
Zhuo Fan kembali berlatih dan memakan Buah Golden Apple, magic power didalam tubuhnya meningkat dengan pesat dan struktur tubuhnya menjadi lebih kuat.
Zhuo Fan berdiam diri diruang latihan selama seharian penuh, sedangkan Manas sudah berangkat bersama Tim lainya. Para Iblis sedang mengatur sumber penanganan Full Potion dan Zhuo Fan sudah memberikan semuanya untuk disimpan Roman.
Atas perintah Zhuo Fan Pelayan yang lain membeli banyak stok makanan, mereka yang berada di Dimensi lain memang tidak membutuhkan bayaran namun Zhuo Fan harus menunjukan sedikit rasa terimakasihnya kepada mereka semua.
Kemampuan barunya juga sudah dikuasai secara sempurna, Zhuo Fan sekarang dapat bertarung secara efisien. Dia meminta Qing Lin untuk mengatur Gate Rank S untuknya, hal ini dia lakukan agar kemampuannya tidak tumpul.
Setelah mandi Zhuo Fan bersantai didepan Kolam renang, Livia sangat suka berenang dan dia menemani Zhuo Fan untuk bersantai. Livia sudah diberitahu bahwa Zhuo Fan akan melakukan Raid di Gate Rank S, sebenarnya dia sangat ingin ikut tetapi Zhuo Fan hanya ingin melakukan sendirian.
"Kau kesal karena aku ingin pergi sendirian ?" Tanya Zhuo Fan sambil membungkuk.
"Livia hanya Budak dan tidak akan berani menentang perintah Tuan." Jawab Livia dengan sopan.
Zhuo Fan masuk kedalam air dan memeluk Livia dari belakang, "Kau memang Budak dan aku adalah Tuanmu, tapi ketahuilah nilaimu itu sama dengan Yu Wen. Aku sudah melepas segel Budak dan aku juga sudah memintamu untuk memanggil dengan namaku saja."
__ADS_1
"Aku lebih suka menjadi Budak dan menjadi tangan kanan Tuan." Kata Livia dengan senyum yang lebar.
Zhuo Fan membuatnya berbalik dan berkata, "Kau sudah bukan lagi tangan kananku melainkan adalah separuh dari hidup dan hatiku."
"Tuan... " Livia merasa ingin menangis mendengar perkataan Zhuo Fan.
Zhuo Fan mencium bibir Livia dengan lembut dan membawanya pergi kekamar, seharian penuh mereka hanya bercinta dan tidak memikirkan apapun.
Keesokan paginya Zhuo Fan menyerahkan kunci emas kepada Livia, dia memintanya untuk mengecek pekerjaan pembuatan Full Potion sekaligus memberikan hadiah yang sudah dia siapkan untuk mereka.
Setelah menunggu beberapa waktu akhirnya semua persiapan sudah selesai. Zhuo Fan berjalan melewati pagar besi dan Gate didepannya cukup besar dengan perasaan yang menakutkan.
"Aku masuk." Zhuo Fan melompat kedalam Gate dan muncul ditempat yang tandus.
Zhuo Fan dapat merasakan panas yang gila dari dalam tanah, kemungkinan besar dibawahnya terdapat lahar melihat tidak jauh dari lokasinya terdapat Gunung berapi.
__ADS_1
*Ngook.*
Seekor Babi yang ukurannya sebesar Truk berlari kearah Zhuo Fan, tubuhnya diselimuti oleh Api dan Zhuo Fan menerjangnya. Zhuo Fan melompat keatas dan menghindari terjangan Babi itu, magic power berkumpul dikepalan tangannya dan tinju keras Zhuo Fan menghancurkan langsung tengkorak kepala Babi itu.
"Masih ada banyak jenis Monster yang lebih kuat, aku penasaran Bos seperti apa yang ada di Gate Rank S ini. Tapi aku akan berusaha yang terbaik untuk tidak menggunakan magic dan mengandalkan kekuatan fisik sebelum bertemu dengan Bos Monster, banyak Skill yang aku miliki dan akan sangat disayangkan jika tidak menggunakan potensinya secara maksimal." Zhuo Fan melangkah masuk lebih dalam.
Baginya tempat ini hanya sekedar sarana latihan yang bagus untuk melatih Skill miliknya, apa yang perlu dia waspadai adalah Bos Monster dari Gate ini saja. Sisanya dia yakin bahwa Monster lain tidak memiliki level tinggi, namun Zhuo Fan tidak berniat menyisakan satupun dan lebih memilih menggunakan kesempatan ini untuk meningkatkan level kekuatannya.
.....
Disisi lain si Alam Liar suara pertarungan yang hebat mulai terdengar, seekor Zombie King yang besarnya sudah menyamai gedung ditahan oleh seorang Pria berjubah hitam. Pria itu merupakan anggota dari Dark Star dan tujuannya kali ini adalah melacak Bei Yan yang sudah mati.
Sekarang dia dapat menyimpulkan bahwa penyebab kematian Bei Yan mungkin disebabkan oleh Hunter yang baru naik daun Zhuo Fan, dia menerima perintah untuk mengacaukan situasi dan memiliki rencana sendiri.
"Ini menyebalkan... sebenarnya apa yang dipikirkan sekumpulan orang itu sampai memintaku mengacaukan Kota kecil, jika Spirit Star Sword masih hidup mungkin ini akan menjadi sesuatu yang menyenangkan. Tapi apa yang mereka incar adalah seorang Bocah, tugas ini benar-benar tidak menyenangkan sama sekali !" Kata Pria itu dengan banyak keluhan.
__ADS_1