
"***Jangan terlalu sering memikirkanku. Aku tidak mau membuatmu sedih. Hiduplah dengan baik. Aku akan terus mengiringi tiap langkahmu."
// 99 days looking for true love //
Perlahan tubuh Hyun ji menghilang " Hyun ji " lirih yoongi saat melihat Hyun ji.
" annyeong oppa " tubuh Hyun ji menghilang bagaikan debu yang sedikit demi sedikit berterbangan.
" Hyun ji " lirih yoongi mencari sekeliling. Yoongi menjatuhkan dirinya.
" HYUN JI " teriak yoongi.
Seperti orang gila yoongi berjalan kerumahnya dengan keadaan yang cukup mengkhawatirkan . Seperti halnya kehilangan arah yoongi yoongi telah sampai di rumahnya.
" Yoon " panggil Sana saat melihat anak semata wayangnya dengan kondisi yang cukup mengenaskan.
" Eomma " yoongi menangis sejadinya di pelukan Sana sedangkan Suga yang melihat putranya seperti ini menjadi penasaran.
" Tak biasanya yoongi sepeti ini " batin sana.
" Yoon ada apa ?" Tanya Suga.
" Appa hikss " manusia yang sedingin es akhirnya luluh karena menghilanya Hyun ji.
Tit tit tit
" Dokter " teriak seorang perawat saat mengecek keadaan pasien.
" Ada apa ?" Tanya dokter.
" Jantung pasien semakin melemah " ucap Sang perawat.
" Cepat panggilkan keluarganya. Lalu segera pasang defibrillator " sahut dokter ke perawat lainnya.
" Baik "
Siap
Sang perawat menekan tombol AED ( Automated Extenal Defibrillator) untuk menghidupkan defibrillator.
Hana dul sit
"Shock" di tekankan untuk kejutan listrik ke jantung.
__ADS_1
Tubuh Hyun ji kaget sedikit ke atas.
"Shock"
Lagi-lagi jantung Hyun ji belum juga setabil.
" Tambah lagi " ucap dokter yang sudah bercucuran keringat.
"Shock"
" Hah " helaan nafas Sang dokter menandakan jika sang pasien kembali setabil.
Akhirnya jantung Hyun ji kembali setabil.
" Dok sepertinya tangan pasien mulai bergerak " sahut perawat yang melihat Hyun ji menggerakkan tangannya.
Lalu dokter memeriksa matanya beserta telinga dan juga hidung dengan Penlight atau senter medis. Tak lupa sang dokter memasang stetoskop di telinganya lalu mengarahkan ujung kepala stetoskop tersebut ke arah dada beserta perut pasien.
Perlahan mata Hyun Ji terbuka namun beberapa saat kemudian sang dokter membiusnya kembali dengan alat suntikan karena pasien masih lemah.
Setelah itu.
Dokter pun akhirnya memutuskan untuk keluar dari ruangan Hyun ji karena pasien sudah membaik.
" Bagaimana keadaan anak saya Dok " tanya Tzuyu yang benar-benar tegang.
" Syukurlah keadaan pasien sudah stabil dan juga pasien telah Sadar dari koma nya." Sahut dokter.
" Syukurlah. Lalu kapan Ia akan siuman dok?" Tanya Jungkook yang mulai bahagia karena putrinya telah siuman.
" Sekitar 4 jam atau lebih karena kondisi pasien sangat lemah jadi Pasien membutuhkan waktu untuk menyesuaikan keadaannya.
" Baiklah terimakasih " sahut Tzuyu dengan girang lalu mulai memasuki ruangan Hyun ji.
Sedangkan Jungkook menyampaikan kabar gembira ini kepada Seok jin dan juga orang tuanya.
Setelah beberapa saat kemudian Seok jin, Jisso, beserta Soobin datang kerumah sakit tidak lupa dengan Seolhyun seloku nenek buyut Hyun ji. Beserta keluarga Jungkook.
( Anjirrr kayak mau ngebesan )
" Bagaimana keadaannya kenapa Hyun ji masih belum sadar juga ?" Tanya Seok jin yang mengkhawatirkan keadaan cucunya.
" Kita tinggal menunggu beberapa jam lagi lalu dia akan sadar " sahut Jungkook lalu membenarkan posisi selimbut Hyun ji.
__ADS_1
" Hyun ji cepatlah bangun paman menunggu mu?" Ujar Soobin lalu di tatap oleh seluruh anggota keluarganya.
" Heheh " Soobin hanya cengengesan GX jelas.
Pukul 05:47 WKS
Kedip-kedip
Hyun ji perlahan membuka matanya.
" Ahkhhh" Hyun ji meraskan nyeri saat Ia menggerakkan tangannya.
Tzuyu yang mendengar pun langsung terbangun dari tidurnya.
" Hyun ji " lirih Tzuyu matanya mulai berkaca-kaca saat melihat putri kesayangannya terbangun.
" Eomma "
Tzuyu langsung memeluk Hyun ji. " Gomawo karena sudah kembali hiks " tangisan Tzuyu membuka semua yang ikut menginap untuk menemani Hyun ji terbangun.
" Hyun ji " sahut Jungkook yang selalu menahan air matanya tiba-tiba menangis . Hyun ji beralih memeluk Jungkook walaupun Ia sedang tertidur.
" Appa naega dangsin-eul geuliwohabnida " sahut Hyun Ji.
" Nado, Appa juga merindukanmu Hyun ji." Sahut Jungkook.
" yeoleobun moduleul geuliwo."
( Aku merindukan kalian semua )
Ucap Hyun ji tangis bahagia terukir di semua wajah. Yang selalu ini di tunggu akhirnya kembali.
" dol-awa jusyeoseo gamsahabnida....
nae salang. "
( Terimakasih karena telah kembali
......cintaku.)
Sahut seseorang di balik pintu.
To be continued***.
__ADS_1