99 Days Looking For True Love

99 Days Looking For True Love
chapter 10


__ADS_3

" kau tak sendiri lagi aku berjanji akan selalu ada di sampingmu... Perlu kau ingat mereka yang menyayangimu sedang menunggu mu."


|| 99 days looking for true love ||


Link part sebelumnya


https://www.facebook.com/groups/166891514102457/permalink/708410273283909/?app\=fbl


Hyun ji berjalan menyusuri lorong menuju kelasnya sesampainya Hyun ji melihat kedua teman sejoli nya yang tampak lesu akibat dari insiden kecelakaan dirinya.


Hyun ji mendekat ke arah Yura dah Taehyun.


" Sudah kau jangan bersedih terus, menangis tidak ada gunanya kau harus tengang Yura aku yakin Hyun ji pasti akan segera kembali. " Sahut Taehyun yang menenangkan Yura.


Terukir senyum di wajah Hyun ji, melihat dua orang yang tidak pernah Akur akhirnya dapat yang tadinya tidak Akur menjadi Akur. Sepertinya kecelakaannya membuat Kedua sahabat yang Hyun ji Sayangi menjadi dekat.


" Aku senang melihat kalian seperti ini " lirih Hyun Ji lalu pergi meninggalkan kelasnya dan beralih ke arah kelas 12 dimana Soobin sedang berada.


Terlihat seseorang yang biasanya ceria dan ramah sekarang terlihat jelas bahwa ada aura dingin yang mencengkram membuat dirinya terlihat seperti seseorang yang Hyun ji Panggil Es batu.


" Paman " lirih Hyun Ji melihat wajah Soobin yang kecut dengan mata yang berubah menjadi panda di sertai bengkak akibat berlalu lama menagis.


" SE sedih ini kah kau kehilangan ku ? Paman aku tau betapa kau menyangiku, namun perlakun mu terhadap ku adalah kasih sayang dengan cara mu ? Aku tau ko.... Paman apa kau tau Aku sudah memaafkan mu jadi ku mohon berhentilah seperti ini, aku merindukan sosok yang selalu ceria " Hyun ji melihat kertas kotak yang berada di genggaman Soobin.

__ADS_1


Terlihat dua orang anak kecil sedang bermain dalam foto tersebut Hyun ji sedang duduk di ayunan sambil tertawa, sedangkan Soobin sedang mendorong ayunan tersebut.


" Hyun ji " lirih Soobin kembali meneteskan air matanya.


" Aish aku tidak bisa melihat semua ini " Hyun ji kembali berjalan entah kenapa tiba-tiba rasanya Hyun ji ingin bertemu dengan musuhnya.


Hyun ji menembus dinding yang tepat berada di depannya. " Woah ternyata si manusia es duduk sendiri "


Tap tap tap


Suara langkah kaki yang haya terdengar oleh yoongi.


" Perasaan ku tidak enak " batin yoongi kemudian melepaskan earphone yang ada di telinganya karena guru telah datang.


Yoongi mengambil sebuah buku yang berada di laci meja dengan posisi kepala melihat ke kolong meja, setelah mengambil buku tersebut yoongi kembali duduk seperti semula dan.


Arghhh


Yoongi kaget karena tiba-tiba Hyun ji berada di depannya, semua yang ada di dalam kelas itupun ikut terkejut akibat suara yang dikeluarkan oleh yoongi.


" Ada apa Yoon " Tanya guru yang mendekati yoongi.


" Ah nan gwencana " sahut yoongi lalu melihat sekeliling. Wajah yoongi memerah karena malu.

__ADS_1


" Sepertinya kau demam, mukamu merah sebaliknya kau ke ruang UKS saja?" Titah sang guru yang cemas karena tiba-tiba muka yoongi memerah.


" Nee Seamm kau benar aku Sedang demam, Baiklah saya akan pergi Ke UKS " sahut yoongi lalu pergi meninggalkan kelasnya.


" Ini semua gara-gara kau " sahut yoongi lalu mempercepat langkahnya.


" Miane " Hyun ji menunduk karena menyesal, Dan terus mengikuti langkah yoongi.


Bukannya ke UKS yoongi malah pergi ke atap sekolahnya dimana terdapat pemandangan indah di atas sana. Di sana mereka bisa melihat pemandangan yang luar biasa, terlihat jalanan yang terasa kecil beserta gedung pencakar langit yang melambung tinggi yang terlihat seperti dekat padahal jauh.


Yoongi duduk di kursi yang tersedia Disana.


" Hah " yoongi menghela nafas lau melirik ke arah Hyun ji. Melihat Hyun ji sekarang membuat yoongi mereka bersalah karena telah menyalahkannya.


" Kau ini kenapa ?" Tanya yoongi. " Nan gwencana " sahutnya lalu duduk di sebelah yoongi.


Hyun ji mulai meneteskan air matanya dan menggigit bibir bawahnya agar tidak terdengar oleh yoongi.


" Apa kau menangis " lagi-lagi yoongi bertanya membuat Hyun ji memalingkan wajahnya. " Ani " jawaban singkat yang terucap dari mulut Hyun ji.


Yoongi yang melihatnya merasa kasian melihat Hyun ji yang ceria menjadi lemah.


Hais

__ADS_1


Greppp


Yoongi memeluk tubuh Hyun ji. " Jika ada masalah ceritakan padaku apa yang ingin kau ucapkan aku berjanji akan mendengarkan perkataan mu ?" Sahutnya sedangkan Hyun ji larut dalam pelukan yoongi. " Gomawo Sunbe_nim ".


__ADS_2