ZAHRA BIDADARIKU

ZAHRA BIDADARIKU
Kehilangan .Part.2


__ADS_3

Bab. 34.


Tak lama kemudian Reno pun sampai Rumah.


Setelah istirahat sebentar,mereka pun berangkat, perjalanan Kerumah Paman Hanya memakan Waktu 2 Jam.


Setibanya kaMi di rumah Paman, ternyata sudah banyak yang kumpul termasuk Anak dan Saudara jauh.


" Deg ,hati ku bertanya ada apa kok pada kumpul",


" Assalamualaikum ", .....!


" Waalaikum sallam......! sahutan dari dalam.


Ternyata , Mbak Ranti ,yang keluar menyambut kami.


" Alhamdulillah", Zahra ,kamu sudah sampai.


Sini masuk sayang.....! Ayah sudah kangen banget pingin ketemu kamu......seru Mbak Ranti Putri sulung Paman.


Mbak Ranti, memang sayang banget sama Zahra walau mereka Hanya sepupuan.


Aku sangat kagum dengan keluarga Zahra, karena Darah Persaudaraan di antara mereka sangat lah Dalam, Walau mereka Hanya sepupuan dan saudara jauh ,Namun mereka saling melindungi.


" Gimana kabar Paman Mbak...? ucap Zahra.


" Ayah Sebenarnya.harus di opname , tapi Ayah gak mau......Ayah Bilang akan sembuh kalau sudah lihat.dan meluk kamu.


Zahra pun menuju kamar Paman, setelah bertemu dan memberi salam pada Bibi dan yang lainnya.

__ADS_1


"Paman.....Hiks..hiks....! Tangis Zahra pun pecah setelah melihat keadaan Paman.


" Paman ini Zahra....! mendekat dan memeluk Paman, yang sudah seperti Ayah Kandung bagi Zahra.


" Kamu sudah pulang Nak....! suara Paman


lirih....Mana Suami mu.


" Ini Reno Paman, seraya mendekati Paman yang terbaring lemah.


"Alhamdulillah, Kalian datang ,Paman sudah kangen banget sama Zahra.....Gimana kabar cucu Paman.....baik kan....! ucap Paman , yang tak melepaskan genggaman nya pada tangan Zahra ,seperti takut Zahra Pergi.


"Rant....!!! Seru Paman Memanggil Mbak Ranti ,


tiba tiba.


" iya ,Yah....! sahut ...Mbak ranti.


Paman, padahal menurut cerita ,Paman susah di suruh makan.


Mbak Ranti pun kebelakang ,mengambil kan Bubur untuk Paman .


Sambil menunggu Mbak Ranti, Paman meminta


Reno mendekat.


"Ren," Paman minta Sama kamu tolong Jaga Zahra dan jangan sampai membuatnya menangis , karena kami semua di sini belum pernah membuat Zahra menangis ,jadi tolong Jaga Dia, seperti kami menjaga dan menyayangi nya......!


Tiba tiba Paman berkata seperti itu Pada Reno, seperti sebuah Amanah.

__ADS_1


" Baik Paman ...! Reno Akan menjaga Amanah Paman...


" ini Yah , BuburNya....! tiba tiba Mbak Ranti datang membawa semangkok Bubur.


" Sini Mbak biar Zahra yang suapin Paman...!


" Biar Mbak ,kamu kan baru nyampe , sudah sana makan dulu Sudah di siapin di meja makan.


" nanti aja ,biar aku suapin dulu.....!


" mau kan Paman Zahra suapin....?


paman hanya mengangguk kan kepalanya.


Paman makan sangat lahap sekali bahkan tak tersisa, semuanya jadi heran padahal, sebelum Zahra datang , Paman Tak mau makan.


" Alhamdulillah, makan Ayah banyak di suapin Zahra, sekarang Zahra yang Makan ...! seru Mbak ranti.


Mbak Ranti memberi kan Obat pada Paman karena memang sudah waktunya minum Obat.


Zahra dan Reno pun menuju Meja makan.


kami semua makan bersama .


selesai makan Zahra ijin kekamar Karena letih di perjalanan Apalagi ia sedang Hamil.


Menjelang Sholat Magrib, Paman tiba tiba keluar dari kamar, seperti tak terjadi apa apa, Paman kelihatan sehat , ikut nimbrung ngobrol di ruang tamu.


" Alhamdulillah ", ucap Paman ketika mendengar suara azan magrib.

__ADS_1


" Sekarang semuanya Ambil whudu kita sholatber jamah....! Seru Paman.


" dan kamu Reno.... paman ingin kamu yang jadi Imam nya.......! UcapPaman Pada Reno.


__ADS_2