
" Cuma kamu yang membuat hati ini nyaman, dan itu satu satunya alasan kenapa aku bertahan hingga detik ini. "
// 99 days looking for true love //
Akhirnya setelah beberapa Minggu Hyun ji di rawat di rumah sakit untuk pemulihan dan Hyun ji sekarang bisa pulang ke rumah.
Kini Hyun ji sedang di kerumuni keluarganya beserta tamu undangan yang telah Seok jin undang untuk syukuran karena Hyun ji telah pulih.
Sedangkan yoongi kini ia sedang berada di dekat Soobin karena yoongi pun di undang.
" Hyoung Aku ke sana sebentar ya?" Ujar Yoongi yang menunjuk ke arah Hyun ji.
" Hemmm " Soobin sudah tau jika sahabatnya itu menyukai keponakannya karena Soobin bisa melihat tingkah yoongi jika Yoongi berbeda saat berhadapan dengan Hyun ji. Bahkan manusia yang sering di sebut Es lulus di hadapan Hyun ji.
Yoongi mendekat ke arah Hyun ji lalu duduk di samping Hyun ji yang sedang menikmati coklat panas kesukaannya.
" Hai " sapanya.
" Oh! Sunbe? Jawab Hyun ji.
" Ada apa? Kenapa kau terus menatap ku?" Tanya Hyun ji.
" Apa kau benar-benar melupakan ku?" Tanya yoongi yang masih belum percaya jika Hyun ji melupakannya.
" Memangnya kita pernah melakukan apa?" Tanya yoongi.
" Haish jadi kau benar-benar melupakanku?" Sahut yoongi, yang mulai menciut.
" Sebenernya kau ini kenapa? Dari kemarin kau terus saja mengatakan. Apa kau benar melupakan ku? " Ujar Hyun ji yang mulai bingung atas pertanyaan yoongi.
" Hyun ji...apa kau mencintaiku?" Pertanyaan yoongi yang membuat Hyun ji melongo tidak percaya.
" Apa kau demam " Hyun ji memengang kening yoongi.
" Hemm tidak " jawab yoongi. Namun yoongi menikmati saat Hyun Ji memegang keningnya.
Hyun ji hendak melepaskan tangannya di kening yoongi namun yoongi dengan sigap memegang tangan Hyun ji dan menaruhnya di dada kiri yoongi.
" Dengarlah lalu rasakan betapa hati ini berdetak kencang saat aku bersamamu?" Sahut Yoongi.
" Idih...alay lu?" Sahur Hyun ji melepaskan tangannya.
__ADS_1
" Dasar GX peka " sahut ketus yoongi lalu meninggalkan Hyun ji sendiri.
" Yaa! Apa maksudmu ?" Terik Hyun ji saat Yoongi meninggalkan nya.
" Kau lihat saja Hyun Ji aku akan membuatmu kembali mengingat ku dan kembali mencintaiku?" Batin yoongi saat meninggalkan Hyun Ji.
Sedangkan Hyun ji ia hanya tersenyum melihat punggung yoongi yang telah menjauh.
******
Waktu semakin larut dan tamu undangan pun kini telah kembali ke rumah masing-masing. Dan Hyun ji kini sedang menatap dinding kamarnya.
" Yoongi Oppa? Sepertinya seru juga yah menjahili mu? " Ujar Hyun ji lalu tersenyum menatap langi-langit kamarnya yang telah Hyun ji pasang dengan Poto yoongi.
Ya. Sebenarnya Hyun ji tidak pernah melupakan yoongi. Namun karena Hyun ji ingin melihat sejauh mana yoongi mencintainya. Juga Hyun Ji sangat menikmati dimana yoongi bertingkah aneh yang membuat Hyun ji geli.
" Hahah dasar pabo? Good night Oppa Sarange " ujar Hyun ji lalu tertidur setelah menatap puas Poto yoongi.
Skip
Bunyi kicauan burung yang membuat penghuni kamar terbangun.
Hyun ji melangkahkan kakinya menuju arah jendela kamarnya lalu membuka tirai jendela tersebut.
Srekkk
Matahari yang masuk ke dalam kamarnya membuat dirinya menjadi bercahaya akibat matahari pagi.
" Akhirnya aku bisa merasakan rasanya panas matahari di pagi hari." Ujar Hyun ji.
" GOOD MORNING " teriak Hyun Ji membuat seluruh penghuni rumah tersebut mendengarnya.
" Akhirnya aku bisa mendengar suara nona muda lagi " ujar penjaga kebun yang sedang memotong rumput.
" Benar rasanya sudah lama tidak mendengar suara Nona?" Sahut pelayanan yang sedang menyapu.
Clek
Pintu kamar Hyun Ji terbuka.
" Sayang kau sudah bangun " tanya Jungkook yang melihat punggung Putrinya membekalinya.
__ADS_1
" Oh Appa?" Sahut manja Hyun ji.
" Kau mandi lah lau turun Eomma sudah menunggu mu?" Sahut Jungkook lalu mengecup kening Hyun ji. Lalu Hyun ji pen membalas dengan mengecup singkat pipi Jungkook.
Setelah pergi ke kamar putrinya Jungkook menuju ruang makan untuk menemui istri tercinta.
" Cagii " Teriaknya memeluknya Tzuyu dari belakang.
" Apa hemmm ?" Jawab Tzuyu yang masih pokus memasak.
" Aku merindukanmu?" Sahut Jungkook.
Cup
Jungkook mengecup leher Tzuyu.
" Yaa! Kau tidak lihat aku ini sedang masak " tanya Tzuyu.
" Aku tidak peduli." Ucap Jungkook.
Cup
Jungkook mengecup bibir Tzuyu. Membuat Tzuyu mendesah pelan karena hampir kehabisan oksigen.
" Hemmmmhps " Jungkook melepasnya hanya untuk mengisi oksigen lalu kembali mengecup bibir Tzuyu.
" Yaa kau? Hemmmps" Jungkook kembali mengecupnya.
Tak tak tak
" Eomma " Hyun ji berteriak memanggil Tzuyu.
Segera Jungkook dan Tzuyu melepas tautannya.
" Eh Sayang " sahut Tzuyu memeluk Hyun ji.
" Eomma Hyun lapar " rengek Hyun ji seperti anak kecil.
" Oh sini-sini " Tzuyu menarik Hyun ji ke arah meja makan.
To be continued.
__ADS_1