99 Days Looking For True Love

99 Days Looking For True Love
Chapter 29


__ADS_3

// 99 days looking for true love //


" Di mana Putraku ?" Ujar Tuan Oh dengan nafas yang terengah-engah.


" Dia masih di tangani oleh Dokter." Ujar Jungkook membalas pertanyaan Tuan Oh.


Clek


Tak lama dokter pun keluar dan Alhasil Sehun mengalami koma dan di pindahkan ke ruang rawat inap.


Yoongi yang menenangkan Hyun ji agar tidak bersedih pun akhirnya saling menatap.


" Koma?"


Kini Tuan Oh terlihat sangat terpukul melihat putranya terbaring lemah.


" Nak Daddy minta maaf yah karena Daddy selalu mementingkan pelajaran di banding dengan anakku sendiri. Tapi nak Daddy bekerja keras hanya untuk mu? Tapi ternyata Daddy salah ternyata uang bukan segalanya untuk mu nak. Daddy janji mulai saat ini Daddy akan mengabulkan semua keinginan mu dan tidak akan mengekang mu lagi. Nak, apa kamu pikir mengapa selama ini Daddy tidak menikah lagi. Itu karena rasa sayang Daddy terhadap mendiang ibumu terlalu sulit untuk melupakannya. Nak Daddy tidak mau membagi kasih sayang ku kepada orang lain. Nak Daddy mohon sadarlah. " Lirih tuan Oh yang berusaha keras untuk tidak menangis. Namun apalah daya semua yang ada di dalam merasakan kesedihan tuan Oh.


" Paman " Hyun ji menepuk bahu Tuan Oh.


" Paman kau tenang saja aku yakin Sehun sudah memaafkan mu paman. Aku yakin walaupun Sehun koma Sehun pasti akan mendengarkan mu?" Ujar Hyun ji menenangkan Tuan Oh.


" Benar kau tenang saja paman dia pasti akan mendengarkan perkataan mu?" Timpah yoongi.


" Sehounnie aku tau kau pasti mendengar apa yang kami bicarakan. Sehounnie Aku pernah mengalami hal yang sama dengan mu? ." Ujar Hyun ji " Sehun aku ingin membari tahumu saat kau bertemu dengan si Chanyeol kau harus sampaikan pesanku untuk nya. Terimakasih." Ujar Hyun ji yang membuat semua bertanya-tanya siapa itu Chanyeol.


Sedangkan arwah Sehun yang sudah keluar dan melihat kejadian dimana ayahnya saat terpukul. Sehun pun bersedih. " Daddy kau tenang saja aku sudah memaafkan mu?" Ujar Sehun.


Tap


Seseorang menepuk bahu Sehun.


" Kya hah " Sehun sangat kaget karena ada yang bisa melihat dan memegangnya. " Apa kau yang bernama Canyeol yang di maksud Hyun ji. " Tanya Sehun kepada orang yang memakai baju serba hitam.


Sedangkan Sehun hanya tersenyum dan memperlihatkan semua giginya.


" Ikut dengan ku?" Ujar Sehun lalu menghilang seketika dan membawa Sehun ke suatu tempat.


" Apa benar Hyun ji pernah bertemu denganmu?" Tanya Sehun.


" Yaa! Kenapa kau tidak menjawab ?" Sahut Sehun.

__ADS_1


" Hei! Bisakah kau berhenti bicara ?" Sahut Chanyeol.


" Miane ?"


" Aku akan langsung ke intinya. Jika kau ingin tetap hidup kau harus menemukan cinta sejatimu dalam waktu 99 days. Jika kau tidak menemukannya kau akan mati. " sahut Chanyeol.


" Apa cinta sejatiku Hyun ji " sahut Sehun.


" Bodoh Hyun ji sudah menemukan cinta sejatinya. Dan kau. Kau harus menemukan gadis yang bisa melihat mu? Jika kau berhasil berarti dia adalah cinta sejatimu?" Ujarnya lalu menghilang secara Tiba-tiba.


" Yaa! Chanyeol hais... Sial " Sehun berteriak namun tidak ada yang bisa mendengarnya.


