99 Days Looking For True Love

99 Days Looking For True Love
chapter 19


__ADS_3

Setelah 1 hari Hyun ji sadar akhirnya yoongi bisa menyelinap ke ruangan Hyun ji karena sejak kemarin ruangan Hyun ji penuh dengan keluarganya. Jika situasinya seperti ini yoongi bagaimana bisa bertemu dengan Hyun ji.


Clek.


Pintu terbuka memperlihatkan seorang gadis sedang duduk di ranjangnya sambil membaca sebuah buku.


Yoongi melihatnya hanya tersenyum.


" Siapa kau?" Tanya Hyun ji saat melihat yoongi sedang berdiri di hadapannya.


" Apa kau ingat aku?" Ujar Yoongi mengabaikan pertanyaan yang di lontarkan Hyun ji.


" Siapa kau?" Lagi-lagi Hyun ji bertanya. Namun yoongi tidak menghiraukan Hyun ji, yoongi malah berjalan memeluk Hyun ji.


" Yaa! Apa yang kau lakukan?" Tanya Hyun ji di sela-sela pelukan yoongi.


" Akibatnya aku bisa memelukmu dengan wujud asli " ucap yoongi tanpa sadar.


" Yaa! Lepaskan " Sahut Hyun ji mendorong tubuh Yoongi.


" Hyun ji " lirih yoongi dengan mata yang mulai berkaca-kaca.


" Kau ini kenapa? Apa kau orang aneh? Atau jangan-jangan kau ini orang mesum yang pura-pura kenal dan memeluk orang sembarangan." Ujar Hyun ji dengan wajah yang serius.


" Yaa! Apa aku seperti orang mesum " ujar yoongi meninggikan suaranya.


" Haaa berarti benar kau ini adalah orang mesum huaaaa Eomma disini ada orang mesum." Hyun ji berpura-pura menagis.


" Eh shutttttt " yoongi membekap mulut Hyun ji. " Jangan berteriak nanti orang akan dengar lalu salah peham dengan ku?" Sahut yoongi.


Clek


Pintu terbuka terlihat lah sosok seorang yang tentu saja Hyun ji rindukan yaitu Soobin.


" Hyoung " yoongi melepaskan tangannya di mulut Hyun ji saat melihat Soobin masuk.

__ADS_1


" Ehh! Yoongi sedang apa kau di sini ?" Tanya Soobin saat melihat yoongi berada di dekat Hyun ji.


" Eh ini hemm itu hemm "


" Paman mengenal orang mesum ini " tanya Hyun ji yang tiba-tiba setelah memotong pembicaraan yoongi.


" Apa kau lupa Hyun dia itu kan sahabat paman ." Sahut Soobin lalu mendekat kearah mereka. " Ngomong-ngomong kenapa kau datang kemari?" Lagi-lagi Soobin bertanya.


" Hemm aku sedang mencari hyoung." Jawab santai yoongi yang terasa seperti tidak melakukan kesalahan.


" Memangnya mau apa kau menemuiku? Bukankah kemarin kita sudah bertemu "ujar Soobin yang benar-benar menyudutkan yoongi.


" Prtttttt hahahaha paman orang ini lucu hahaha " Hyun ji menertawakan yoongi karena kegugupannya wajah yoongi menjadi merah. Semerah tomat.


" Yaa! Kau mau kemana " ujar Soobin saat melihat yoongi meninggalkan kamar Hyun ji.


" Tidak jadi " lontaran kata-kata yang diucapkan yoongi berhasil membuat Hyun ji terheran.


" Dia kenapa ?" Tanya Hyun ji kepada Soobin.


Skipp


Yoongi pulang dengan keadaan yang benar-benar kesal setengah di permalukan oleh Soobin di hadapan orang yang ia cintai.


" CK Soobin hyoung sialan " yoongi menendang sebuah kaleng yang berada di bawah kaki kanannya.


Tak


Guk guk


" Suara apa itu?" Yoongi membalikkan badannya ke arah sumber suara.


" Ah sial " umpatnya saat melihat seekor anjing hitam yang siap untuk mengejarnya.


Guk guk

__ADS_1


Yoongi berlari sekencang-kencangnya agar terhindar dari anjing galak tetangganya itu.


" Oaaaahhhhhh hari ini aku benar-benar sial " ujar yoongi di sela-sela lari nya.


Saat Yoongi asyiknya di kejar anjing. Di sisi lain Yura dan Taehyun sedang hepi-hepi bersama Hyun ji di rumah sakit Yura berencana akan menginap semalaman untuk menemani Hyun Ji karena Yura benar-benar merindukan Hyun ji.


" Hyun ji aku bahagia karena kau telah kembali?" Sahut Yura yang memeluk Hyun ji dengan erat.


" Yaa! Jika kau memeluknya seperti itu Hyun ji akan susah bernafas " sahut Taehyun menceramahi Yura.


" Haish CK "


" Oh iya apa ujian semester telah selesai ?" Tanya Hyun ji .


" Yaa! Kenapa kau menanyakan tentang ujian di saat yang berbahagia ini " sahut Yura dengan entengnya.


" Hehe "


Tak


" Yura bodoh! Tentu saja aku harus menanyakan. Apa kau tidak ingin aku naik kelas " sahut Hyun Ji setelah menjitak kening Yura.


Yura mengelus kencingnya yang kesakitan akibat jitakan dari Hyun Ji.


" Yura miane?" Ujar Hyun ji merasa bersalah.


" Hyun ji aku merindukan saat dimana kau menjitak keningku hiks " Yura menangis lalu kembali memeluk Hyun ji.


" Yaa! Yaak "


Sedangkan Taehyun hanya menggeleng melihat tingkah kedua sahabatnya itu.


To be continued.


Jangan lupa tinggalkan jejak. Tolong hargai kata.

__ADS_1


__ADS_2