikut sama yang ngajak jalan aja ,...ucapnya lirih sambil membersih bekas makan kami.
__ADS_1
" Ra. "
" Hm, Ada apa mas..?
Tidur aja yuk , Mas capek ....!
Zahra tak bergeming ia hanya menganggukan kepala nya.
"Mas ", apa mas sudah sering kesini ....! ucap zahra ,yang sedang terkagum dengan kamar Hotel yang kami tempati.
Kamar bulan madu yang di pesan Ayah.
semua ini Ayah dan ibu yang merencanakan Bulan madu ini.
Semua ini Hadiah pernikahan kami dari Ayah.
kami berbincang bincang di ,sofa yang ada di kamar, Tak terasa malam pun, semakin larut, kami pindah tempat, untuk berbaring ,ku baring kan tubuh ku di sampingnya .
Rasanya malam ini ,aku bener bener bahagia, akhirnya Zahra menjadi Istriku seutuhnya, dan mulai malam ini aku berjanji, Zahra akan ku jadikan Bidadari dalam hidupku Dunia Akherat.
Tak kan ku biar kan Airmata nya mengalir,walau hanya setetes.
Menjelang Subuh aku terbangun lebih dulu ,ku lihat ,Zahra tidur nyenyak sekali mungkin karena ke cape"an.
Aku pun berdiri menuju kamar mandi, untuk membersih kan tubuh ku , ketika aku kembali,sudah duduk di pinggir ranjang.
Sudah bangun sayang....!!! kalau masih capek tidur aja dulu, ucapku, sembari mendekati Zahra yang dari tadi hanya diam saja.seperti menahan sesuatu.
Akupun sudah menduganya ,Zahra pasti menahan sakit di area intimnya ,karena perbuatan ku.
sakit ya....?Maaf apa yang sudah mas lakukan semalam sudah membuatmu kesakitan.
Bicara apa sih Mas .....gak apa apa , sudah kewajibannya seorang istri. ucapnya lirih.
Mas mandikan ,Ya...?
gak usah , mas keluar aja Zahra bisa sendiri.
ya ,sudah nanti kalau selesai panggil mas.
Azan subuh pun berkumandang, kami segera mengerjakan kewajiban kami ,
selesai sholat ,Zahra menyambut tangan ku dan di cium punggung tangan ku dan ku raih
dan ku kecup keningnya.
" Ra ", Selasai sarapan kita jalan jlan ya ...?
jalan kemana mas ....,ini ku masih sakit di bawa berjalan....! ucapnya lirih.
Nanti ,mas gendong kalau sakit, !
Pov. Zahra.
__ADS_1
Hati ku Bahagia sekali , ternyata Mas Reno itu orang nya Humoris dan perhatian,
Sebenar, aku juga capek tapi karena masih sore, sengaja ku ajak Mas Reno jalan jalan, Agar mas Reno tidak meminta Hak nya, Bukannya aku tak mau melayani ,Mas Reno, tapi Aku belum siap,
"Rasanya " ,jantung ku mau copot ketika Mas Reno ,meminta Hak nya, terpaksa deh ,siap gak siap. Dari pada dosa.
"Rasanya remuk badan ku" , sampai aku tak tau lagi, jam berapa aku tertidur.
Akhirnya menjelang subuh , aku terbangun ,ku lihat Mas Reno sudah tak ada di samping ku.
ku dengar suara air di kamar mandi.
ternyata mas reno sedang mandi,
Aduh ....Rasanya sakit sekali **** ***** ku,
seperti ini ,rasanya ,sakit tapi kenapa kok masih aja ada orang pacaran yang di luar batas, padahal ketika melakukannya sakit....Aku berpikir sendiri dalam hati.
kKetika aku mau berdiri, rasanya sakit tapi mau bilang malu , ternyata mas Reno sangat peka dengan keadaan ku, lalu di gendong nya Aki sampai kamar mandi .
Walau malu Akhirnya kutahan, karena memang beneran sakit.
selesai kami mengerjakan sholat subuh, yang di Imami oleh mas Reno, ku Raih dan ku cium punggung tangan ,begitupun mas Reno Ia mencium keningku beberapa menit.
Selesai Sarapan ,kami berniat Jalan jalan ,
tapi ,sebenarnya di bawa berjalan masih sakit.
tapi gimana ,kami harus memanfaatkan Waktu .
karena Mas Reno cuma di kasih cuti 1 minggu.
Mas Reno, membawa ku ,pergi ketempat tempat wisata yang sangat indah dan tak mungkin aku lupakan kenangan ini.
" Mas ", cari makan yuk, aku lapar, ketika hari sudah menunjuk kan jam 11.
Entah kenapa semenjak sampai di Negara ini ,
hawanya laapaar aja, mungkin karena cuacanya dingin.
Kami pun mencari restoran , untuk makan siang.
sepulangnya dari Restoran ,kami langsung mencari masjid , yang tak jauh dari Restoran itu,karena waktu Zhuhur juga hampir tiba.
" Mas" ... kita istirahat di masjid itu aja ya ?
sebentar lagi juga waktu zhuhur datang.... !
" Okey.... Sayang.... Habis itu ,mau langsung kembali ke hotel atau mau jalan lagi...? ucap
Mas Reno.
Jalan lagi aja ya , mas....! kan Masih Banyak yang belum di kunjungin.
__ADS_1
Baik lah Sayang ,Mas selalu siap.....Apapun ,
keinginan Bidadari ku.....! Ucap mas Reno .