
Ckittt.
Yoongi segera memberhentikan mobilnya.
" Hupt hupts " yoongi mengatur napasnya. " Apa-apaan ini bikin kaget aja ?" Sahut yoongi lalu melihat ke belakang.
" Woah gadis itu benar-benar mirip dengan Hyun ji " yoongi melihat punggung gadis tersebut yang mulai menjauh.
Sedangkan Hyun ji sendiri sedikit kaget karena yoongi berteriak.
Sambil berjalan Hyun ji memikirkan kejadian barusan saat Ia menembus sebuah mobil.
" Apa dia bisa melihatku ? Jika benar mungkin dia bisa membantu ku " Hyun ji mengangguk dan bertekad " hemmm aku akan pergi ke rumahnya.
Sesampainya di rumah yoongi masih saja memikirkan kejadian barusan.
" Yoon " panggil seorang wanita yang yoongi sebut Eomma.
" Nee Eomma " ujar yoongi lalu mengecup pipi Ibunya.
" Ada apa ?" Anio aku haya kecapean aja " sahut yoongi lalu memeluk ibunya bak anak kecil.
" Bagaimana keadaan cucunya Seok jin " tanya Sana ibunya yoongi.
" Dia koma Eomma " sahut yoongi.
__ADS_1
" Kasihan sekali dia " sahut Sana lalu menyuruh yoongi untuk mandi karena dirinya bau.
" Nee "
Yoongi masuk ke dalam kamarnya namun entah mengapa Ia merasa di dalam kamarnya ada aura yang berbeda dari sebelumnya.
Tek
Yoongi menekan tombol saklar lampu. Lalu yoongi menghempaskan tubuhnya di sofa miliknya. " Hupht lelah sekali " yoongi memejamkan matanya.
Clap clap
Bunyi beberapa tetes air terdengar di kamar mandinya.
" Sebaiknya aku mandi " ujarnya lalu bergegas menuju arah kamar mandi.
Tap tap
Lagi-lagi yoongi mendengar suara aneh. Yoongi menyudahi aktifitas yang dilakukannya.
Saat Yoongi keluar dari kamar mandi yoongi melih seseorang yang sedang berbaring di tempat tidurnya.
" Hey siapa..kau? " Tanya yoongi saat melihat gadis tersebut.
Gadis itu menoleh lalu mengatakan " jadi benar kau bisa melihatku ?" Ujarnya seraya menatap wajah yoongi.
" A...apa kau Hyun ji " lontaran kata yang tepat untuk Hyun ji.
__ADS_1
" Kyaaa akhirnya ada orang yang bisa melihatku hikss " Hyun ji yang gegabah langsung berlari ke pelukan yoongi, yoongi sendiri terkejut bukan main karena Hyun ji yang tiba-tiba memeluknya dengan posisi kakinya melilit di pinggang yoongi.
Tanpa Hyun ji sadari tiba-tiba ada sesuatu yang mengganjal di bawah sana, segera Hyun ji melihat wajah yoongi yang sudah merah padam. Hyun ji menelan salivanya.
" A...apa itu " Hyun ji bertanya kepada yoongi yang masih mematung.
" Turun kau " ujar yoongi yang masih menggunakan nada rendah namun Hyun ji tidak mengerti " YAK JEON HYUN JI TURUN KAU DARI SANA ?" Akhirnya kata yang di lontarkan yoongi berhasil Hyun ji cerna.
" Maaf " Hyun ji bersusud di kaki yoongi dengan mata tertutup sambil menyatukan kedua tangannya. " Miane Sumbee Nim.." sahut Hyun Ji .
Yoongi yang lelah mau akhirnya Ia kembali ke kamar mandi untuk mengembalikan kepunyaan yang sudah menegang, karena yoongi juga pria Normal.
30 menit kemudian.
Dua sejoli yang tadinya tidak dekat satu sama lain hati mereka duduk bersebelahan.
Hyun ji menjelaskan rinciannya kepada yoongi sedangkan yoongi percaya tidak percaya Ia harus percaya dengan apa yang ia lihat saat ini.
" Jadi kau keluar dari tubuhmu sendiri " ujar yoongi yang masih bingung.
" Hemm " Hyun ji mengangguk.
" Haish seperti aku sedang bermimpi, aku harus tidur sekarang " yoongi berbaring di ranjang king size nya. Iya harap saat terbangun kejadian hari ini adalah mimpi.
Plak
Hyun ji memukul bokong yoongi.
__ADS_1
" Ah kau beraninya memukulku ?" Ujar yoongi yang kesakitan akibat pukulan Hyun ji