99 Days Looking For True Love

99 Days Looking For True Love
chapter 14


__ADS_3

"Memikirkan Namanya saja membuat hatiku berdegup kencang.ini hal yang ku sadari baru-baru ini. Rasanya gelisah, tapi juga senang."


//99 days looking for true love//


" Hey! Sedangkan apa kau di sini " tanya yoongi.


" Ahh. Aku sedang mencari Angin sebentar." Jawabannya lalu tersenyum.


Mereka saling menatap.


" Suara detak jantung milik kita berdua. Dan saat aku menatapnya, waktu seperti berhenti. Aku terlalu terpana. Hingga aku tersadar bahwa aku mencintainya." Suara hati satu sama lain.


" Sial kenapa rasanya menjadi canggung?" Batin yoongi saat menatap Hyun Ji.


" Kau ini kenapa?" Tanya Hyun ji saat melihat kuping yoongi ikut memerah akibat malu.


" Sebenernya aku? Sebenarnya... Emm itu emmm"


" Aku menyayukaimu?" Ucap Hyun ji di sela-sela kegugupan yoongi.


" Eh Apa?" Yoongi memastikan pendengarannya.


" Sudahlah lupakan saja ?"


1 detik


2 detik


........


1 menit


" Keberanian bisa berkumpul. Lalu menghilang dengan mudahnya." Kata-kata yoongi yang berhasil membuat Hyun ji menghentikan langkahnya.


" Apa maksudmu?" Tanya Hyun ji yang belum memahami arti dari kata yang yoongi ucapkan.

__ADS_1


" Lalu yang ingin aku katakan adalah " yoongi menggantungkan kalimatnya.


" Yaa! Kenapa omongan mu semakin melantur si?" Sahut Hyun Ji.


" Hyun ji! Aku beruntung karena aku bertemu denganmu. Aku beruntung karena kau bisa membuat hati yang seperti batu ini bisa mencair.dan Hanya kau yang bisa melakukannya. Jadi Hyun ji Aku.... menyukaimu?" Lontaran kata-kata yang berhasil yoongi ucapkan membuat jantung Hyun ji berdetak kencang.


" Jadi apa kau bersedia menjadi pacarku?" Sahut yoongi memeluk Hyun ji dari belakang.


" Hemm " Hyun ji memegang tangan yoongi yang melingkar di pinggangnya." Aku akan menjawabnya di saat yang tepat." Sahut Hyun Ji lalu berbalik menatap yoongi.


" Yoongi Oppa kau bisa menunggu Jawaban dari ku?" Sahut Hyun Ji menatap bola mata yoongi yang terlihat indah.


" Hemm aku akan menunggu jawabannya walaupun, harus menunggu lama?" Ucap yoongi lalu mencium kening Hyun ji.


" Yaa! Yoongi sii apa kau tidak akan pergi Ke sekolah." Ucap Hyun ji yang memecahkan suasana.


" Ahh benar ini sudah terlambat. Kalo gitu aku berangkat dulu yah?" Sahut yoongi meninggalkan Hyun ji.


" Dah?"


Terlihat punggung yoongi yang mulai menjau." Aku harap disaat aku melupakanmu? Kau tidak akan menyerah untuk membuat ku kembali mengingat mu?" Lirik Hyun ji.


Skip


Kini Hyun ji senang berada di Rumahnya untuk melihat keadaan kedua orangtuanya. " Woahhh! Tidak ada yang berubah di rumah ini?" Hyuh ji berjalan menyusuri ruang tamu, lalu beralih ke kamarnya. " Ternyata kamarku masih belum berubah? Tidak ada debu sedikit pun. Sepertinya Eomma mengurus kamarku dengan rapi? " Hyun ji berjalan ke ruangan kamar orangtuanya. " Eomma aku merindukanmu? " Lirik Hyun ji mengusap lembut Poto yang terpajang di dinding kamar.


" Hah mete tidak ada di rumah ya? Apa mungkin mereka berada di rumah sakit?"


" Apa sebaiknya aku menyusul ke rumah sakit?"


Hyun ji menyusuri jalanan kota Seoul yang indah. Entah sampai kapan Hyun ji bisa terus berada di sini.kehidupan Hyun ji masih belum di pastikan oleh takdir.


"Hah kenapa aku malah merindukannyabdi saat seperti ini." Hyun ji malah melupakan tujuannya.


Tak terasa Hyun ji sampai di gerbang sekolahnya." Tunggu kenpa aku ke sini? Bukankah aku akan pergi ke Rumah sakit." Pikirnya namun Hyun ji malah melanjutkan langkahnya menuju ruang yoongi.

__ADS_1


Hyun ji melihat yoongi bersama dengan seorang wanita " sepertinya mereka sedang bekerja kelompok?" Guman Hyun ji.


Berjalan mendekat ke arah yoongi Hyun ji berniat untuk mengagetkan yoongi. Namun siapa sangka jika yoongi melihat tingkah Hyun ji di pantulan cermin.


" Dar "


Yoongi mengabaikan Hyun dengan berpura-pura tidak melihat.


" Semuanya mari kita berpoto untuk mengenang kerja kelompok kita hari ini " ucap gadis yang duduk di samping yoongi.


" Hei! Yerin tapi untuk apa?" Tanya salah satu teman lainnya.


" Hanya untuk kenang-kenangan saja " sahutnya malu-malu.


" CK dasar cewek centil " Hyun ji merasa kesal dengan gadis tersebut.


" hana dul ses " ucap Yerin.


Click.


" Nah aku kirim ya di grup" sahut Yerin lalu mengirim Poto tersebut di grup.


Ting


Bunyi pesan messenger.


Yoongi membuka pesan tersebut dan melihat hasil Poto yang baru dikirim.


" Prtt. Hahahha" yoongi tertawa terbahak-bahak setelah melihat Poto tersebut.


" Eh! Kenapa kau tertawa setelah melihat Potonya " tanya Yerin .


" Ah tidak, potonya sangat lucu?"


" Dari mana lucunya " sahut Yerin yang bingung.

__ADS_1


Bagaimana tidak Poto yang mereka ambil barusan menurut dari penglihatan yoongi disana melihat Hyun ji yang ikut berpoto dengan ekspresi wajah yang seperti mengejek Yerin.


__ADS_2