Zhuo Fan

Zhuo Fan
Bab 75 - Sangat Layak


__ADS_3

Wu Tian mengetuk meja dengan jarinya dan berkata, "Jika dia tidak memiliki kesadaran seperti itu maka aku tidak akan merekomendasikan kepada kalian. Jangan lupa bahwa dia adalah orang yang menyediakan Full Potion dan jika dibandingkan dengan pemikiran Zhan Xu maka aku jauh lebih memilih Anak itu."


Wu Tian melanjutkan, "Kau mengirimku kesana dengan sengaja mengamankan Full Potion, namun apa hasilnya... Anak itu menolak bantuan dan aku hanya menjadi penonton. Faktanya diwaktu yang singkat dia menghadapi lima orang dari Kelompok Dark Star dan Zombie King yang memiliki kekuatan Naga. Menghilangkan ancaman dalam satu gerakan tanpa ada korban jiwa, untuk ukuran Kota Perlindungan yang tidak memiliki sumber daya apakah ada diantara kalian yang dapat meniru pencapaiannya ?"


Zhan Xu mengangguk dan mengakui kalau hal itu mustahil, dua ancaman ditempat yang berbeda dan hanya dia yang mampu mengalahkannya. Ini hanya masalah strategi dan posisi Zhuo Fan sama sekali tidak menguntungkan, namun dia memikirkan solusi yang cepat dan memiliki kemenangan telak.


"Aku yakin jika Min Jae masih hidup maka dia akan senang melihat usahanya membuahkan hasil. Sayangnya kita sudah kecolongan waktu itu dan akhirnya Min Jae menderita ditangan Kelompok Dark Star." Kata Duan Mu sambil mengelus jenggotnya.


Chen Sie menyeka rambutnya kebelakang dan tersenyum, "Masterku itu tidak akan menyesal sama sekali. Beliau selalu hidup dengan penuh kebanggaan, menyelamatkan jutaan nyawa mungkin dia sudah sangat puas. Kita yang masih hidup disini meneruskan tekadnya dan tujuan bersama, tentu saja hukuman yang pantas mereka dapatkan hanya satu yaitu mengirimnya ke dasar neraka."


Spirit Star Saint Chen Sie adalah Gadis yang menjadi Murid Spirit Star Sword Min Jae, dia berasal dari Panti Asuhan dan Min Jae menemukan pontesi hebat darinya.


Hanya membutuhkan waktu 12 tahun Chen Sie sudah menjadi seorang Spirit Star termuda dengan umur 24 tahun. Skill Saint miliknya dapat menyembuhkan seseorang secara maksimal dan dalam pertarungan dia dapat memberikan buf tambahan kepada rekannya.

__ADS_1


Chen Sie bukan tipe orang yang dapat bertarung sendirian, namun jika dia menggunakan kemampuan penuhnya maka dia bisa mengubah seribu Hunter Rank A menjadi Hunter Rank S dalam sekejap. Karena itulah Dark Star sangat ingin membunuhnya terlebih dahulu karena Skill miliknya yang merepotkan.


"Baiklah... kau harus mengundangnya kemari dan kita akan memastikan apakah kekuatannya layak atau tidak." Kata Zhan Xu dengan santai.


"Aku pikir itu tidak mungkin... sekarang Bocah itu pergi mencari tantangan yang baru. Dari yang aku lihat dari Alat Komunikasi yang aku berikan kepadanya sekarang dia menuju timur laut, dia berniat untuk memburu Monster Tingkat Malapetaka." Kata Wu Tian dengan ekspresi yang pasrah.


"Cari mati... apakah dia bermaksud memburu Raja Naga Air yaitu Leviatan. Malapetaka yang didarat saja sangat merepotkan dan diudara sudah mustahil untuk dibunuh, Liviatan adalah spesies Naga Air dan melawannya sama saja cari mati." Kata Shang Yue dengan ekspresi yang serius.


Zhuo Fan memiliki Skill yang dapat berpindah tempat secara instan, kemampuan ini adalah sesuatu yang semua orang inginkan dan sekalipun Zhuo Fan tidak bisa menang dia masih bisa melarikan diri dengan Skill miliknya dan mengkhawatirkannya adalah perbuatan yang percuma. Sekarang pilihan terbaik yang mereka lakukan hanya menunggu dan mengirim pesan singkat kepadanya.


.....


Suara Alat komunikasi satelit berbunyi dan Zhuo Fan mengambilnya sambil memeluk Yu Wen, dia membaca pesan dari Wu Tian dan meletakkannya kembali.

__ADS_1


Setelah perburuannya berakhir Wu Tian memintanya untuk pergi ke Kota Star, Zhuo Fan sudah bisa menebaknya dan sekarang dia sedang sibuk meningkatkan level kedua Gadisnya.


Yu Wen memeluk tubuh Zhuo Fan dengan erat dan nafasnya sedikit berat, "Apakah ada hal yang penting ?"


"Tidak ada... apa yang kita lakukan sekarang itu jauh lebih penting." Zhuo Fan sedikit mengguncang tubuh Yu Wen dan tidak membiarkan Livia kesepian.


Diluar Manas merasakan magic power yang sangat intens, sosok Monster Burung berkepala dua terbang kearah mereka dan setidaknya memiliki level 90.


Manas tidak bisa membiarkan Monster itu mendekat dan mengganggu perjalanan, dia keluar dan Lucifer tetap mengemudi tanpa menurunkan kecepatannya.


Gumpalan cahaya berkumpul ditelapak tangan Manas dan dia menembakkannya, gumpalan cahaya itu meledak menjadi ratusan sinar cahaya yang mustahil untuk dihindari.


Serangan Manas membombardir tubuh Burung itu dan tidak menyisakan apapun dari mayatnya, Lucifer harus mengakui bahwa kekuatan Manas sangat luar biasa terutama dalam segi serangan namun melakukan serangan besar itu terlalu berlebihan dan seharusnya Manas menyisakan sesuatu yang berharga dari Burung itu.

__ADS_1


__ADS_2