
" Cinta sejati terasa sempurna karena hatimu,. Selalu menerima kekuranganku, Sungguh indah cinta ini. "
Hyun ji kini sedang berujian semester walaupun Ia masih berada di Rumah sakit, karena Hyun Ji tidak mau kembali mengulang kelas.
Ditemani sang ibu Hyun ji menjadi merasa tenang namun juga merasa gugup karena di sana tidak hanya ada Tzuyu melainkan guru yang mengawasi ujian Hyun ji dan juga yoongi beserta orangtuanya yaitu Sana dan Suga.
" Yaa! Orang mesum kenapa dari tadi kau selalu menatapku?" Ujar Hyun ji membuat yang berada di ruangan tersebut tertawa.
" Hei gadis bodoh kenapa kau menyebut ku mesum lagi " sahut yoongi dengan nada kesal namun tidak berteiak karena yoongi tau bahwa Hyun ji tidak suka di bentak.
" Kau "
" Hei sudah-sudah jika kalian terus bertengkar seperti ini. Bagaimana Hyun ji akan selesai " sahut Tzuyu melerai pertengkaran mereka.
" Hehe mianeo Eomma " sahut Hyun Ji lalu kembali mengerjakan soal tersebut.
" Mereka sangat lucu ya?" Ujar Sana berbisik di telinga Suga.
" Hemm aku tidak tau jika putraku punya sisis seperti ini " bisik Suka di telinga Sana.
.....
Kini Jungkook dan Seok jin telah selesai Meating. Meating kali ini Jungkook merasa senang karena Hyun ji telah sembuh walaupun badannya masih lemah tapi Jungkook masih bersyukur.
" Sekertaris Kim " panggil Jungkook kepada seorang sekretaris pribadinya.
" ye sajangnim " sahut sekertaris Kim.
__ADS_1
" Pesan makanan untuk semua pegawai karena hari ini saya akan mentelaktir kalian semua " sahut Jungkook dengan senyum bahagia.
" Nee sajangnin " sahut sekretaris Kim lalu pergi meninggalkan ruangan Jungkook. " Syukurlah akhirnya pak direktur kembali seperti semula " batin sekertaris Kim. Jungkook dia menjadi orang yang dingin setelah Hyun ji putrinya mengalami kecelakaan dan berakhir koma. Namun setelah Hyun ji sadar akhirnya Jungkook kembali ceria dan ramah seperti semula.
" Hah " helaan nafas Hyun ji saat Hyun Ji berhasil mengerjakan seluruh kertas soal yang verada di hadapannya.
.....
" Yah! bagaimana kau bisa sepaham ini. Bukankah kau tidak belajar. " Tanya Taehyun yang beberapa saat yang lalu datang.
" Aku tidak tau rasanya aku sudah menghapal semua pelajaran" ujar Hyun ji yang juga merasa kebingungan.
Sedangkan yoongi hanya tersenyum karena yoongi mengetahui jika pada saat Hyun ji koma arwahnya selalu berada di dalam kelasnya untuk mengikuti pelajaran.
" Yaa! Pria mesum apa kau sudah gila?" Sahut Hyun Ji saat meli yoongi cengengesan.
" Apa ?" Seketika ekspresi yoongi kembali dingin.
Clek
Yura masuk tanpa mengetuk pintu.
" Omo " Molongnya saat melihat yoongi.
" Kyaa! Yoongi Oppa ?" Teriak girang Yura yang membuat para penghuni menutup telinganya.
Karena yoongi tidak suka kebisingan. Lebih baik yoongi pergi dari sana. Namun sebelum itu yoongi berjalan mendekati Hyun ji lalu mendekatkan bibirnya pada telinga Hyun ji dan berkata. " Istirahat yang cukup ya honey " bisikan yang membut pipi Hyun ji memerah seketika.
__ADS_1
" Kyaaa dasar pria mesum es " teriak Hyun ji saat Yoongi mulai tidak terlihat.
" Hyun ji sii bagaimana bisa si pangeran es batu datang ke ruangan Lo ?" Tanya Yura yang mulai kepo.
" Entahlah aku aku pun tidak tahu kenapa dia seperti ini ." Jawab krang pasti dari Hyun Ji membuat kesal. lalu Hyun ji mengambil air putih yang ada di meja sebelah ranjangnya.
" Apa jangan-jangan dia menyukaimu "
Prtttt
Semburan air dari mulut Hyun ji terciprat tepat di muka Yura.
" Yaaa! "
" Miane Yura hahah "
" Ah Hyun ji basah kan jadinya."
" Sini biar aku lap."
" Haish mengapa aku bersahabat dengan para gadis gila ini " guman Taehyun kecil namun masih terdengar oleh Hyun Ji dan Yura.
Srett
" Apa!! " ujar Taehyun saat dua pasang mata dengan tatapan yang sinis.
To be continued.
__ADS_1