
Zhuo Fan dan Jiang Yu memang memiliki perbedaan sepuluh level, namun melihat perbedaan ini sama sekali tidak membuatnya gentar.
Kemenangan dalam pertarungan tidak semuanya ditentukan oleh level, siapa yang memiliki kontrol Skill yang sempurna dan memegang kendali penuh adalah yang akan keluar. Jiang Yu mungkin kuat namun Zhuo Fan memiliki caranya sendiri untuk menang.
Entah itu dalam segi pertahanan, serangan dan Skill Zhuo Fan berada diatas segalanya. Jadi Zhuo Fan hanya perlu menuntun Jiang Yu dan mencapai kemenangan.
Darah menyembur dari mulut Jiang Yu dan menetes ketanah, "Sialan... aku tidak menerima kekalahan seperti ini !"
"Itu adalah perkataan yang sering diucapkan pecundang." Zhuo Fan mencibir Jiang Yu.
Holy Fire membakar tubuh bagian dalam Jiang Yu dan perlahan kesadarannya hilang, sekarang dapat dipastikan bahwa Jiang Yu mati. Setelah Kelompok Dark Star mengetahuinya maka sudah pasti Zhuo Fan akan menjadi target mereka.
Zhuo Fan menyimpan kembali Demon Sword dan mengambil semua item yang terpasang ditubuh Jiang Yu. Zhuo Fan menyimpan mayat Jiang Yu dan nantinya dia akan mengkonfirmasi asal dari kekuatannya.
(Selamat level Master sekarang menjadi 210 dan Master membuka kemampuan baru dari Kegelapan dan Cahaya.)
Lukanya tidak bisa dipulihkan dengan Healing magic, untungnya Zhuo Fan menyimpan Full Potion dan menggunakannya. Kondisinya terlihat berantakan namun Zhuo Fan sedikit kecewa dengan hasil akhirnya.
__ADS_1
"Andai saja aku lebih kuat dan bisa menangkapnya hidup-hidup, pasti akan ada banyak informasi yang bisa aku dapatkan." Kata Zhuo Fan yang menyayangkan hasilnya.
Gods tidak menyarankan dirinya untuk berpikir menangkapnya hidup-hidup, namun harus dia akui bahwa keputusannya sudah tepat. Jiang Yu bukanlah lawan yang lemah, jika pertarungan berlangsung lebih lama akan memungkinkan bagi Jiang Yu untuk melarikan diri.
Jika hal itu terjadi maka situasinya akan menjadi lebih berbahaya, musuh akan mengetahui kemampuannya melalui informasi yang diberikan Jiang Yu dan mereka akan melakukan rencana yang lebih berbahaya dimasa depan.
.....
Disisi lain para Hunter mulai bertarung dan secara bergantian mundur, kerja sama mereka sangat baik dan hal ini berlangsung selama beberapa hari.
Ledakan demi ledakan saat Zombie menginjak jebakan cukup mengurangi daya tempur mereka, Pasukan Iblis juga sangat hebat dan terus menembakkan sihir tanpa lelah.
Sebagai seorang Spirit Star kekuatan Wu Tian dikenal sebagai urutan teratas dengan gelar Destroyer. Star Sword Min Jae bahkan tidak sebanding jika berbicara soal kekuatan penghancur, kehebatan Wu Tian yang memiliki Skill Impact bukan sesuatu yang bisa ditahan oleh manusia biasa.
Dari atas langit muncul sosok besar yang tidak lain adalah Zombie King, namun perbedaannya sekarang adalah semua orang dapat merasakan magic power yang luar biasa. Sepasang sayap dan sisik terlihat jelas ditubuh Zombie King, ukurannya yang sangat besar sudah menciptakan ketakutan dihati semua orang.
Wu Tian memeriksa alat pengukur kekuatan ditangannya, "Jadi bercampur dengan kekuatan Dragon... levelnya tumbuh mencapai 200, kekuatan ini sudah hampir mencapai keberadaan Malapetaka."
__ADS_1
Qing Lin berteriak, "Semuanya mundur dan para Master Guild bantu aku memulai serangan !"
Mereka semua menggunakan serangan terbaik dengan sihir, Qing Lin menusukkan Pedangnya dan magic power yang sangat kuat menyembur kearah Zombie King.
Hanya dengan kepakan sayapnya saja semuanya berhasil dihancurkan, serangan Qing Lin mungkin mencapai Zombie King namun bahkan sama sekali tidak menggoresnya.
Wu Tian tidak bisa berkomentar apapun mengingat level mereka yang masih rendah, Kota Perlindungan tidak ada memiliki orang kuat seperti Zhuo Fan dan sekarang situasinya menjadi sangat sulit.
Livia mengambil Busur Tulang Naga dan merapal sihirnya, Petir yang ganas membentuk sebuah Anal Panah dan Circle terbentuk tepat didepannya. Melihat hal ini membuat Wu Tian sedikit tertarik dan dia tidak menyangka kalau ada orang yang sedikit berkompeten.
Livia melepaskan kekuatannya dan Anak Panah Petir melewati Circle buatannya, kekuatan Anak Panah Petir meningkat beberapa kali lipat dengan kecepatan cahaya.
*Boom.*
Anak Panah Petir merusak pertahanan Zombie King dan berhasil membuat lubang didekat dadanya. Zombie King meraung dengan keras dan menciptakan kejutan yang menghempaskan mereka semua.
Qing Lin merasa kesal karena dia tidak bisa berbuat apa-apa. Livia mungkin bisa melukainya namun itu hanya sebuah luka ringan, Zombie tidak akan merasakan sakit dan cara paling efektif untuk melawannya adalah dengan menghancurkan semua bagian tubuhnya.
__ADS_1
Sayangnya disini hanya Wu Tian yang memiliki kemampuan itu, sedangkan Zhuo Fan masih belum kembali dan tidak ada yang tahu apa yang sedang terjadi kepadanya.