Tak lama kemudian yoongi dan Hyun ji pergi ke atap Rumah sakit.


Dam memberi tahu yoongi tentang Chanyeol.


Tampa mereka sadari ternyata di tempat tersebut ada Sehun yang sedang mendengarkan percakapan mereka.


" Sehounnie. Semoga kau bisa menemukan cinta sejatimu dalam waktu 99 hari. Aku tidak mau kehilangan sahabat terbaik ku yang kedua kalinya.


" Terimakasih Hyun ji." Sahut Sehun. Walaupun Hyun ji tidak bisa melihat dan mendengar suara Sehun.


Skip.


Sehun belum menemukan orang yang bisa melihatnya. Lalu tiba\-tiba saja tubuhnya pindah sendiri. Sehun tiba\-tiba berada di suatu kamar tidur yang sepertinya kamar seorang gadis. Ding Ding yang berwarna biru dengan dihiasi Poto\-poto artis K\-Pop yang sedang Populer di Korea yaitu BTS.


" Woah kamar siapa ini ?" Ujar Sehun yang melihat sekeliling. " Wah dia Tampan sekali tapi, masih tampanan aku SII hehe" dengan narsisnya Sehun memuji dirinya sendiri.


Clek.


Seorang gadis yang baru saja selesai mandi dengan handuk yang melingkar di tubuhnya yang hanya menutupi bagian dada hingga pahanya.


" Kyaaaaaa Siapa kau ?" Gadis itu melipat kedua tangannya di dadanya.


" Hah kau bisa melihatku?" Senang Sehun karena ada yang melihatnya.


" kyaa jangan mendekat menjauh lah syuh syuh." Ujar gadis tersebut.


" Yaa! Apa kau pikir aku ini serangga hah."


Gadis itu mengambil sebuah buku lalu melemparnya ke arah Sehun namun, buku tersebut malah tembus di badan Sehun. Membuat gadis itu terkejut lalu pingsan.

__ADS_1


Bruk.


" Yaa! Bangun? "


" Hais bagaimana ini apa aku bisa mengangkat dia?" Sehun mendekat ke arah gadis tersebut.


Tuk.


Sehun mencolek pipi gadis tersebut lalu menatanya. " Tunggu bukankah dia orang yang aku selamatkan dari si berengsek itu.


Sehun mengenali gadis yang bisa melihatnya dan ternyata dia adalah gadis yang ia selamatkan dengan melakukan taruhan hingga akhirnya Sehun kecelakaan dan mengalami koma.


" Tunggu aku bisa memegangnya." Bangga Sehun lalu memindahkan tubuhnya ke atas kasur.


Selama 30 menit Sehun menunggu gadis itu bangun. Hingga Sehun ketiduran.


" Ahk " lirihnya saat terbangun.


Gadis itu melirik pria yang baru saja ia temui. " Apa dia itu hantu?" Ujar gadis tersebut lalu melihat wajah Sehun dari dekat. " Rasanya pamiliar " ujarnya lalu teringat sesuatu. " Tunggu bukankah dia pangernku? Apa dia sudah mati dan ingin membalas dendam. Tapi kenapa wajahnya masih terlihat tampan." Ocenya membuat Sehun bangun.


" Apa kau sudah puas dengan menatap ketampananku ?" Sahut Sehun.


" Kau? Apa kau sudah mati?" Tanya gadis tersebut.


" Yaa! "


" Ahah miane? Oh iya perkenalkan namaku Oh Ha Young " ujarnya lalu tersenyum.


" Ah " entah kenapa senyumannya membuanya Sehun malu.


" Tapi sebenarnya kau ini kenapa?" Tanya Ha Young.


" Begini?......" Sehun menceritakan apa yang terjadi kepadanya hingga Ha Young merasa kaget.


" Jadi kau keluar dari tubuhmu lalu aku adalah cinta sejatimu karena aku bisa melihatmu?" Ujar Oh young yang mulai tersipu malu.


" Yaa! Ada apa dengan expresi itu? "


" Oh anio ?" Ha young menggigit bibir bawahnya.


" Haish kenapa aku harus bertemu dengannya ?" Gumam Sehun.

__ADS_1


To be continued.


__ADS_2