
Setelah dua hari perjalanan akhirnya mereka di Desa Ras Rubah, lokasinya cukup tersembunyi setelah melewati rawa dan tebing tinggi akhirnya Zhuo Fan dapat mencapai Desa mereka.
Beberapa Penjaga menodongkan senjata kearah mereka, namun Lir dan Cen menghentikannya dan melaporkan hal ini kepada Kepala Desa. Tentunya setelah mendapatkan ijin Zhuo Fan dan Livia diundang ke Kediaman Kepala Desa yang bernama Tie Lun.
Tie Lun bersama dengan Cucunya dan walaupun terlihat tua Zhuo Fan dapat melihat kekuatannya yang memiliki level 160. Namun sekarang dia melihat Zhuo Fan dengan tatapan yang gugup, langkah kakinya seolah seperti seorang Raja dan Auranya bagaikan ombak yang dapat menelan segalanya.
"Selamat datang Tuan dan Nona di Desa kecil ini !" Kata Tie Lun dengan sopan dan Cucunya Tie Yun menuangkan minuman untuk mereka berdua.
"Tidak perlu terlalu gugup... kedatanganku kesini bukan untuk mengganggu kalian atau memiliki niat jahat. Justru sebaliknya aku ingin berurusan dengan Naga Bumi, aku dengar ini menjadi permasalahan bagi kalian ?" Zhuo Fan mengatakan niat dan tujuannya.
"Naga Bumi sangat kuat... Ras Rubah kami tidak berdaya melawannya. Tentunya sudah banyak nyawa yang hilang karena melawannya, termasuk Anak-Anakku dan sekarang kami hanya bisa menuruti kemauannya." Kata Tie Lun dengan sedih.
"Nenek !" Tie Yun menyentuh bahu Neneknya dan berkata, "Kami sangat berterimakasih karena Tuan mau peduli terhadap kami, tapi jika Tuan tidak memiliki kepastian lebih baik jangan melawannya. Bukan maksud meremehkan tetapi hal buruk pada akhirnya akan terjadi kepada kami nantinya jika Tuan kalah."
Zhuo Fan menyadari hal ini dan tentunya dia tidak akan tersinggung, dia adalah orang luar sekalipun dia tidak bisa menang maka dia bisa melarikan diri nantinya. Namun setelah itu kemarahan Naga Bumi akan tertuju kepada Ras Rubah dan ini akan berimbas buruk bagi mereka.
__ADS_1
"Jangan khawatir... walaupun aku terlihat muda tetapi aku sangat kuat dan berhati-hati, aku tidak akan bermain dengan hidupku ataupun hidup orang lain. Setidaknya ini adalah sumpahku sebagai seorang Pria bawah Naga Bumi akan menjadi urusanku." Kata Zhuo Fan dengan tegas.
Tie Lun tidak bisa memberikan bantuan apapun dalam hal ini, dia juga tidak bisa menghentikan Zhuo Fan dan janjinya sudah cukup membuatnya puas. Tie Lun mengatakan lokasi dari Naga Bumi dan tanpa pikir panjang Zhuo Fan bergegas kesana diantar olehnya.
Setelah beberapa waktu akhirnya Zhuo Fan sampai didepan mulut Gua yang besar, Tie Lun mengawasinya dari kejauhan dan magic power Zhuo Fan terasa sangat mengintimidasi.
"Kau sudah tahu aku datang dan masih tidak keluar, perlukah aku menyeretmu keluar ?" Teriak Zhuo Fan dengan keras.
Langkah kaki yang besar cukup membuat tanah bergetar, sosok Naga Bumi yang dilapisi kulit besi yang mengkilap keluar dari dalam Gua. Level kekuatannya berada di angka 220 dan sejujurnya hal ini membuat Zhuo Fan kecewa.
"Manusia kurang ajar... berani kau menantangku ?" Naga Bumi meraung kearah Zhuo Fan.
Zhuo Fan mengangkat kedua tangannya dan memanggil Lucifer dan Manas, mereka berdua berlutut didepan Zhuo Fan dan menunggu perintahnya.
"Bantu Livia berurusan dengan Kadal ini... jangan berlebihan dan cukup mensuportnya, pastikan dia tetap hidup dan buat dia menyerah." Zhuo Fan memberikan perintahnya.
__ADS_1
"Baik." Livia memegang Tombaknya dan bersiap untuk bertarung.
Lucifer dan Manas berbalik dan Aura mereka terlihat menakutkan dengan senyum khas, Naga Bumi merasakan tingkat bahaya yang mengerikan dari sosok mereka berdua dan Zhuo Fan mundur menjadi pengamat.
"Nona bisa bermain sepuasnya dengan Kadal ini, kami akan mendukung Nona !" Kata Manas yang mempersilahkan Livia untuk maju.
"Hehehe... bagaimana jika kuliti saja Kadal ini, aku pikir kulitnya yang keras akan terjual dengan harga yang bagus." Kata Lucifer dengan tawa khas miliknya.
Naga Bumi terlihat marah dan meraung dengan gila menerjang Lucifer, merasakan hal ini sama sekali tidak membuat Lucifer mundur. Tangannya berubah hitam dan rantai kegalapan yang pekat mengekang Naga Bumi.
Naga Bumi berhenti tepat didepannya dan sebuah pukulan telak menghantam dagunya hingga membuat Naga Bumi terlempar. Livia membentuk sebuah Circle dan sayatan angin yang membentuk badai menggulung Naga Bumi.
Livia melempar Tombaknya dan aliran petir yang kuat menyelimutinya, kilatan petir menyambar seperti listrik dan perlahan melemahkan Naga Bumi.
Manas dan Lucifer bisa saja membunuhnya langsung, level mereka berada di angka 290 dan membunuh Naga Bumi sangat mudah untuk mereka. Namun karena perintah Zhuo Fan yang ingin menangkapnya hidup-hidup dan memberikan kesempatan bertarung kepada Livia maka mereka hanya bisa menjadi support.
__ADS_1