Zhuo Fan

Zhuo Fan
Bab 86 - Mental Aman ?


__ADS_3

Setelah beberapa waktu akhirnya mereka berdua sampai di Akademi Star, Zhuo Fan tidak membutuhkan formalitas dan sampainya disana Zhuo Fan pergi keruang kelasnya.


Mulai dari sini dia akan bergerak sendiri dan sepenuhnya menjadi siswa Akademi, peralatan dan luas Akademi ini seratus kali lebih baik dari di Kota Perlindungan dan Zhuo Fan dipaksa mengakui bahwa banyak potensi yang ada di Akademi ini.


Setelah memperkenalkan dirinya dan mengikuti beberapa pelajaran akhirnya kelas bebas dimulai, tentunya tidak sedikit wanita yang bergegas kearah Zhuo Fan dan berniat untuk mendekatinya namun sekumpulan siswa masuk kedalam dan salah satu dari mereka merangkulnya.


"Murid baru... namamu Zhuo Fan bukan... Namaku Bei Yan dan apakah kau juga ikut Penjelajahan dua hari lagi ?" Tanya Bei Yan dengan santai dan level kekuatannya 60.


Zhuo Fan tersenyum ramah dan berkata, "Ya... apakah ada yang ingin Teman ini bicarakan ?"


"Karena kau memanggilku teman maka aku tidak akan sungkan. Bergabunglah dengan kelompokku... aku pikir dengan wajah putih kecil sepertimu tidak memiliki pengalaman dalam memburu Monster. Aku memiliki level 60 dan kau cukup diam karena aku akan mengurus semuanya, tapi tentu saja itu tidak gratis... bagaimana dengan dua ratus ribu ?"


Zhuo Fan memaksakan diri untuk tersenyum dan didalam hatinya dia ingin sekali memukul wajah Bei Yan. Dirinya yang sekarang adalah Spirit Star Gods, salah satu kekuatan utama di Kota Star dan terlepas dari identitasnya dia benar-benar dipermalukan oleh orang yang level kekuatannya saja tidak ada setengah dari miliknya.

__ADS_1


Namun memukulnya sama saja mempermalukan dirinya sendiri, Zhuo Fan memikirkan ide lain yang lebih cemerlang dan sekarang lebih baik baginya untuk tetap tenang.


"Dua ratus ribu bukan... itu semua hanya masalah kecil, aku bisa membayarmu lima ratus ribu asalkan kau tidak membuatku bergerak melawan Monster dan aku tambahkan Full Potion kualitas tinggi. Uangnya akan aku bayarkan ketika penjelajahan selesai ?" Zhuo Fan memberikan penawaran.


Bei Yan tersenyum dan berkata, "Karena Teman Zhuo sangat baik hati maka aku tidak akan menolaknya."


Setelah mengobrol dengan akrab Zhuo Fan mendapatkan perlakuan khusus, tentunya apa yang dilihat oleh mereka tidak lebih dari sekedar anak kaya yang boros. Zhuo Fan tidak ingin menarik perhatian lebih dan hanya Hong yang tahu identitasnya.


Zhuo Fan berkeliling dilapangan olahraga dan melihat beberapa murid yang melakukan latih tanding. Bei Yan juga bersama dengannya dan disana tidak sedikit Murid yang memegang peringkat terbaik 20.


"Wow... aku tidak menyangka kalau Saudara Bei Yan akan sekuat ini, maaf aku terlalu ceroboh saat berlatih." Kata seorang Pria yang bernama Sun Rong.


Bei Yan sedikit bingung dan berteriak, "Apa maksudmu sialan ?"

__ADS_1


"Tidak ada... aku hanya berpikir Pedang itu dapat memotong kepala kalian tadi." Kata Sun Rong dengan sedikit mengejek.


Zhuo Fan turun kebawah dan merentangkan tangannya, "Kemarilah... aku sudah menahannya dari tadi tapi sepertinya aku harus memberikan sedikit rasa sakit sebagai bentuk peringatan."


"Sesuai dengan permintaanmu." Sun Rong mengambil kembali Pedangnya dan melakukan gerakan menusuk.


Diarena latihan Skill tidak diperbolehkan dan magic power hanya boleh digunakan sebagai bentuk peningkatan tubuh. Namun semua itu tidak masalah bagi Zhuo Fan, sekalipun Sun Rong serius dan menggunakan Skill miliknya melukai Zhuo Fan adalah hal yang mustahil.


Zhuo Fan tidak berniat untuk menghindar dan menerjang dengan gila, dia menghindari tusukan Pedang dan telapak tangannya mencengkram kepala Sun Rong. Zhuo Fan melemparnya dengan hanya mengandalkan kekuatan tubuh fisiknya saja dan Sun Rong terlempar sangat jauh hingga membentur dinding.


Semua orang yang melihat hal ini tidak dapat mempercayai kenyataan, sekalipun Sun Rong tidak menggunakan Skillnya tapi kekuatannya masuk dalam peringkat 19 dan sekarang dia dilempar seperti bukan apa-apa.


"Kekuatanmu tidak cukup untuk mengambil kepalaku, jadi dimasa depan jangan bersikap angkuh dan berlatihlah dengan giat." Kata Zhuo Fan sambil berbalik dan Bei Yan segera menyusulnya.

__ADS_1


Sun Rong masih bersandar dengan tubuh yang gemetar ketakutan, perasaan kalah ini belum pernah dia dapatkan bahkan sekalipun dia kalah hanya segelintir orang yang dapat memberikannya sensasi tidak berdaya.


Menghadapi Zhuo Fan seolah dia hanyalah seekor semut yang berusaha menggeser Gunung, hal mustahil ini tidak bisa dia lewati begitu saja. Perlahan dia berdiri dan meminta orang-orangnya mencari informasi mengenai Zhuo Fan, dia harus tahu bahwa bakat seperti ini sangat layak untuk direkrut kedalam Keluarga Sun.


__ADS_2