
Kilatan cahaya yang luar biasa kuat tiba-tiba muncul dan menghancurkan Bola Api. Lei Ning dan Su Wen mengerutkan keningnya dan sosok hebat yang dikenal sebagai Spirit Star Hero Zhan Xu muncul didepan Wu Tian.
Zhan Xu melambaikan tangannya dan Wu Tian mendapatkan kebebasannya kembali, Skill yang dimiliki oleh Su Wen adalah bayangan Iblis besar yang tak dapat terlihat ataupun terdeteksi oleh magic power.
Namun didepan Zhan Xu yang memiliki Skill Mata Pahlawan semuanya sia-sia, dia dapat melihat semua energi dibalik matanya dan hanya perlu sedikit gerakan untuk menghancurkannya.
"Akhirnya kau datang juga... berhati-hatilah karena mereka bukan orang lemah, Skill mereka sangat merepotkan." Kata Wu Tian dengan jujur.
"Benarkah... sayangnya kau hanya memiliki kekuatan yang kasar, bagiku keterampilan mereka seperti anak-anak yang sedang bermain. Tidak seharusnya kau menahan diri sejak awal, kau hanya perlu menghancurkan semuanya dan menggila." Kata Zhan Xu dengan dingin.
"Ini masih dekat dengan Kota dan aku tidak berniat menghancurkan sesuatu yang sudah aku bangun dengan susah payah." Jawab Wu Tian dengan kesal.
"Biarlah... karena aku sudah datang kemari maka jangan kalah !" Zhan Xu mengaktifkan Skillnya dan sebuah Pedang emas memadat dengan energi penghancur yang luar biasa kuat.
Su Wen dan Lei Ning sedikit merasakan sensasi yang menakutkan dari Zhan Xu, Pedang yang dikhususkan untuk sang Pahlawan terpilih yaitu Pedang Excalibur.
Dengan level kekuatan Zhan Xu yang sekarang ditambah dengan kekuatan Pedang Excalibur, dia mungkin dapat membunuh Monster Rank Malapetaka hanya dalam satu gerakan.
__ADS_1
"Mundur !" Su Wen berteriak dan menyuruh Lei Ning mundur.
"Ingin pergi... kau harus meminta ijin dariku terlebih dahulu." Zhan Xu mengayunkan Pedang Excalibur dan gelombang sihir yang sangat besar terarah langsung kepada mereka berdua.
Su Wen dan Lei Ning menggunakan jimat pemanggil dan sosok mereka menghilang, gelombang sihir dari Pedang Excalibur membelah tanah dalam jarak yang cukup jauh dan menciptakan jurang besar yang dalam.
Wu Tian tidak pernah terbiasa melihat Zhan Xu bertarung, jika ini adalah latihan biasa maka dia mungkin bisa mengimbanginya. Namun ketika Zhan Xu sudah menggunakan Pedang Excalibur maka kekuatannya mungkin sudah tidak terukur lagi.
.....
Disisi lain di pusat Kota Besi pertarungan yang hebat sedang terjadi diatas langit. Ledakan demi ledakan terus menggema dan Hunter lainya mengevakuasi penduduk dengan cepat.
Ketua mereka bernama Hua Qin dan levelnya berada di angka 280. Kedatangan mereka berlima ke Kota Besi sengaja sudah diatur, tujuan mereka tidak membunuh Duan Mu melainkan mencuri rancangan Mesin yang dia buat.
Mereka sudah mendapatkan apa yang diinginkan namun sayangnya Duan Mu mengetahui hal ini dan sangat marah. Tentunya sebagai Ahli sekaligus pencipta Mesin dia tidak akan menerima karyanya dicuri tanpa ijin terutama untuk pihak Dark Star.
"Kalian berlima kemari dan matilah !" Dua buah meriam tiba-tiba keluar dari tangan Duan Mu dan sinar tembakan yang kuat mengarah ke mereka berlima.
__ADS_1
Sisik yang kuat berjatuhan dan salah satu dari mereka menahannya dengan tameng besi, Duan Mu dikepung oleh empat orang dan semburan Api yang ganas sedang memaksanya untuk pergi.
Duan Mu tetap bertahan dan dari dalam tanah akar tanaman yang kuat tiba-tiba keluar dan menjerat tubuhnya. Duan Mu tidak bisa bergerak dan mekanisme Pisau di Armor miliknya memotong akar-akar itu.
"Sungguh merepotkan... kau pergi dan pastikan misi berhasil. Akan sangat disayangkan membunuh orang ini, tapi siapapun yang menghalangi Tuan maka dia pantas untuk mati." Kata Hua Qin sambil melempar beberapa gulungan kertas.
Bawahannya dengan cepat pergi dan melaksanakan perintah Hua Qin, Duan Mu yang tidak terima menembakkan sebuah Rudal dan secara otomatis mengejar targetnya.
Hua Qin menghalanginya dan memeluk Rudal itu, ledakan magic power yang ganas membelokan arahnya dan Rudal itu meledak menabrak bangunan gedung besar.
"Walaupun kau buka tipe petarung namun harus aku akui bahwa barang ciptaanmu memang sangat luar biasa. Jika kau bergabung dengan Dark Star maka aku akan mengampuni hidupmu, sebaliknya Tuan kami akan memberikanmu ruang untuk bereksperimen." Hua Qin mencoba untuk menawar.
"Dalam mimpimu... sampai mati aku tidak sudi bergabung dengan Kelompok pencuri seperti kalian." Teriak Duan Mu dengan penuh kebencian.
"Kalau begitu matilah." Hua Qin mendesak magic powernya dan api menyebar menjadi partikel kecil yang turun seperti hujan.
*Bang.*
__ADS_1
Zhuo Fan tiba-tiba muncul didepan Duan Mu dan kegelapan yang pekat menelan semua Api itu masuk.