
Tombak Bintang Jatuh diberikan kepada Livia dan nantinya mungkin akan jauh lebih berguna, Zhuo Fan mungkin memiliki pengetahuan tentang keterampilan semua senjata dan menggunakan dengan cara yang lebih efektif.
Namun dia sudah memiliki Pedang Leviathan dan cukup cocok dengannya. Setelah itu mereka pergi keruang latihan dan secara pribadi Zhuo Fan mengajari Livia tentang keterampilan menggunakan Tombak besi biasa.
Setelah dua hari keterampilan Livia menjadi lebih baik, Zhuo Fan juga mendengar bahwa Yu Wen sudah merekrut banyak kandidat Hunter dan melakukan Raid di Gate Rank menengah.
Menurutnya keputusan Yu Wen sudah sangat tepat untuk menyesuaikan dengan rekannya di Gate Rank menengah. Jika mereka memulainya langsung di Rank tinggi maka takutnya kerjasama mereka nantinya akan hancur, sekarang Zhuo Fan percaya bahwa Guild Light akan baik-baik saja tanpa dia ikut campur.
Livia meletakkan Tombak besi dan membasuh keringatnya dengan handuk, "Tuan tidak lelah ?"
"Sedikit... kau belajar dengan cepat dan itu jauh lebih nyaman untukku. Mungkin aku harus merekomendasikanmu untuk berlatih Tombak di Kota Beladiri." Kata Zhuo Fan sambil membasuh keringatnya.
"Tidak perlu... Livia sudah bisa belajar sendiri." Livia menolaknya dengan enggan.
Jika soal keterampilan Tombak belajar dari Zhuo Fan seharusnya sudah cukup, terlebih dia enggan untuk berpisah dengan Zhuo Fan dan lebih baik berlatih sendiri dan tetap dekat dengannya.
__ADS_1
Zhuo Fan tahu maksud Livia dan tersenyum, "Apakah sebegitu enggannya dirimu berpisah denganku ?"
"Livia menyukai Tuan... dimanapun Livia akan mengikuti dan terus bersama dengan Tuan." Kata Livia dengan senyum yang hangat.
Zhuo Fan mengangguk dan tiba-tiba dia mendapatkan pesan dari Manas, dia meminta Livia untuk bersiap pergi dan setelah mengganti pakaiannya dia berpindah tempat ke tambang.
Dua bawahan Manas sedang mengobati pekerja yang terluka, sedangkan Manas sendiri mengikat dua Ras Monster yang menyerang. Zhuo Fan sudah tidak terlalu terkejut melihat keberadaan Ras Monster, justru dia lebih tertarik mengapa mereka menyerang tempat ini.
"Master !" Manas berlutut memberi hormat.
Zhuo Fan mengangkat tangannya dan berjongkok didepan kedua Ras Rubah, "Apakah ada yang mati ?"
Zhuo Fan menatap mereka dengan berdua dengan dingin dan bertanya, "Hidup kalian sekarang tergantung jawaban kalian, katakan mengapa kalian membuat kerusuhan ditempatku ?"
"Lima hari kami berjalan dari Desa dan ditugaskan untuk mencari Biji Tambang oleh Tetua Klan. Jika kau ingin membunuh maka bunuh aku dan lepaskan Adikku !" Kata seorang Ras Rubah bernama Lir.
__ADS_1
"Memangnya kalian pemakan besi... sekalipun kalian ingin membuat senjata kalian hanya perlu memintanya secara baik-baik." Kata Zhuo Fan sambil memegang kepalanya dan Livia ingin tertawa.
"Kami tidak kekurangan senjata melainkan Biji Tambang akan dipersembahkan kepada Naga Bumi, dia memaksa kami untuk melakukannya jika tidak semua orang di Desa akan dimakan." Kata Adik Lir yang bernama Cen.
Zhuo Fan mengangguk dan tersenyum, "Bisakah kalian menunjukan kepadaku dimana Naga Bumi ini, aku akan menyelesaikan masalah yang Desa kalian berdua miliki sekarang ?"
Lir dan Cen saling memandang dan terkejut, "Apakah kau benar-benar mampu ?"
Manas menodongkan Tombaknya dan berkata, "Jangan kurang ajar... hanya seekor Kadal acak berani sekali membandingkannya dengan Master."
"Tenanglah... aku bukan orang jahat yang akan menindas desamu. Sebaliknya melawan Monster yang kuat adalah hal yang menyenangkan, setelah aku mengurusnya maka aku akan pergi dan memberikan kalian hidup yang damai." Kata Zhuo Fan dengan sedikit merayu.
Setelah beberapa waktu berusaha akhirnya Lir dan Cen setuju dengan permintaan Zhuo Fan, lagi pula mereka tidak punya pilihan lain dan Zhuo Fan berniat untuk mencoba Skill barunya.
Zhuo Fan tidak tahu sekuat apa Naga Bumi namun bereksperimen sekali pasti akan membuatnya mengerti tentang kemampuannya dalam menjinakkan Monster. Hal ini tidak bisa dia lewatkan begitu saja dan belum lagi jika semua ini berhasil Zhuo Fan akan membuat pasukan monster yang akan mengguncang peradaban.
__ADS_1
Siapa yang akan memiliki keberanian untuk membuat masalah dengannya, selama ada Monster Malapetaka yang ada dipihaknya Zhuo Fan yakin entah itu musuh atau monster lainya akan berpikir dua kali untuk mendekati Kota Perlindungan.
Livia sudah mengurus perbekalan dan mereka berempat berangkat. Manas dan Lucifer akan dia panggil nanti menggunakan Skill Ultimate Kegelapan dan Cahaya, jadi mereka tetap bisa menjaga posisi mereka dan melakukan pertarungan ketika Zhuo Fan panggil. Mereka menggunakan Burung Kegelapan yang Zhuo Fan bentuk dan terbang dengan sangat cepat untuk mempersingkat waktu.